4 Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil dengan Alami

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil – Selama hamil berbagai keluhan dapat dialami oleh ibu hamil, termasuk gusi berdarah. Gusi berdarah ini merupakan kondisi yang banyak dialami wanita hamil. Keluhan ini biasanya banyak dialami antara usia kehamilan bulan kedua sampai bulan kedelapan.

Ketika hamil seorang wanita akan mengalami hormon yang berubah-ubah, termasuk peningkatan hormon progesteron. Akibat meningkatnya hormon ini, maka akan memicu pertumbuhan bakteri sehingga dapat menyebabkan gusi berdarah. Gejala yang timbul di antaranya yaitu gusi warnanya lebih merah, gusi bengkak dan rentan berdarah saat terkena sikat gigi.

Tidak hanya karena hormon progesteron yang mengalami peningkatan saja, namun ada beberapa penyebab lainnya yang dapat memicu terjadinya gusi berdarah ketika hamil yaitu merokok, diabetes dan perawatan mulut yang tidak dilakukan dengan baik.

Meskipun kondisi ini normal terjadi saat hamil,  namun kondisi ini tidak boleh anda sepelekan. Pasalnya, beberapa penelitian mengaitkan kondisi ini dengan masalah kesehatan kehamilan. Kondisi gusi berdarah yang ringan masih dikatakan aman dan akan dapat disembuhkan dengan melakukan perawatan mulut yang tepat. Hanya saja, jika kondisi ini dialami sedang sampai berat maka sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter.

Baca juga : Cara Mengatasi Sesak Napas Saat Hamil Tua

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil dengan Alami

Jika anda mengalami kondisi ini saat hamil, terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasinya dengan alami.

Menyikat Gigi dan Flossing

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil

Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi adalah hal penting yang harus dilakukan. Jika kebersihan mulut kita terjaga, maka risiko masalah kesehatan mulut akan dapat dicegah. Oleh karena itu, mengapa kita disarankan untuk rajin menyikat gigi dan membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang.

  • Anda harus rajin menyikat gigi dalam setiap harinya.
  • Pilihlah pasta gigi yang tepat dan sikat gigi dengan bulu yang lembut supaya tidak melukai gusi anda.
  • Setelah menyikat gigi, anda bisa membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang. Bagian sela-sela gigi biasanya tidak bisa terjangkau oleh sikat gigi, oleh karena itu anda bisa membersihkannya dengan memanfaatkan benang gigi.

Mengonsumsi Vitamin C

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil

Untuk membantu membersihkan atau melawan bakteri yang terdapat dalam mulut, anda bisa mengonsumsi buah-buahan lebih banyak.

Tipsnya yaitu pilihlah buah-buahan yang mengandung vitamin C. Ada banyak buah dengan kandungan vitamin C yang bisa anda konsumsi. Buah dengan kandungan vitamin C akan dapat membantu mengatasi radang gusi.

Mengonsumsi Vitamin A

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil

Tidak hanya vitamin C saja, vitamin lainnya yang akan membantu mengatasi penyakit gusi yang dialami yaitu vitamin A. Vitamin A ini dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi maupun tulang. Namun, dalam konsumsi vitamin ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti berikut ini.

  • Anda harus memperhatikan batas mengonsumsi vitamin A. Pasalnya terlalu banyak konsumsi vitamin A justru akan dapat membuat risiko keracunan hati serta risiko bayi lahir cacat meningkat.
  • Mengenai hal ini, sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Berkumur Menggunakan Garam Laut

Cara Mengatasi Gusi Berdarah Saat Hamil

Cara alami lainnya yang bisa anda lakukan untuk membantu mengatasi masalah gusi berdarah yaitu dengan berkumur menggunakan garam laut. Diketahui dengan berkumur memakai garam laut, peradangan gusi berdarah akan berkurang.

  • Caranya yaitu campurkan garam sebanyak ¼ sendok teh garam pada satu gelas air.
  • Kemudian anda bisa menggunakannya untuk berkumur.

Artikel lainnya : Tips Mencegah Keputihan Saat Hamil

Itulah beberapa cara alami yang bisa anda lakukan untuk mengatasi gusi berdarah saat hamil. Jika sudah melakukan cara di atas namun kondisi gusi berdarah tidak kunjung sembuh atau justru semakin parah, anda bisa melakukan pemeriksaan pada dokter.

Leave a Reply