data-ad-format="auto"

Bahaya yang Ditimbulkan Jika Tidur Setelah Sahur

Sebelum menjalankan puasa, kita dianjurkan untuk melaksanakan sahur terlebih dahulu.

Sahur diisi dengan kegiatan makan maupun minum, yang mana dilakukan ketika dini hari sebelum terbit fajar. Biasanya banyak orang yang malas ketika hendak menjalankan sahur dengan alasan masih ngantuk atau tidak nafsu untuk makan. Bahkan karena masih merasa ngantuk banyak orang melakukan kebiasaan buruk setelah sahur. Dimana kebiasaan yang sering dilakukan yaitu kembali tidur setelah makan sahur.

Berdasarkan ilmu kedokteran, kebiasaan tidur setelah sahur tidak dibenarkan dan tidak boleh dilakukan karena akan mendatangkan efek buruk untuk kesehatan. Mengapa demikian? Setelah makan sistem pencernaan membutuhkan jeda waktu  untuk menyerap nutrisi yang terdapat pada makanan, selain itu makanan yang dikonsumsi pun perlu dicerna dengan baik. Sebelum makanan dicerna dengan baik namun anda sudah tidur maka sistem pencernaan tidak akan bisa bekerja dengan maksimal, terlebih lagi apabila anda mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna seperti daging atau gorengan.

Lantas apa saja bahaya atau efek buruk yang ditimbulkan jika tidur setelah sahur? Berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan


Bahaya yang Ditimbulkan Jika Tidur Setelah Sahur Ketika Bulan Puasa

Refluks Asam Lambung

Refluks Asam Lambung atau yang lebih sering disebut dengan GERD akan terjadi apabila kita tidur setelah makan sahur. Jika tidur setelah sahur maka kemungkinan besar makanan akan berbalik yakni dari lambung ke kerongkongan. Apabila keadaan ini terjadi maka kerongkongan akan terasa sangat panas dan terbakar. Selain itu, mulut akan menjadi terasa pahit dan akan menimbulkan ketidaknyamanan.

Nyeri Ulu Hati

Tidur setelah sahur terlebih lagi dengan posisi telentang merupakan keadaan yang sangat nyaman. Namun, dibalik kenyamanan tersebut nyatanya akan menimbulkan efek negatif, yang mana sistem pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik. Keadaan seperti ini biasanya akan menyebabkan nyeri pada ulu hati. Penyebabnya yaitu karena asam lambung naik. Jika keadaan ini tidak segera di atasi kemungkinan besar akan menyebar ke tenggorokan. Keadaan ini juga bisa saja akan memicu timbulnya masalah lain seperti GERD atau maag.

Sembelit atau Konstipasi

Sembelit atau konstipasi merupakan gangguan sistem pencernaan yang sering dialami ketika bulan puasa. Penyebab terjadinya sembelit atau konstipasi selain kurang mengkonsumsi serat yaitu karena tidur setelah sahur. Sembelit merupakan keadaan dimana tinja mengeras dan sulit untuk dikeluarkan. Bahkan keadaan ini akan menyebabkan rasa sakit bagi penderitanya.

Perut Menjadi Buncit dan Berat Badan Naik

Tidur setelah sahur juga akan menyebabkan perut menjadi buncit akibatnya berat badan menjadi naik. Naiknya berat badan merupakan masalah besar untuk semua orang terutama kaum hawa, karena dengan tubuh kurang proposional penampilan pun akan menjadi terganggu. Agar terhindar dari perut buncit yang akan menyebabkan berat badan naik, maka sebaiknya anda harus mengindari tidur setelah sahur. Jika anda memaksakan untuk tidur setelah sahur, maka lemak akan tertimbun di dalam perut anda. Pasalnya, makanan yang anda konsumsi tidak dicerna dengan baik.

Serangan Jantung

Penyakit jantung juga bisa menyerang apabila anda tidur setelah makan sahur. Pembuluh darah akan menjadi tersumbat apabila lemak dan kalori tidak terbakar.  Dengan keadaan seperti ini maka serangan jantung akan lebih mudah timbul. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit berbahaya karena akan menyebabkan kematian.


Resiko Terkena Stroke Tinggi

Selain bahaya-bahaya di atas, tidur setelah sahur juga akan meningkatkan resiko seseorang terkena stroke. Parahnya penyakit ini akan menyebabkan kematian penderitanya. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika anda menghindari kebiasaan tidur setelah sahur agar resiko terkena penyakit stroke rendah.

Tips Menghindari Tidur Setelah Makan Sahur

Karena begitu bahayanya tidur setelah makan sahur, maka alangkah lebih baik untuk menghindarinya. Beberapa tips di bawah ini bisa anda lakukan untuk menghindari tidur setelah makan sahur.

Atur Ulang Jadwal Tidur

Salah satu penyebab tidur setelah makan sahur yaitu karena kurangnya jam tidur yang terpotong karena berbagai aktivitas yang anda lakukan sebelum tidur. Untuk mengatasinya anda harus mengatur ulang jadwal tidur anda. Usahakan untuk tidur lebih awal dari biasanya agar tidak ngantuk ketika pagi hari. Jika tidak bisa tidur lebih awal, maka anda bisa mengganti jam tidur tersebut dengan melakukan tidur siang.

Makan Sahur Diakhir

Agar dekat dengan waktu shalat subuh, maka alangkah lebih baik apabila anda sahur mendekati waktu imsak. Sehingga setelah makan sahur anda bisa langsung shalat bukannya tidur.

Lakukan Kegiatan Lainnya

Setelah sahur, agar anda tidak langsung tidur maka anda bisa melakukan kegiatan kegiatan positif. Anda bisa membaca ayat suci Al-Qur'an atau melakukan kegiatan lainnya. Selain menghindari tidur setelah sahur, kegiatan tersebut juga akan mendatangkan pahala untuk anda.

Sahur Dengan Menu yang Tepat

Beberapa makanan tertentu dapat menyebabkan kantuk saat sahur. Oleh sebab itu, diharapkan anda memperhatikan menu yang anda konsumsi ketika sahur. Konsumsi makanan sehat dan hindari mengkonsumsi makanan yang dapat menyebabkan kantuk.

Demikian beberapa bahaya apabila tidur setelah selesai sahur beserta cara mencegahnya. Demi kesehatan dan kelancaran puasa, maka sebaiknya hindari kebiasaan tidur setelah sahur. Semoga bermanfaat.