Apa Itu Kapalan, Penyebab, Gejala dan Penanganannya

 

Diagnosis dan Pengobatan Kapalan

Apabila terjadi penebalan pada kulit ditubuh anda, maka langkah awal diagnosis yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik terhadap si penderita sambil dokter mengajukan beberapa pertanyaan seputar keluhan yang mungkin dirasakan. Dokter akan mulai melakukan pemeriksaan guna menentukan apakah pengerasan kulit yang dialami tersebut disebabkan oleh kapalan, mata ikan, kutil atau kista.

Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan rupanya penyebabnya tidak dapat memastikan diagnosis, maka dokter akan mungkin menyarankan si penderita untuk melakukan tes sinar X.

Kondisi kapalan tidak hanya dapat diselesaikan dengan cara pengobatan medis terhadap si penderita. Dokter biasanya akan menganjurkan si penderita untuk sementara waktu menghindari beberapa rutinitas atau pekerjaan yang menjadi pemicu awal dari munculnya kapalan yang diderita.

Pada tahapan ini si penderita akan disarankan untuk memilih sepatu yang nyaman dan menghindari pemakaian sepatu dengan hak yang tinggi. Apabila kapalan menyerang bagian kulit telapak tangan, maka umumnya dokter akan menyarankan si penderita untuk mengenakan sarung tangan saat mereka beraktivitas.

Akan tetapi apabila kapalan mulai menunjukan rasa sakit meski sudah dilakukan pengobatan dirumah, maka beberapa pengobatan kapalan secara medis ini akan dilakukan oleh dokter.

Memotong Bagian Kulit yang Mengeras

Cara ini akan diambil oleh dokter sebagai solusi ketika kapalan yang diderita oleh pasien mulai menunjukan gejala-gejala yang menyiksa pada si pasien. Pemotongan ini dilakukan guna menurunkan tekanan pada jaringan yang ada dibawah kulit yang keras tersebut. Hanya saja, metode ini tidak diperkenankan dicoba dirumah oleh sembarang orang sebab dampaknya bisa menimbulkan infeksi.

Pemberian Plester Anti Kapalan

Saat berkonsultasi ke dokter dan menyerahkan pengobatan pada tim medis, biasanya kapalan akan diobati dengan beberapa cara, termasuk memberikan plester yang didalamnya terkandung senyawa asam salisilat yang dapat digunakan untuk menutupi bagian kapalan. Dokter akan menentukan kapan anda harus mengganti plester yang digunakan tersebut.

Pemberian Alas Sepatu Khusus

Apabila si penderita mengidap kapalan dan pada saat yang bersamaan ia mengalami kelainan bentuk kaki, dokter umumnya akan menyarankan alas kaki untuk dimasukkan kedalam sepatu agar kaki si penderita terhindari dari gesekan yang dapat menimbulkan kapalan.

Pemberian Salep Antibiotik

Metode penanganan kapalan yang satu ini diberikan apabila kapalan yang dialami terdapat luka. Hal ini diberikan agar kapalan yang dirasakan tidak terkena infeksi.

Operasi

Tindakan ini dilakukan sebagai langkah akhir bila semua metode diatas tidak berhasil menyembuhkan kapalan yang dialami oleh si penderita. Meskipun kondisi ini jarang dilakukan, akan tetapi dokter bisa saja menyarankan tindakan bedah untuk dilakukan guna memperbaiki letak tulang yang selama ini menyebabkan kapalan terjadi.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari artikel kali ini. Sebenarnya ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan seorang diri untuk menangani atau menurunkan resiko terkena kapalan yang dapat dilakukan secara sederhana dirumah. Salah satunya adalah dengan mencuci kaki, memastikan bagian kaki dan tangan dikeringkan dengan baik dan memberikan krim pelembab untuk bagian kaki agar tidak kering.

Selain itu, sebaiknya selektiflah memilih model dan ukuran sepatu yang nyaman untuk anda. Untuk anda yang seringkali melakukan aktivitas dengan menggunakan peralatan tangan, sebaiknya kenakan sarung tangan untuk menghindari gesekan kulit secara langsung yang dapat menimbulkan kapalan bisa terjadi.

Demikian semoga penjelasan kali ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda dan juga kita semua, sampai jumpa dipembahasan lainnya. 

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons