Agar Si Kecil Semangat Bangun Sahur


1. Upayakan Agar Si Kecil Tidur Lebih Awal

Mengupayakan tidur lebih awal pada si kecil bisa dijadikan sebagai langkah awal dalam mengatur agar si buah hati menjadi lebih bersemangat ketika dibangunkan untuk makan sahur. Bila pada hari-hari biasa si kecil tidur pada jam 10 atau jam 9 malam. Maka cobalah untuk mengatur lebih awal waktu tidurnya. Perlu diketahaui, untuk anak-anak yang masih belia jam tidur mereka masih perlu diatur dan diawasi oleh orangtua guna memastikan jika anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dimalam hari.

Dengan demikian, untuk mangatasi masalah sulit bangun saat sahur, maka mintalah anak anda supaya tidur lebih awal, misalkan pada jam 8 setelah shalat tarawih selesai.

Waktu tidur yang lebih lama akan membuat mereka lebih mudah dibangunkan untuk sahur. Dengan begini setidaknya anak akan lebih segar dan bersemangat sewaktu dituntut bangun saat sahur.

Selain itu, hindarkan agar jangan sampai si kecil tidur siang dalam waktu yang lama. Puasa yang dijalani memang terkadang membuat kita merasa lemas dan merasa mudah ngantuk sehingga demikian yang nikmat dijalankan saat berpuasa adalah berdiam diri dirumah atau tidur siang.

Akan tetapi, bila anda membiarkan si kecil tidur siang dengan waktu yang terlalu lama maka hal ini akan malah semakin membuat mereka sulit tidur lebih awal dimalam hari. Akibatnya anak-anak yang tidur larut malam akan semakin sulit untuk dibangunkan, terutama pada saat diminta bangun sahur.

Daripada membiarkan si kecil tidur siang yang lama. Alangkah lebih baik jika ibu memberikan kesempatan si buah hati untuk melakukan berbagai aktivitas, terutama aktivitas yang bermanfaat seperti tadarusan, mengaji dirumah, atau dengan bermain bersama dengan teman-temannya.

Akitivitas yang lebih padat yang dilakukan si kecil pada siang hari akan membuat mereka mendapatkan tidur yang nyenyak dimalam hari sehingga akan lebih mudah pula untuk mereka bisa bangun untuk sahur.

Leave a Reply