5 Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil – Salah satu hal penting yang sebaiknya diperhatikan selama hamil yaitu kenaikan berat badan. Jika kenaikan berat badan saat hamil tidak sesuai, maka kondisi ini akan bisa menyebabkan masalah pada kehamilan. Sebaliknya, berat badan naik berlebihan juga tidak baik sebab bisa menyebabkan berat bayi besar, juga bisa menyebabkan berbagai komplikasi saat hamil.

Bertambahnya berat badan saat hamil tidak hanya karena pertumbuhan janin dalam kandungan, namun juga pertumbuhan tali pusat, massa rahim, cairan ketuban, air-ari dan massa payudara.

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Untuk membantu menambah berat badan saat hamil, beberapa tips di bawah ini bisa anda lakukan.

Mengonsumsi Asupan Gizi yang Seimbang

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Cara pertama untuk membantu menambah berat badan saat hamil yaitu dengan mengonsumsi gizi yang seimbang. Agar kebutuhan makronutrien dan mikronutrien terpenuhi, maka ibu hamil memerlukan asupan gizi seimbang.

  • Makronutrien itu sendiri terdiri dari karbohidrat yang bermanfaat untuk sumber energi, lemak yang bermanfaat untuk pertumbuhan otak janin, protein yang bermanfaat untuk pertumbuhan sel janin.
  • Sedangkan mikronutrien bisa didapatkan dari asupan asam folat, zat besi, vitamin D, vitamin B, vitamin, kalsium dan mineral yang bermanfaat untuk menunjang kehamilan.

Meningkatkan Frekuensi Makan

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Selama kehamilan, ibu hamil akan mengalami berbagai keluhan seperti mual, begah hingga nyeri perut. Anda bisa makan dengan porsi kecil namun frekuensinya sering.

  • Untuk membantu menyiasati keluhan tersebut anda bisa makan sebanyak 5 hingga 6 porsi kecil.
  • Pastikan anda makan dengan teratur. Jika diperlukan, ketika keluar atau bepergian anda bisa membawa makanan kecil sehingga bisa mendapatkan asupan makanan dengan tepat waktu.

Ketahui Kebutuhan Kalori Tiap Trimester

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Cara lainnya yang harus dilakukan untuk menambah berat badan saat hamil yaitu mengetahui kalori yang dibutuhkan ibu hamil tiap trimester. Kebutuhan kalori harian ibu hamil berbeda-beda tiap trimesternya. Saat usia kehamilan trimester pertama, kalori tambahan belum diperlukan oleh ibu hamil. Namun, saat usia kehamilan trimester kedua ibu hamil membutuhkan kalori tambahan sebanyak 300 kalori dalam setiap harinya. Kemudian untuk usia kehamilan trimester ketiga diperlukan tambahan kalori sebanyak 500 per hari.

  • Nah, sebagai cara menaikan berat badan saat hamil, pastikan anda mencukupi kebutuhan kalori harian tubuh anda.
  • Namun, pastikan anda tidak makan dengan berlebihan atau melebihi batas asupan kalori agar berat badan anda tidak naik dengan berlebihan.

Konsumsi Makanan Bervariasi

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Mengonsumsi makanan yang bervariasi sangat penting untuk membantu menambah berat badan saat hamil. Dengan mengonsumsi makanan yang bervariasi, maka tubuh akan mendapatkan nutrisi yang berbeda dari jenis makanan yang berbeda.

  • Dalam menu makan, anda bisa memvariasikan aneka jenis makanan. Selain jenis makanan yang bervariasi, bentuk sajian juga bisa anda variasikan agar tidak bosan.
  • Hindari mengonsumsi makanan mentah seperti daging yang kurang matang dan sayuran mentah selama hamil. Pasalnya akan berisiko penularan toksoplasma.

Kontrol Kehamilan dengan Rutin

Cara Menambah Berat Badan Saat Hamil

Dimasa kehamilan anda harus kontrol dengan rutin dan melakukan penimbangan berat badan dengan teratur. Ini dilakukan agar penambahan berat badan dapat dipantau untuk mengetahui apakah kenaikan berat badan sudah sesuai dengan seharusnya atau belum.

  • Anda bisa berkonsultasi pada dokter kandungan ketika kontrol kehamilan mengenai kenaikan berat badan, apakah sudah sesuai atau belum.
  • Anda juga bisa berkonsultasi mengenai cara menaikan berat badan yang tepat saat hamil.

Baca juga : 4 Tips Mencegah Diare Saat Hamil

Itulah cara menaikan berat badan saat hamil yang bisa anda coba. Untuk lebih jelasnya anda bisa berkonsultasi pada dokter.

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons