Agar Si Kecil Semangat Bangun Sahur


4. Ciptakan Waktu Santap Sahur yang Menyenangkan

Bila kegiatan sahur yang anda lakuan hanya terbatas dengan ritual makan dan minum saja, lalu setelah itu shalat subuh dan kembali tidur. Maka mungkin hal ini bisa menjadi hal yang menjemukan untuk buah hati anda.

Sudah saatnya anda mengganti dan melakukan pemebaharuan terhadap kegiatan yang satu ini. Buatlah kegiatan yang satu ini menjadi begitu menyenangkan. Misalkan ajak anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti membaca dongeng, mengaji atau menyelipkan cemilan diwaktu menanti adzan berkumandang tanda mengakhiri sahur yang sedang dijalani.

Selain itu, pilihlah jenis cemilan yang disukai si buah hati seperti coklat, kacang atau berbagai macam makanan yang lezat yang mana hal ini tentunya akan lebih membuat mereka bersemangat mengikuti atau bergabung menyantap makanan tersebut. Akan tetapi, tentunya setelah itu minta si kecil untuk menggosok gigi sebelum ia kembali ke tempat tidurnya.

5. Berikan Kesempatan Si Kecil Untuk Kembali Tidur

Waktu subuh yang masih gelap diluar seringkali membuat si kecil merasa masih ngantuk dan matanya masih ingin menutup. Nah, untuk membangkitkan keinginannya kembali bangun pagi keesokan harinya maka berikan kesempatan untuk si kecil bisa tidur kembali setelah menjalankan ibadah shalat subuh.

Berikan pula pengertian padanya bahwa setelah ritual sahur yang tidak terlalu lama tersebut mereka masih bisa pergi ke kamar tidurnya dan kembali melanjutkan istirahatnya. Beberapa jam tersebut akan membantu mereka meringankan rasa kantuknya.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memudahkan si kecil agar mau bangun untuk menyantap makan sahur saat dini hari. Dengan mengetahui beberapa hal diatas diharapkan agar dapat membantu bunda mengatasi si kecil yang bertingkah rewel atau sulit sekali dibangunkan. Semoga tips diatas bermanfaat dan membantu anda menghadapi si buah hati.

Leave a Reply