Dampak Negatif Media Sosial Bagi Ibu Hamil

5/5 (1)

Media sosial (facebook, twitter, Instagram) kini menjadi kebutuhan utama bagi manusia, tak lengkap rasanya ketika sudah memegang hp tidak membuka media sosial.

Banyak hal-hal positif jika membuka media sosial, salah satunya adalah mendapatkan informasi terkini.

Bagi seorang ibu hami (bumil), mendapatkan informasi terkini seputar kehamilan adalah hal yang harus diproritaskan agar janin tetap sehat dan ketika melahirkan lancar dan anak sehat.

Namun, bagi seorang ibu hamil akan lebih banyak dampak negatif jika terlau sering membuka media sosial.

Apa saja dampak negatifnya? Menurut sosial internet berikut beberapa dampak negatif nya.

Berikut dampat negative bagi ibu hamil jika terlalu lama membuka media sosial (facebook, Instagram, twitter, dsb.):

Sumber https:://pixabay.com/photos/twitter-facebook-together-292994/

Sulit membedakan informasi misinformasi dan hoax

Bagi seorang ibu hamil, apapun informasi seputar kehamilan akan dibaca dengan seksama agar informasi tersebut dapat dipakai untuk membuat janin tetap sehat dan ketika melahirkan anak sehat dan lancar tanpa kendala.

Namun, seringkali informasi yang ada di media sosial adalah misinformasi dan hoax.

Salah satu yang paling sering adalah “Makan Pedas Bisa Melahirkan di Tempat” padahal kenyataanya tidak benar.

Hal ini bisa dilihat di artikel hellosehat yang ditulis dari dokter itu sendiri:

hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/makanan-pedas-memicu-persalinan

Bagi seorang bumi, akan sulit untuk membedakannya karena pikiran dan hati sedang terbagi dua untuk menjaga janin tetap sehat.

Bikin stress dan cemas

Menjadi seorang ibu hamil akan selalu berhati-hati dalam beraktifitas apapun agar supaya tidak keguguran, salah satunya adalah mendapatkan informasi seputar kehamilan.

Di media sosial terdapat banyak informasi seputar kehamilan dari orang-orang dikenal maupun yang tidak.

Masalahnya adalah ketika informasi tersebut dari orang yang bukan di bidangnya, lalu bercampur aduk dengan hoax dan misinformasi.

Hal ini membuat pikiran stress apakah benar informasi ini valid atau tidak.

Terlalu banyak memikirkan dapat membuat pikiran stress hingga akhirnya sulit berpikir positif.

Selain itu, di media sosial juga banyak ibu-ibu hamil yang mengeluh tentang kehamilan, hal ini memberikan dampak negatif ke ibu-ibu hamil lainnya yang sedang tidak terjadi apa-apa.

Dampak keluhan ini yang mensuggesti bumil menjadi panik hingga akhirnya stress sendiri padahal sedang tidak terjadi apa-apa.

Menjadi emosional

Selain banyak informasi seputar kehamilan, di media sosial juga terdapat banyak opini dan komentar-komentar dari berbagai kalangan,

Masalahnya adalah ketika sedang melihat komentar-komentar yang sedang emosional hingga mensuggesti bumil masuk ke dalam emosional tersebut.

Hati ibu ketika sedang hamil berbeda dengan hari-hari biasanya, sangat sensitif karena hati dan pikiran sedang berfokus pada janin yang sedang dikandungnya.

Jika terlalu emosional akan membawa dampak ke janin dan kesehatan ibu. Jadi sangat berbahaya jika buka media sosial saat sedang hamil.

Itulah beberapa dampak negatif jika terlalu lama membuka media sosial.

Memang, media sosial sangat banyak dampak positifnya, namun ketika sedang hamil akan lebih baik tidak membuka media sosial terlebih dahulu.

Jika memang penting dan genting alangkah lebih baik untuk mengurangi penggunannya agar tidak seperti beberapa dampak negative yang telah disebutkan di atas.

Hal ini karena ibu hamil sangat sensitif hati dan pikirannya.

Informasi seputar kehamilan akan lebih baik untuk diambil dari sumber-sumber terpercaya.

Advertisement
Punya pertanyaan seputar tema artikel? yukk kita diskusikan, klik >> Forum Diskusi & Konsultasi

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply