3 Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu yang Wajib Bumil Ketahui

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu yang Wajib Bumil Ketahui – Kontraksi merupakan salah satu tanda seorang wanita akan melahirkan. Namun, tidak semua kontraksi yang dialami adalah tanda akan melahirkan. Karena bisa saja kontraksi tersebut hanyalah kontraksi palsu. Untuk membedakan kontraksi asli dan palsu, anda bisa simak caranya di bawah ini.

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu yang Wajib Bumil Ketahui

Agar anda tidak bingung membedakan kontraksi asli dan palsu, yuk ketahui perbedaannya dari hal-hal seperti berikut ini.

Baca juga : Cara Mengatasi Rasa Cemas Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Cari Tahu Waktu Terjadinya Kontraksi

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu

Untuk membedakan kontraksi asli dan palsu, anda bisa mencari tahu waktu terjadinya kontraksi. Yuk simak penjelasannya seperti berikut ini:

  • Kontraksi palsu atau disebut juga dengan kontraksi Braxton-Hicks dimulai biasanya saat usia kehamilan trimester ketiga. Akan tetapi ada ibu hamil yang mengalami kontraksi ini saat usia kehamilan di trimester kedua.
  • Kontraksi palsu biasanya lebih sering muncul saat sore atau siang hari, terlebih lagi setelah melakukan aktivitas berat atau ketika ibu hamil kelelahan.
  • Kontraksi asli pada umumnya akan terjadi ketika usia kehamilan 40 minggu.
  • Apabila kontraksi asli dalami sebelum usia kehamilan 37 minggu, anda mungkin saja akan melahirkan secara prematur.

Mencari Tahu Melalui Sensasi Kontraksi

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu

Membedakan mana kontraksi asli dan palsu juga bisa melalui sensasi kontraksi yang dirasakan. Simak perbedaannya berikut ini.

  • Saat kontraksi palsu dialami, pengencangan biasanya terasa di bagian perut bawah, serta selangkangan.  Sedangkan kontraksi asli, pengencangan yang dirasakan akan lebih luas. Dimulai pada bagian punggung bawah, kemudian menjalar ke semua bagian perut. Bahkan kontraksi asli oleh beberapa orang wanita digambarkan seperti kram menstruasi ataupun rasa mulas yang begitu kuat.
  • Biasanya kontraksi palsu yang dialami akan hilang atau mereda apabila anda berjalan ataupun bergerak. Sedangkan pada kontraksi asli, berjalan atau bergerak justru akan membuat keluhan yang dirasakan semakin buruk.
  • Selain itu, untuk membedakan mana kontraksi asli dan palsu juga bisa dibedakan melalui intensitasnya. Pada kontraksi palsu pengencangan perut akan terjadi lebih ringan seiring usia kehamilan yang bertambah.

Dilihat Dari Lamanya Kontraksi

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu

Kontraksi asli dan palsu juga bisa dilihat dari lamanya kontraksi. Anda bisa membedakannya seperti berikut.

  • Kontraksi palsu akan berlangsung pada waktu yang bervariasi, bisa kurang dari 30 detik hingga sekitar 2 menit, intervalnya tidak teratur.
  • Kontraksi asli pada umumnya akan berlangsung kurang lebih 30 sampai 70 detik. Akan tetapi antarkontraksi jarak waktunya teratur, lalu seiring waktu akan semakin pendek.
  • Kontraksi asli pengencangan perut stabil, bahkan bisa muncul lebih sering, akan semakin berat, ketika menjelang persalinan akan berlangsung lebih lama.

Itulah perbedaan kontraksi asli dan kontraksi palsu. Kontraksi palsu yang dialami saat hamil adalah hal wajar dan bukan kondisi yang mengkhawatirkan, sehingga tidak membutuhkan penanganan medis. Apabila kontraksi palsu membuat anda tidak nyaman, anda bisa meredakan keluhan ini dengan istirahat, pijat ibu hamil, mandi menggunakan air hangat dan lain sebagainya.

Lihat juga : Cara Mengatasi Diare Saat Hamil

Anda sebaiknya segerakan melakukan pemeriksaan pada dokter apabila mengalami kontraksi saat usia kehamilan sebelum 37 minggu atau saat kontraksi yang dialami muncul setiap 5 hingga 6 menit, perdarahan dan ketuban pecah. Bisa saja gejala ini menjadi tanda adanya bahaya pada kehamilan.

Leave a Reply