Berhasil Hamil Dari Sperma Yang Dibekukan 20 Tahun

John Powell merasa sangat senang ketika menjadi seorang ayah. Dia mengaku telah menyimpan benih bayi tersebut dari tahun 1991 yang disimpan di dalam es. Tentu saja ini menjadi pertanyaan bagi siapapun yang mendengarnya. Sperma yang dibekukan selama 20 tahun John Powell karena sebelumnya dia harus melalui perawatan kemoterapi kanker testis yang dideritanya.

Di Usia 52 tahun, warga Orpington, London ini sangat berbahagia. Melihat istrinya berhasil hamil dengan sperma beku yang disimpan selama 20 tahun ketika dia masih berusia 32 tahun. Pada saat itu, 20 tahun silam John Powell memutuskan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan cara membekukan sperma sebelum melakukan perawatan untuk kanker testis yang dideritanya.

Bahkan setelah menjalani transpalantasi sumsum tulang lebih dari 1 tahun yang selanjutnya menjalani kemoterapi sehingga membuatnya tidak lagi bisa memiliki anak secara alami.

Bahkan Powell sempat berpisah dari Chanphen (36 tahun) yang sekarang berbahagia karena akan menjadi seorang ibu dari anaknya. Bahkan tidak pernah terpikir akan menggunakan sperma yang telah dibekukan selama puluhan tahun tersebut.

Pertemuan Powell dengan Chanphen di Bangkok yang akhirnya memutuskan untuk menikah dan ingin memiliki anak. Sehingga pasangan Powell dan Chanphen sepakat untuk menjalani perawatan bayi IVF yaitu (In Vitro Fertilisation) atau yang lebih dikenal dengan bayi tabung. Bahkan dengan menggunakan metode tersebut berhasil hamil.

Meskipun banyak yang takjub dengan keberhasilan hamil Chanphen menggunakan sperma beku akan tetapi ini bukan pertama kalinya. Menunggu selama 21 tahun pernah dilakukan oleh wanita yang akhirnya hamil dengan menggunakan sperma beku bahkan tercatat di rekor dunia pada tahun 2004.

Bahkan seperti yang dilansir Thesun John Powell menceritakan keputusan dirinya untuk dapat membekukan sperma sehingga tidak akan pernah terbayang dapat membantunya untuk memiliki seorang anak. Pada tahun 1991 sebelum John memmutuskan untuk melakukan pengobatan kanker testisnya, John mengunjungi klinik kesuburan dan melakukan pembekuan spermanya.

Bahkan dia sangat senang ketika dapat bertemu lagi dengan istrinya dulu, Chanphen yang dapat melakukan terapi bayi tabung dan memiliki seorang anak dari sperma yang dibekukannya.

Meskipun pada awalnya Chanphen ragu akan sperma beku dari suaminya tersebut akan tetapi karena rasa sayang dan mencintai suaminya maka diberikan kesempatan untuk berbahagi menjadi seorang wanita untuk hamil. Meskipun pada awalnya kekhawatirannya cukup besar mengingat banyak yang mengatakan bahwa kemungkinan risiko sperma beku tidak akan bekerja, walaupun kini pasangan Powell dan Chanphen beruntung.

Berhasil Hamil dari Sperma yang Dibekukan 20 Tahun
Link : http://health.detik.com/read/2011/10/27/111852/1753718/1202/berhasil-hamil-dari-

sperma-yang-dibekukan-selama-20-tahun?l771108bcj
Menakjubkan, sperma yang akan mati dalam hitungan detik akan tetapi dalam puluhan tahun

disimpan masih bisa membuat seorang wanita hamil.Bagaimana proses ini terjadi ?
John Powell merasa sangat senang ketika menjadi seorang ayah. Dia mengaki telah menyimpan

benih bayi tersebut dari tahun 1991 yang disimpan di dalam es. Tentu saja ini menjadi

pertanyaan bagi siapapun yang mendengarnya. Sperma yang dibekukan selama 20 tahun John

Powell karena sebelumnya dia harus melalui perawatan kemoterapi kanker testis yang

dideritanya.
Di Usia 52 tahun, warga Orpington ,London ini sangat berbahagia. Melihat istrinya berhasil

hamil dengan sperma beku yang disimpan selama 20 tahun ketika dia masih berusia 32 tahun.

Pada saat itu, 20 tahun silam John Powell memutuskan untuk melakukan tindakan pencegahan

dengan cara membekukan sperma sebelum melakukan perawatan untuk kanker testis yang

dideritanya.
Bahkan setelah menjalani transpalantasi sumsum tulang lebih dari 1 tahun yang selanjutnya

menjalani kemoterapi sehingga membuatnya tidak lagi bisa memiliki anak secara alami.
Bahkan Powell sempat berpisah dari Chanphen (36 tahun) yang sekarang berbahagia karena

akan menjadi seorang ibu dari anaknya. Bahkan tidak pernah terpikir akan menggunakan

sperma yang telah dibekukan selama puluhan tahun tersebut.
Pertemuan Powell dengan Chanphen di Bangkok yang akhirnya memutuskan untuk menikah dan

ingin memiliki anak. Sehingga pasangan Powell dan Chanphen sepakat untuk menjalani

perawatan bayi IVF yaitu (In Vitro Fertilisation) atau yang lebih dikenal dengan bayi

tabung. Bahkan dengan menggunakan metode tersebut berhasil hamil.
Meskipun banyak yang takjub dengan keberhasilan hamil Chanphen menggunakan sperma beku

akan tetapi ini bukan pertama kalinya. Menunggu selama 21 tahun pernah dilakukan oleh

wanita yang akhirnya hamil dengan menggunakan sperma beku bahkan tercatat di rekor dunia

pada tahun 2004.
Bahkan seperti yang dilansir Thesun John Powell menceritakan keputusan dirinya untuk dapat

membekukan sperma sehingga tidak akan pernah terbayang dapat membantunya untuk memiliki

seorang anak. Pada tahun 1991 sebelum John memmutuskan untuk melakukan pengobatan kanker

testisnya, John mengunjungi klinik kesuburan dan melakukan pembekuan spermanya.
Bahkan dia sangat senang ketika dapat bertemu lagi dengan istrinya dulu, Chanphen yang

dapat melakukan terapi bayi tabung dan memiliki seorang anak dari sperma yang

dibekukannya.
Meskipun pada awalnya Chanphen ragu akan sperma beku dari suaminya tersebut akan tetapi

karena rasa sayang dan mencintai suaminya maka diberikan kesempatan untuk berbahagi

menjadi seorang wanita untuk hamil. Meskipun pada awalnya kekhawatirannya cukup besar

mengingat banyak yang mengatakan bahwa kemungkinan risiko sperma beku tidak akan bekerja,

walaupun kini pasangan Powell dan Chanphen beruntung.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel