Bolehkah Ibu Hamil Makan Kepiting?

4.76/5 (34)

Menjaga kehamilan sehat dan berkualitas adalah tugas semua calon ibu di dunia.

Sebab melalui cara inilah kelahiran yang sehat dan kecacatan pada bayi dapat dihindarkan dengan lebih baik. Segala hal yang dilakukan dan dikerjakan oleh ibu hamil haruslah diperhatikan dan diseimbangkan dengan kapasitas dan kemampuannya.

Hal ini dikarenakan tidak sedikit ibu hamil yang memaksakan kehendaknya untuk masih melakukan banyak hal yang akan dapat membahayakan kehamilannya. Meski sudah diberitahu dan dilarang melakukan sebuah pekerjaan terlalu keras namun tidak sedikit ibu hamil yang menolak untuk menurutinya.

Fisik yang kuat dan stamina yang dirasa fit membuat ibu hamil merasa masih mampu melakukan serangkaian kegiatan yang biasa dilakukannya seorang diri pada saat ia belum hamil dulu. Namun barulah setelah muncul keluhan kehamilan mereka akan mulai menyesal tidak menuruti hal tersebut.

Bahkan tangis kekesalan baru muncul tatkala kehamilan yang masih muda membuat janin yang mereka kandung harus gugur karena tidak kuat menahan aktivitas berat yang dijalankan oleh orangtuanya. Hal ini tentu menjadi hal yang sangat menakutkan dan menjadi mimpi buruk untuk setiap calon ibu yang telah menantikan kehadiran buah cinta ditengah-tengah keluarganya.

Untuk itulah, penting sekali memperhatikan segala halnya dengan baik agar kehamilan yang sehat bisa tetap anda dapatkan. Dengan begini maka keluhan kehamilan dan resiko keguguran pada bayi akan dapat dihindari.

Selain menghindari melakukan segudang aktivitas yang berat dan menyiksa. Hal lain yang perlu menjadi perhatian besar para ibu hamil adalah konsumsi makanan yang dilakukan selama kehamilan. Hal ini dikarenakan apa yang dikonsumsi oleh ibu hamil adalah apa yang akan menentukan tumbuh kembang bayi dalam kandungannya.

Perlu ketahui bahwa bayi yang  tumbuh dalam rahim anda mampu hidup dengan mengambil nutrisi dan gizi yang diperolehnya dari tubuh ibunya. Bayangkan bila yang selama ini anda konsumsi adalah jenis makanan yang tidak sehat. Maka bagaimana bisa si kecil tumbuh dan perkembang dengan baik dalam rahim anda.

Yang ada mungkin saat ini si kecil akan kesulitan mengembangkan semua organ tubuh dan organ dalamnya dengan baik. Alhasil kurangnya asupan nutrisi dan gizi yang baik kedalam tubuh ibu hamil akan menjadi faktor yang mempengaruhi kelahiran cacat pada bayi sebab tubuh bayi tidak mampu mengembangkan pertumbuhannya dengan baik.

Untuk itulah cukupi kebutuhan gizi dna nutrisi bayi dalam kandungan anda lewat konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah. Selain itu, perhatikan pula beberapa jenis makanan yang akan mungkin berbahaya untuk kehamilan atau kesehatan anda.

Dengan demikian, penting sekali untuk ibu hamil dapat menggali informasi dan pengetahuan seputar jenis makanan dan hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan. Hal ini akan menjadi pedoman menjalani kehamilan dengan lebih baik, lebih sehat dan lebih ceria. Termasuk ketika mengkonsumsi kepiting.

Kepiting adalah salah satu varian masakan laut yang merupakan santapan yang lezat. Saking menggodanya hidangan ini benar-benar digemari banyak orang. Rasanya yang lezat, daging kepiting yang lembut dan pengolahannya yang cukup beragam membuat banyak orang jatuh cinta dengan hidangan masakan yang satu ini. Akan tetapi selain beberapa hal tersebut, kepiting juga banyak digemari karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Namun bagaimana pengaruhnya untuk ibu hamil yang mengkonsumsi kepiting?

Ada cukup banyak kontroversi yang beredar dimasyarakat terhadap ibu hamil yang mengkonumsi kepiting. Beberapa mengatakan bahwa sah-sah saja ibu hamil mengkonsumsi jenis makanan yang satu ini. Akan tetapi sebagian lain mengatakan ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi terhadap makanan laut jenis ini sebab akan berbahaya untuk kesehatan si jabang bayi dalam kandungan ibu hamil. Lalu sebenarnya manakah yang benar? Bolehkah ibu hamil mengkonsumsi kepiting? Mari simak pembahasannya dibawah ini.

Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Kepiting?

Secara klinis sebenarnya hingga sampai saat ini tidak ada larangan khusus yang menyatakan ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi kepiting. Bahkan sebaliknya, konsumsi terhadap jenis makanan laut yang satu ini justru dianjurkan sebab kepiting memiliki kanudngan yang baik dan manfaat yang besar untuk kehamilan. Hanya saja, pada faktanya ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi kepiting yang mengandung logam berat sepert metil merkuri.

Nah, sebelum kita bahas pengaruh logam berat terhadap kehamilan. Sebaiknya kita simak terlebih dahulu manfaat konsumsi kepiting selama masa kehamilan.

Manfaat Kepiting Untuk Kehamilan

  • Protein

Kandungan protein yang cukup tinggi yang terdapat dalam kepiting adalah zat yang amat dibutuhkan untuk tumbuh kembang sel otak anak anda dalam kandungan. Selain itu, peran protein dalam kepiting juga dapat bekerja memperbaiki sel tubuh ibu yang rusak sekaligus berfungsi sebagai pembangun daam pembentukan ketuban dan sel darah merah ibu hamil.

  • Vitamin B12

Ibu hamil umumnya cenderung memiliki metabolisme yang rendah sehingga lebih rentan terkena penyakit pada masa kehamilan. Kandungan vitamin B12 dala dging kepiting akan dapat membantu anda menjaga stamina tubuh sehingga tubuh lebih segar.

  • Omega3

Omega3 merupakan zat yang dapat menunjang pekrembangan penglihatan dan kognitif anak yang dikandung. Sehingga baik untuk dikonsumsi. Selain itu, ibu hamil juga perlu mempersiapkan kelahiran anaknya yang nantinya akan membutuhkan ASI ekslusif dan Omega3 dalam kepiting akan dapat membantu ibu dalam memproduksi ASI.

  • Selenium

Selenium merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh guna menangkal radikal bebas. Nah, kandungan selenium yang ada pada kepiting akan dapat menjadi perisai ibu hamil dalam menghadapi penyakit dan kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas yang masuk kedalam tubuhnya.

Pengaruh Logam Berat Terhadap Kehamilan

Seperti yang dijelaskan diatas konsumsi terhadap kepiting bukanlah sesuatu yang dilarang sebab kepiting memiliki banyak manfaat untuk kehamilan. Hanya saja, pada faktanya ibu hamil diminta keras untuk menghindari kepiting yang memiliki kandungan logam berat seperti metil merkuri. Hal ini dikarenakan masuknya logam berat seprti metil merkuri yang masuk kedalam tubuh ibu hamil akan dapat berpengaruh negatih terhadap kehamilannya.

Adapun beberapa pengaruh yang dikhawatirkan terjadi dengan kehamilannya adalah timbulnya kebutaan, gangguan mental, kesulitan berbicara dan penurunan fungsi komunikasi pada anak nantinya.

Dengan demikian pada dasarnya konsumsi kepiting boleh saja dilakukan selama ibu hamil mampu mempehatikan kualitas kepiting yang dikonsumsinya. Mitos bahwa ibu hamil tidak boleh makan kepiting pada kenyataannya hanyalah ketidak benaran semata.

Yang benar adalah ibu hamil disarankan untuk memiliki diet seimbang dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, zat besi dan juga kalsium. Yang mana ketiga zat tersebut amat penting untuk menunjang tumbuh kembang janin.

Demikian beberapa hal yang dapat disampaikan dari bolehkah ibu hamil makan kepiting, semoga artikel ini bermanfaat. Pada intinya ibu hamil boleh mengkonsumsi kepiting namun dengan kualitas yang baik.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply