Apa itu Galaktosemia Pada Bayi?

5/5 (2)

Kesehatan bayi sangat penting untuk anda cermati, salah satu yang membuat seorang ibu kebingungan adalah ketika anaknya diduga mengidap gejala yang mengarah pada galaktosemia. Galaktosemia adalah kelainan yang terjadi pada bayi yang disebabkan karena kadar glaktosa yang tinggi dalam darah yang menyebabkan kekurangan enzim galaktose. Mungkin terdengar sangat simpel sehingga membuat anda bertanya-tanya seberapa besar bahaya dari kelainan galaktosemia pada bayi?

Galaktosemia pada bayi adalah kelainan yang berhubungan dengan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi sehingga hal yang perlu anda lakukan ketika bayi anda divonis memiliki kelainan galaktosemia maka memperhatikan asupan makanan. Bayi yang diidentifikasi mengidap galaktosemia butuh diet khusus gula. Hal ini dilakukan untuk menghindari komplikasi yang mungkin terjadi pada bayi. Asupan yang salah akan menyebabkan bayi kekurangan energi, terjadi penurunan berat badan dan memicu timbulnya gangguan hati. Meskipun anak tumbuh akan tetapi apabila penanganan yang tidak tepat akan menyebabkan keterbelakangan mental.

Sebelum membahas lebih jauh, anda harus mengetahui penyebab terjadinya galaktosemia pada bayi. Galaktosemia pada bayi disebabkan karena mutasi gen yang terjadi ketika janin di dalam kandugan. Meskipun kemungkinan terjadi adalah 1:60.0000 akan tetapi anda harus mewaspadainya dengan tetap menjaga konsumsi makanan yang memberikan nutrisi selama kehamilan. Hindari pula mengkonsumsi obat apabila tidak menggunakan resep dokter karena substansi kumia dalam obat yang akan memberikan dampak buruk pada kehamilan.

Setelah mengetahui penyebab terjadinya galaktosemia maka anda harus peka terhadap gejala pada bayi anda. Bayi yang mengalami galaktosemia akan menunjukan gejala yang berbeda-beda .Beberapa kondisi diantaranya adalah bayi yang mengalami kejang, lemas, malas menyusu dan makan serta berat badan yang berkurang. Sebaiknya anda membawa bayi anda pada tenaga medis untuk tindak lanjut dari gejala yang terjadi pada bayi. Gejala yang timbul seperti diatas mungkin saja dialami oleh bayi yang tidak menderita galaktosemia.
Apabila ahli medis mengatakan bahwa anak anda menderita galaktosemia maka hal yang harus anda lakukan melakuakan penanganan yang tepat.

Berikut adalah penanganan yang tepat untuk bayi yang mengalami galaktosemia :

  1. Menghindari makanan yang mengandung laktosa yaitu jenis susu yang mengandung laktosa, kaseinat, kasein, laktalbumin dan lainnya
  2. Anda dapat memberikan susu formula yang bebas laktosa (susu khusus)
  3. Anda dapat memberikan tambahan kalsium untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya sehingga tidak terganggu. Anda konsultasikan dengan dokter untuk supleman kalsium yang sesuai dengan bayi anda.
  4. Selalu memantau kesehatan anak anda dengan memeriksakan kepada ahli medis secara teratur
  5. Memberitahu anggota keluarga atau lingkungan sehingga dapat membantu dalam mencegah terjadinya gangguan komplikasi pada tubuh bayi anda.

Pada kasus galaktosemia, peluang bayi untuk tumbuh normal cukup besar apalagi bila penanganan dilakukan sebelum usia 10 hari. Namun akan tetapi kebanyakan orang tua baru menyadari setelah bayi mulai tumbuh dan menyebabkan gangguan keterlambatan berbicara dan lainnya. Untuk itu diharapkan orang tua lebih cermat dan dapat mewaspadai setiap gejala normal yang dialami oleh buah hati anda.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply