Pendarahan saat hamil 9 minggu

3.57K viewsKehamilan
0

Dok, saya hamil 9 minggu tapi keluar darah seperti haid dan itu sudah berlangsung selam 11 hari, dan baunya seperti darah haid, sempat usg dokternya bilang ada darah sekitar kantung janin …apakah itu pertanda keguguran dok? Mohon informasinya dok,, terima ksih????????????????

Menjawab pertanyaan
0

Salam Bunda Armi,
Bun perdarahan yang terjadi di awal kehamilan ada beberapa sebab.
Ada yang dinamakan implantation bleeding yaitu perdarahan yang terjadi saat seminggu setelah konsepsi akibat menempelnya embrio pada dinding rahim. Gejalanya hanya timbul bercak darah dan terjadi dalam waktu 1-2 hari. Dan ini di sebut juga sebagai salah satu tanda kehamilan.
Kemudian ada istilah abortus iminen atau ancaman keguguran dengan gejala Perdarahan berlangsung lama dari mulai bercak darah hingga perdarahan hebat. Kemudian diikiti oleh kram atau kejang perut seperti mau haid dan rasa sakit di bagian bawah perut.
Kemudian ada namnya ectopic pregnancy atau istilahnya hamil di luar kandungan yaitu menempelnya embrio tidak menempel pada dinding rahim. Ketika embrio semakin besar, maka tempat menempelnya ini robek dan menyebabkan perdarahan.
Melihat kondisi bunda, kemungkinan bunda ya sedang mengalami ancaman keguguran atau abortus iminen.
Keguguran itu sendiri ada beberapa tahapan. Ada yang di sebut abortus iminen yaitu ancaman keguguran, artinya belum terjadi keguguran namun hanya terjadi gejala nya saja, yaitu perdarahan dan adanya mulas. Kalau mengalami hal ini terapi yg di berikan dokter biasanya di beri obat penguat baik itu obat oral (obat diminum) atau melalaui infus.
Kemudian abortus incipien yaitu keguguran sedang berlangsung dan abortus complete (luruh semua) dan abortus incomplete (luruh sebagian – perlu dilakukan kuretase).
Oleh karena itu, saran kami baiknya teruskan konsultasi dan pemeriksaam dengan dokter tersebut, kalau bisa lebih intensif untuk tindakan/terapi selanjutnya.
Salam bun

Menjawab pertanyaan

Catatan: Forum diskusi ini hanya sebagai informasi tambahan dan pengetahuan saja, tidak bisa di jadikan sebagai rujukan medis atau diagnosa. Hasil konsultasi dan pemeriksaan langsung dengan ahli medis tetap di jadikan sebagai rujukan dan diagnosa utama.