Bayi Lahir Secara Prematur akan Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung?

Penelitian yang dilakukan pada 102 bayi yang lahir secara prematur hingga usia anak 20 tahun-an, penelitian ini dibandinngkan dengan 132 orang yang dilahirkan secara normal, ditemukan hasil bahwa mereka yang lahir secara prematur pada usia dewasa mempunyai kamar jantung yang vertikal dibagian kanan sehingga ukurannya lebih kecil akan tetapi lebih berat dengan kapasitas pemompaan dinding yang lebih tebal dan pemompaan yang lebih sempit dibanding dengan keadaan normal.  Hal ini didukung oleh penelitian American Heart Associaton’s jurnal Circulation, menyatakan bahwa adanya usia kelahiran bayi yang semakin awal atau lahir prematur maka akan berdampak pada ukuran dan fungsi ventrikel di bagian kanannya.

Fungsi ventrikel sendiri adalah bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Manusia memiliki ventrikel kanan dan kiri yang memiliki tanggung jawab masing masing, pada ventrikel kanan bertanggung jawab dalam memompa darah ke paru paru melalui arteri paru sedangkan untuk ventrikel kiri akan memompa oksigen ke tabuh melalui aorta. Selanjutnya penelitian di Inggris, yang dilakukan seorang kardiolog menemukan 10 persen orang dewasa yang memiliki riwayat kelahiran prematur, berdampak pada ukuran dan fungsi ventrikel dan mengalami perubahan resiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi di bandingkan dengan kelahiran normal. Hal ini membuat penasaran yang tinggi, apa yang menjadi hubungan antara riwayat kelahiran prematur dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Penelitian yang sama mencoba untuk mengidentifikasi pada kelompok kelompok kecil dari pasien yang memiliki riwayat kelahiran prematur, sehingga dapat mengetahui penyebab utama dan juga memberikan layanan kesehatan mengenai resiko penyakit kardiosvaskular yang mungkin terjadi pada mereka.

Penelitian yang dilakukan dari kelompok kecil pada pasien dengan riwayat kelahiran prematur ditemukan adanya perbedaan pada ventrikel jantung meskipun ukurannya hanya lebih kecil dibandingkan dengan keadaan normal akan tetapi berpengaruh pada kesehatan. Menjelang usia yang lebih tua, perubahan yang terjadi pada fungsi dan struktur ventrikel kanan dapat meningkatkan resiko gagal jantung dan juga kardiovaskular meskipun para penelitian yang dilakukan melalui sample yang lahir secara prematur tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan yang berpartispasi di penelitian tersebut.

Dengan demikian sangat penting untuk dalam menjaga kesehatan selama kehamilan, menjaga asupan nutrisi selama kehamilan merupakan cara yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan janin. Selanjutnya pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter sangat penting untuk menjaga dan memperkecil kemungkinan lahir prematur. Kelahiran bayi prematur juga berdampak  pada kesehatan jangka pendek bayi anda, salah satunya umumnya kelahiran bayi prematur menyebabkan pemberian asi yang terhambat dikarenakan bayi anda memerlukan penanganan medis menggunakan inkobator. Tidak itu saja, pengaruh lainnya dapat terjadi dikarenakan bayi yang lahir cepat bulan atau prematur belum memiliki kematangan sistem organnya.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel