Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tato Henna?

4.33/5 (3)

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tato Henna? – Salah satu trend kecantikan yang mulai ramai di perkenalkan kepada masyarakat Indonesia adalah penggunaan henna atau tato temporer. Pemberian tato henna biasanya di aplikasikan pada bagian tangan dan kaki tujuannya adalah untuk mempercantik tampilan. Budaya semacam ini sebenarnya adalah sebuah budaya serapan dari orang India.

Tidak seperti tato jarum pada umumnya yang dapat menimbulkan rasa sakit, tato henna di aplikasikan secara langsung di atas permukaan kulit menggunakan media seperti plastik yang di kerucutkan dan dilubangi bagian ujungnya. Motifnya pun beragam dan pada umumnya kebanyakan motif terlihat seperti motif batik.

Banyak orang tertarik menggunakan tato henna untuk beberapa kepentingan. Semisal upacara pernikahan, ke pesta dan masih banyak lagi. Untuk sebagian orang penggunaan tato henna mungkin sah-sah saja. Akan tetapi, apakah ibu hamil boleh menggunakan tato henna mengingat kehamilan mengharuskan ibu hamil senantiasa berhati-hati dalam banyak hal.

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tato Henna

Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Henna

Meskipun tidak ada larangan, penggunaan tato sementara seperti henna belum tentu aman untuk semua orang. Terutama untuk mereka yang punya keluhan dengan kulit sensitif atau kondisi medis tertentu. Selain itu, henna yang dijual di pasaran ada sebagian yang memang terbuat dari bahan alami dan sebagian lain mengandung bahan-bahan berbahaya.

Umumnya untuk henna dari bahan alami, produk ini terbuat dari henna yang dikeringkan terlebih dahulu kemudian ditumbuk sampai dengan halus dan merata. Untuk henna jenis ini akan aman di aplikasikan ke bagian kulit dan akan pula meninggalkan bekas kecoklatan, orange dan warna lainnya. Ketahanan dari henna asli biasanya sampai satu atau tiga minggu.

Sementara itu, untuk henna yang tidak asli biasanya ditandai dengan warna hitam yang cukup pekat. Kandungan pewarna hitam inilah yang berbahaya sebab di dalamnya banyak mengandung bahan kimia seperti  para-phenylenediamine (PPD). Bila mengenai kulit, bahan ini akan dapat menyebabkan gatal, ruam dan bahkan iritati untuk kulit.

Pada beberapa kasus yang parah kondisi ini bisa sampai menyebabkan dermatitis pada bagian kulit. Para ahli pun tidak menyarankan penggunaan bahan ini untuk di aplikasikan pada kulit melihat dampaknya yang akan cukup berbahaya.

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tato Henna?

Penggunaan henna yang masih simpang siur tentang keamanannya ini sering kali membuat ibu hamil kebingungan apakah bahan ini boleh atau tidak digunakan untuk mereka yang sedang mengandung.

Akan tetapi, sebuah penelitian yang dipublikasikan Mom Junction menyebutkan bahwa ibu hamil tanpa adanya riwayat medis apapun, terutama keluhan terhadap penyakit kulit aman-aman saja menggunakan bahan ini. Asalkan anda ibu hamil dapat memastikan dengan baik jika henna yang digunakan adalah henna yang dibuat dari bahan yang asli bukan bahan yang abal-abal.

Akan tetapi, bila anda ragu alangkah lebih baik untuk menghindarinya. Pilihan ini akan tentu menjadi opsi yang lebih bijak sebab pada dasarnya ketika hamil penggunaan bahan kimia akan dapat beresiko untuk kesehatan anda atau si janin yang ada dalam kandungan.

Sementara itu ibu hamil dengan riwayat beberapa penyakit seperti kelainan kromosom atau hiperbilirubinemia yakni sebuah kondisi kadar bilirubin yang meningkat pada bayi, baiknya menghindari penggunaan bahan ini sebab akan dapat berbahaya.

Nah, itulah dia beberapa penjabaran mengenai bolehkah ibu hamil menggunakan henna atau tato sementara. Semoga bermanfaat dan semoga artikel di atas mampu menjawab rasa penasaran ibu hamil tentang penggunaan produk yang satu ini.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel