Ibu Hamil, Polusi Menyebabkan Gangguan Kecerdasan Mental ?

Dalam sebuah penelitian yang dikutip dari situs sciencenetlinks.com menurut sebuah studi baru di Krakow, Polandia, dipimpin oleh Columbia University Para ilmuwan kesehatan lingkungan Frederica Perera, polusi udara ternyata mampu mempengaruhi kecerdasan anak mulai dari kandungan. Selain itu  hal yang harus anda ketahui ternyata ketika karbon monoksida masuk ke dalam tubuh mengganggu kemampuan darah untuk membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh dan organ. Sehingga untuk anda yang sedang hamil polusi udara berupa karbon monoksida akan mempengaruhi  janin, karbon monoksida melintasi plasenta dan mengurangi jumlah oksigen yang dikirimkan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut retardasi (gangguan kecerdasan mental) pertumbuhan janin.

Meskipun karbon monoksida yang berbahaya akan tetapi tidak mungkin anda hindari dengan menahan napas dalam jangka panjang dan mengalami kekhawatiran yang berlebihan, apalagi untuk anda yang tinggal di perkotaan. Sebuah tindakan pencegahan yang baik dimulai dari kehidupan sehari-hari yang akan menjadi alternatif untuk anda sehingga mendapatkan bayi yang sehat dan terhindar dari pengaruh negatif polusi :

1.  Jika anda menggunakan tungku di rumah, maka periksa tungku anda sehingga memimalisir kebocoran karbon monoksida dan detektor karbon monoksida di rumah anda.

2.  Anda dapat memeriksa kompor gas atau pemanas gas sehingga terhindar dari kebocoran karbon monoksida.

3.  Periksa sistem pembuangan di dalam mobil anda sehingga terhindar dari kebocoran. Jangan menyalakan mobil di garasi dengan pintu garasi tertutup. Jaga selalu ventilasi udara mobil selalu tertutup ketika anda berada di lalu lintas yang padat.

4.  Hindari jogging, berlari, berjalan, atau bersepeda di sepanjang jalan dengan lalu lintas yang padat. Anda dapat memilih olahraga di dalam ruangan atau ke tempat yang jauh dari hiruk pikuk aktivitas perkotaan.

5.  Hindari diri anda dari perokok aktif sehingga tidak ada zat berbahaya yang masuk melalui udara yang anda hirup, sehingga memungkinkan anda untuk terhindar dari karbon monoksida yang menggangu perkembangan janin anda.

Selain itu ternyata polusi air juga memberikan efek negatif sehingga berpengaruh kepada janin. Penelitian yang dilakukan, air yang telah bercampur dengan bahan kimia dan polutan akan meningkatkan pengembangan autisme pada janin yang sedang dikandung. Paparan terhadap polutan termasuk partikulat diesel, timbal, mangan, merkuri dan metilen klorida sebelumnya telah terbukti untuk mempengaruhi otak bayi yang sedang berkembang. Konsumsilah makanan yang sehat, tidak banyak mengandung merkuri, sebaiknya anda hindari beberapa makanan mentah seperti sushi, atau ikan laut yang mengandung banyak merkuri.

Dengan demikian sudah menjadi kewajiban anda yang sedang berada pada masa kehamilan untuk senantiasa menjaga pola hidup yang sehat. Konsumsi sayur dan buah yang mengandung anti radikal bebas sehingga anda terlindungi dari pengaruh yang buruk dari lingkungan anda. Kehidupan yang sehat dapat anda mulai dari sekarang, sehingga kesehatan anda sebagai ibu hamil dan janin dapat terlindungi.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply