Ini Sebabnya Kenapa Keluar Darah Di Luar Siklus Menstruasi

Apakah Anda pernah mendapati darah yang keluar padahal haid baru saja berhenti? Tentunya, Anda akan khawatir dan juga bimbang akan hal itu. Anda akan merasa gelisah dan juga bertanya-tanya apa sebab yang terjadi pada Anda. Satu hal yang akan lakukan tentunya mencari tahu kenapa pendarahan itu terjadi.

Jika Anda pernah mengalami hal itu, tentunya Anda harus berhati-hati. Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi baik itu berbahaya ataupun tidak. Hal itu menyangkut akan organ reproduksi Anda yang mungkin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Untuk itu, Anda tidak bisa menerka-nerka apa sebab yang terjadi pada organ reproduksi Anda. Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan diri Anda ke tenaga kesehatan agar Anda mengetahui lebih lanjut apa yang terjadi.

Tentunya, pendarahan di luar siklus menstruasi dapat dibilang gejala yang normal akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga akan berbahaya. Anda tentunya harus selalu waspada meskipun hal ini masih terbilang wajar dan normal. Pada umumnya, keluarnya darah di luar siklus menstruasi tidaklah banyak, hanya keluar sedikit dan juga pada waktu yang tidak lama. Dapat dibilang bahwa keluarnya darah di luar siklus menstruasi hanya berupa flek kecoklatan ataupun darah yang hanya setetes.

Biasanya, pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi sering terjadi pada wanita yang sudah lanjut usia atau lintas usia. Pendarahan ini akan terjadi yang merupakan sebab dari gejala menopause. Akan tetapi, Anda juga jangan menyepelekan akan hal ini, karena gejala lain yang cukup berbahaya pun ditandai dengan pendarahan yang serupa.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Baca juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

 

Penyebab Keluarnya Darah Di Luar Siklus Menstruasi

Pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi tentunya dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik secara hormonal maupun secara organik. Keluarnya darah di luar siklus menstruasi dapat terjadi pada siapa saja baik gadis, menikah, masa puber bahkan wanita yang menopause. Gangguan-gangguan ini memang ada yang bersifat biasa dan ada juga yang cukup berbahaya. Bagaimana jika penyebab itu karena adanya gejala kanker serviks? Tentunya, Anda tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi, bukan?

Penyebab terjadinya pendarahan dapat terjadi karena adanya kelainan hormonal dan kelainan organik.

Kelainan Organik

Penyebab keluarnya darah di luar siklus menstruasi yang pertama disebabkan oleh kelainan organik. Gangguan ini termasuk pada zona yang berbahaya karena berhubungan dengan kelainan pada gangguan reproduksi. Kelainan ini dapat mengindikasi terjadinya hamil anggur, tumor jinak otot rahim, keguguran, myoma uteri, kanker serviks, kanker leher rahim, polip (tumor yang bertangkai), endoserviks dan juga polip endometrium (adanya kelainan di badan rahim).

Pada umumnya, gangguan yang diakibatkan oleh kelainan organik disertai dengan nyeri yang sangat hebat. Terdapat beberapa kasus yang disebabkan oleh adanya myoma yang dipicu oleh kelainan hormonal. Myoma merupakan sebuah tumor yang dipicu oleh hormon estrogen sehingga terjadinya penumbuhan sel otot rahim yang berlebihan dan juga menjadi lebih besar sehingga menjadi tumor. Untuk itu, penyebab keluarnya darah di luar siklus menstruasi yang diakibatkan oleh kelainan hormonal jangan dianggap sepele karena akan memicu terjadinya kelainan organik yang berbahaya.

 Lihat juga: Mengatasi Nyeri Payudara Menjelang dan Saat Menstruasi

Kelainan Hormonal

Penyebab yang kedua diakibatkan oleh adanya kelainan hormonal yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Kelainan hormonal tentunya dipicu oleh berbagai faktor. Kelainan hormonal ini terjadi karena adanya gangguan hormon di dalam otak yang mengendalikan hormon estrogen dan juga progesteron yang merupakan pusat pengendali menstruasi. Jika sistem ini terganggu, maka akan menyebabkan mekanisme kerja endometrium, hipotalamus, ovarium dan juga hipofisis menjadi terganggu pula.

Faktor-faktor penyebab terjadinya kelainan hormonal dipicu oleh beberapa faktor diantaranya stres, penggunaan alat kontrasepsi, diet berlebihan, obat-obatan seperti obat maag dan juga pelangsing. Pendarahan yang terjadi akibat kelainan hormon dapat berupa spotting atau flek yang keluar dalam jumlah yang sedikit. Waktu terjadinya flek atau spotting ini dapat berlangsung lama atau singkat. Akan tetapi, tidak jarang juga yang mengalami pendarahan dalam waktu yang lama sehingga kekurangan darah atau anemia, keluarnya keringat dingin bahkan pingsan.

Hal ini harus ditangani dengan tindakan kuretasi yang dapat menghentikan pendarahan. Hal ini bersangkutan dengan hiperplastiendometrium, yakni pertumbuhan endometrium yang sangat berlebihan. Kelainan hormonal umumnya tidak disertai dengan rasa sakit yang sangat hebat atau nyeri pada bagian reproduksi. Namun, akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman, terutama jika pendarahannya sangat banyak. Jika pendarahan terjadi di luar masa haid, sudah semestinya setiap wanita harus waspada karena hal ini akan mengganggu masa kesuburan yang berakibat tidak akan terjadinya ovulasi. Jika hal ini terus terjadi, maka tidak akan terbentuk sel telur yang cukup matang.

Pendarahan yang terjadi akibat kelainan hormonal ini dapat dibilang gangguan kesehatan yang tidak berbahaya. Hal ini dikarenakan hormon yang diserang ialah hormon progesteron dan juga hormon estrogen. Kedua hormon ini sebagai hormon stabilisator siklus menstruasi yang berada di dalam otak.

Pendarahan yang keluar disebabkan oleh kelainan hormonal di luar siklus menstruasi ditandai oleh beberapa gejala, sebagai berikut:

  1. Keluarnya darah yang tidak stabil dan tidak tentu, terkadang sedikit dan terkadang banyak.
  2. Keluarnya keringat dingin yang banyak
  3. Tidak terlalu menimbulkan nyeri yang berlebihan
  4. Darah yang keluar hanya berupa spotting atau bercak saja
  5. Pendarahan terjadi dalam waktu yang tidak tentu
  6. Tidak jarang yang jatuh pingsan jika kelainan hormonal ini sudah sangat parah

Untuk itu, jika Anda mengalami beberapa hal yang telah kami sebutkan di atas, maka jangan dibiarkan begitu saja. Segera lakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan sehingga kita bisa menanganinya lebih lanjut. Jika dibiarkan hal ini akan mengganggu ovum Anda sehingga Anda akan mengalai kesulitan saat hamil.

Penyebab Lain Secara Umum Keluarnya Darah Di Luar Siklus Menstruasi

Selain disebabkan oleh kelainan hormonal dan juga kelainan organik, beberapa penyebab keluarnya darah di luar siklus menstruasi dapat diakibatkan oleh beberapa hal yang secara umum terjadi pada sebagian besar wanita. Beberapa penyebab tersebut, diantaranya:

  1. Pendarahan di luar siklus menstruasi dapat diakibatkan oleh keintiman seksual atau darah keluar pasca berhubungan seksual. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan jika pendarahan tidak terjadi setiap berhubungan seksual. Akan tetapi, jika terjadi maka Anda harus waspada karena dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius.
  2. Jika Anda mengalami pendarahan atau keluarnya bercak darah seminggu setelah haid dan darah berwarna kecoklatan, maka hal ini disebabkan oleh rahim yang tidak meloloskan jaringan saat sedang menstruasi. Untuk itu, rahim akan mengeluarkan kembali darah siklus menstruasi seperti biasanya. Jika hal ini hanya terjadi sesekali atau tidak terjadi pada setiap bulannya, maka Anda tidak perlu khawatir. Namun, jika pendarahan terjadi pada jumlah yang besar, maka Anda harus berhati-hati.
  3. Perasaan stres dan juga kegelisahan yang dialami oleh wanita dapat memicu keluarnya darah di luar siklus menstruasi.
  4. Terjadi karena efek dari mengonsumsi obat-obat tertentu seperti obat pelangsing, obat pemutih juga obat lainnya.
  5. Jika terjadi pendarahan dalam jumlah yang tidak sedikit dan disertai nyeri hebat, maka akan menjadi sinyal terjadinya keguguran.
  6. Jika tiba-tiba keluarnya pendarahan yang minimal dan juga flek berwarna kecoklatan, maka dapat diindikasi terjadinya implantasi (penempelan embrio pada dinding rahim) yang merupakan gejala awal kehamilan.
  7. Pendarahan yang terjadi pada gadis dalam masa pubertas dan baru pertama kali mengalami haid. Maka hal ini sangatlah wajar karena masa ini siklus menstruasi masih belum teratur.
  8. Pendarahan yang cukup wajar dapat terjadi pada hari kesepuluh sampai hari ke sembilan belas karena masa ini seorang wanita sedang mengalami masa ovulasi.
  9. Pendarahan seperti haid dapat terjadi karena disebabkan oleh efek dari penggunaan pil KB dan juga kontrasepsi karena dapat menyebabkan hormon menjadi tidak seimbang.
  10. Terjadinya cedera pada bagian vagina yang disebabkan oleh menempatkan benda asing ke dalam vagina sehingga menimbulkan bercak dan juga pendarahan seperti peletakan alat kontrasepsi IUD atau obat yang harus dimasukkan langsung ke dalam vagina.
  11. Gejala terjadinya penyakit yang cukup serius diantaranya diabetes, tiroid, kanker, gangguan rahim dan juga bercak darah pasca haid.
  12. Akibat terjadinya fibroid rahim yaitu kondisi yang berbahaya pada sebagian besar kasus karena fibroid rahim tumbuh dengan sangat cepat dan berukuran sangat besar.
  13. Akibat kurangnya asupan makanan yang bergizi dan juga bernutrisi.
  14. Keluarnya darah di luar siklus menstruasi dapat terjadi karena paparan zat kimia berbahaya.
  15. Gaya hidup yang tidak sehat sehingga memicu faktor lain untuk terjadi seperti diet ketat dan pemakaian obat-obatan terlarang.

 

Pengobatan Yang Dapat Dilakukan Ketika Keluar Darah Di Luar Siklus Menstruasi

Tentunya, pengobatan yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan beberapa cara dan juga tips. Akan tetapi, sebelum kita melakukan pengobatan, alangkah baiknya kita mengetahui penyebabnya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan. Pengobatan yang dijalani tentunya harus mengetahui terlebih dahulu apakan disebabkan oleh kelainan hormonal atau kelainan organik.

Sebelum melakukan pengobatan, kita tentunya dapat mengamati terlebih dahulu apakah pendarahan terjadi hanya satu kali ataukah terjadi berulang kali. Anda jangan terburu-buru untuk memeriksakan diri Anda ke dokter atau tenaga kesehatan jika Anda hanya mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi hanya satu kali. Ini dikarenakan masih dianggap hal yang wajar dan juga normal.

Pengobatan Akibat Kelainan Organik

Kelainan organik yang dapat menyebabkan darah keluar di luar siklus menstruasi merupakan sesuatu yang cukup berbahaya bagi Anda. Kelainan organik ini dapat menyebabkan penyakit serius yang tentu mengancam kesehatan dan juga keselamatan Anda. Pengobatan yang harus dilakukan pun menjadi sangat serius pula. Hal ini tentunya menjadi PR besar bagi Anda dan jangan membiarkan sesuatu gejala dan sebab menjadikan sesuatu penyakit menjadi lebih parah ditubuh Anda.

Untuk itu, pengobatan yang dilakukan ketika pendarahan disebabkan oleh kelainan organik pasti berhubungan dengan tindakan dunia medis. Anda jangan segan-segan untuk memeriksakan diri Anda ke bidan ataupun dokter spesialis kandungan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Jika Anda sudah mengetahuinya, maka sangat hal yang cukup penting bagi Anda untuk terus melakukan pemeriksaan secara telaten dan juga teratur.

Dengan begitu, dokter akan menyimpulkan gejala apa yang timbul ketika keluarnya darah di luar siklus menstruasi. Jika hal itu merupakan gejala penyakit yang serius, tentunya ini penting bagi Anda untuk melakukan pengobatan. Jika anda tidak memeriksakan diri Anda ke dokter, maka akan ada kemungkinan jika penyakit yang bersemayam di tubuh Anda, terutama organ reproduksi menjadi lebih parah. Gejala inilah yang tentu akan memperburuk kondisi tubuh Anda bahkan keselamatan jiwa Anda.

Pengobatan Akibat Kelainan Hormonal

Keluarnya darah di luar siklus menstruasi yang disebabkan oleh kelainan hormonal diperlukan pengobatan yang lebih menjurus pada tips dan juga cara yang dapat Anda lakukan. Hal ini dikarenakan keluar darah yang diakibatkan oleh kelainan hormonal tidak menimbulkan efek yang tidak berbahaya.

Tips dan juga cara dalam mengatasi kelainan hormonal akibat gaya hidup yang tidak sehat dan juga akibat stres. Dengan begitu, Anda dapat menerapkan hidup sehat dan juga dapat mengubah pola hidup Anda menjadi lebih baik. Anda juga disarankan untuk tidak memendam masalah tersebut sendiri karena akan mengakibatkan hal yang lebih parah dan juga stres yang berlebih. Maka dari itu, mulailah untuk berbagi cerita dan juga masalah Anda kepada orang terdekat, terutama suami dan juga keluarga.

1. Pengobatan akibat stres

Tentunya, stres dapat mengakibatkan emosi dan juga perasaan menjadi tidak stabil sehingga Anda akan lebih mudah marah. Akibatnya, terjadilah ketidakseimbangan hormon pada Anda, jika ini dibiarkan maka Anda akan mengakibatkan sesuatu hal yang lebih buruk terjadi pada Anda. Faktanya bahwa emosi mempengaruhi hormon bukan mengendalikan hormon. Tidak bisa dipungkiri bahwa kita sering mengalami stres, akan tetapi stres yang kita alami terdiri dari berbagai macam, apakah berat atau tidak, apakah tubuh mempunyai ketahan yang kuat atau tidak dan bagaimana cara kita menghadapi stres, apakah dilawan atau justru terbawa. Maka dari itu, pengobatan yang dilakukan lebih kepada tips dan juga cara.

2. Pengobatan akibat konsumsi obat

Jika keluarnya darah disebabkan oleh konsumsi obat-obat tertentu atau jamu, maka satu hal yang pasti harus Anda lakukan adalah berhenti untuk mengonsumsinya. Obat-obatan seperti jamu dan juga obat diet tentunya memberikan efek buruk pada kesehatan, terutama organ reproduksi wanita.

Tidak sedikit wanita yang melakukan diet yang berlebih, justru menimbulkan efek yang buruk kepada kesehatannya. Jika terjadi siklus menstruasi yang tidak teratur, maka Anda harus berhenti untuk mengonsumsinya. Tentunya, ketika pasokan gizi dan nutrisi menurun, maka pembentukan sel dan juga pembentukan hormon termasuk indung telur menjadi sangat terganggu. Tentunya, tubuh membutuhkan kolesterol dalam memproduksi hormon. 

3. Pengobatan disebabkan alat kontrasepsi

Jika pendarahan disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi yang tidak cocok, maka Anda dapat memutuskan untuk menganti alat kontrasepsi yang lain, tentu lebih aman untuk Anda. Segera lepas alat kontrasepsi Anda jika terjadi pendarahan yang cukup serius dan juga membuat Anda syok untuk menghentikan pendarahan. Tentunya, jika organ reproduksi wanita terganggu, maka akan mengakibatkan pertumbuhan sel telur dan juga indung telur menjadi tidak sehat sehingga folikel menjadi tidak matang.

Hal yang harus kita ingat bahwa menjaga kesehatan dan juga organ reproduksi , terutama wanita menjadi hal yang sangat penting bagi Anda. Anda jangan berdiam diri dan membiarkan gejala tersebut ada pada diri Anda. Lakukanlah pengobatan yang bisa Anda lakukan hari ini agar Anda melawan penyakit tersebut dengan cukup mudah. Semoga bermanfaat!