data-ad-format="auto"

Adakah Hubungan Antara Penyakit Tiroid dan Vitamin D?

Vitamin D memang dibutuhkan oleh tubuh untuk kesehatan tulang manusia. Tidak heran jika tubuh manusia membutuhkan gizi dan juga nutrisi untuk membantu menguatkan tulang. Namun, banyak orang yang belum mengetahui akan pentingnya vitamin D untuk kesehatan tulang. Vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh tentunya dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit yang bersumber dari tulang seperti misalnya penyakit tiroid.

Kurangnya pengetahuan akan pentingnya vitamin D untuk kesehatan tulang tentu akan membuat banyak orang yang tidak peduli akan kesehatan tulang. Sehingga tidak heran jika banyak sekali orang yang mengalami gejala tulang lemah ataupun osteoporosis meskipun pada usia yang masih muda. Kondisi ini tentunya bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin D ke dalam tubuh.

Saat ini banyak fakta yang menguak bahwa kekurangan vitamin D memiliki hubungan yang kuat dengan penyakit tiroid. Seperti yang kita tahu bahwa penyakit tiroid dapat terjadi saat kadar hormon yang ada di dalam tubuh Anda menjadi tidak seimbang, bisa berlebih ataupun kurang produksinya. Seperti sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam Jurnal Cellular dan Molecular Immunology menyatakan bahwa terdapat hubungan antara penyakit tiroid dengan vitamin D. Bagi Anda yang belum mengetahui apa hubungan penyakit tiroid dengan vitamin D, yuk kita simak saja berikut ini?

Adakah Hubungan Antara Penyakit Tiroid dan Vitamin D?

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Sebuah penelitian tentunya menyebutkan bahwa adanya hubungan antara vitamin D dengan penyakit tiroid autoimun, tioriditis Hashimoto dan juga penyakit Graves. Dalam hal ini kekurangan vitamin D akan lebih sering ditemukan pada pasien yang mengalami penyakit tiroid. Jika hal tersebut dibandingkan dengan orang yang tidak menderita penyakit tiroid.

Hasil tersebut tentunya diperkuat dengan sebuah penelitian yang berasal dari Turki yang menyatakan bahwa kekurangan vitamin D dapat memicu berkembangnya penyakit tiroid pada tubuh seseorang. Sedangkan pada penelitian lain menunjukkan bahwa antibodi orang yang mengalami penyakit tiroid autoimun bisa menurun dengan cukup drastis setelah Abda mengonsumsi vitamin D dosis 1.000 IU 925 mcg) per harinya dalam kurun waktu sebulan.

Saat antibodi menurun tentunya dapat menjadi tanda bahwa tiroid pada tubuh pasien lebih membaik. Para ahli juga telah menyakini bahwa kemajuan ini dikarenakan adanya pemberian vitamin D dosis 1.000 IU per harinya. Kesimpulannya bahwa vitamin D diduga memiliki peranan yang cukup penting dalam menjaga kesehatan tiroid. Namun, terkait adanya hubungan yang kuat antara vitamin D dan juga penyakit tiroid belum dapat dipastikan.

Mengapa Tubuh Bisa Kekurangan Vitamin D?

Fakta membuktikan bahwa tidak sedikit orang yang mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini dikarenakan peran utama vitamin D yakni mengatur terjadinya pertumbuhan tulang, fosfor, dan juga kadar kalsium yang ada di dalam tubuh. Tentu tidak heran jika banyak studi yang menganjurkan agar memenuhi kebutuhan tubuh dengan vitamin D agar pertumbuhan tulang Anda menjadi lebih kuat dan juga sehat.

Selain itu, vitamin D memang sangat diperlukan oleh tubuh wanita saat ia sedang hamil. Jika ibu hamil kekurangan asupan vitamin D, maka hal ini akan berdampak pada kesehatan tulang janin di dalam kandungan. Pada wanita hamil, tentunya harus memiliki vitamin D yang cukup pada saat janin sedang berkembang di dalam kandungan. Selain itu, vitamin D juga dapat memastikan bahwa bayi memiliki tingkat vitamin D yang cukup dalam waktu 4-6 bulan pertama kehidupannya. Intinya bahwa status vitamin D yang diperlukan oleh bayi akan bergantung pada ibu yakni sebagai sumber vitamin D yang diperlukan oleh tubuh.

Penyebab Tubuh Kekurangan Vitamin D

Tubuh yang kekurangan vitamin D tentunya tidak terjadi secara tiba-tiba. Kurangnya vitamin D tentunya dapat disebabkan oleh kurang terpaparnya sinar matahari. Selain itu, penggunaan sunblock dan juga tabir surya dengan SPF yang terlalu besar tentunya dapat menghambat sinar matahari yang kemungkinan bisa masuk ke dalam tubuh Anda. Selain itu, kurang mengonsumsi makanan dan juga minuman vitamin D yang ada di dalam tubuh dapat memperparah kondisi tubuh Anda.

Berikut ini ada beberapa penyebab dimana tubuh Anda dapat kekurangan vitamin D, diantaranya:

- Adanya penyakit Celiac ataupun Crohn tentunya dapat menyebabkan terjadinya gangguan penyerapan vitamin D pada tubuh seseorang.

- Terjadinya penyakit ginjal dan juga hati tentunya dapat menyebabkan terjadinya gangguan produksi dalam bentuk aktif dari vitamin D.

- Pada orang yang berkulit gelap, tentunya menjadi lebih sedikit terjadinya penyerapan vitamin D.

- Jika Anda memiliki gangguan penyakit seperti kejang, tentu saja obat antikejang yang bisa Anda minum tentu akan membuat vitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi lebih berkurang.

- Pada orang yang memiliki kulit gelap akan lebih sedikit menyerap vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh.

- Dalam hal ini pada orang yang memiliki berat badan berlebih tentunya bisa membuat vitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi kurang terserap dengan maksimal.

Kurangnya kinerja ginjal

Seiring dengan bertambahnya usia, tentunya kinerja ginjal juga menjadi tidak maksimal. Hal ini dikarenakan ginjal tidak dapat menyerap vitamin D secara optimal. Jika ginjal Anda terganggu, maka kemungkinan besar tubuh akan kekurangan vitamin D.

Kurang asupan vitamin D

Kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin D tentunya menyebabkan tubuh kekurangan asupan vitamin D. Untuk itu, memang sangat penting bagi Anda memenuhi kebutuhan tubuh dengan mengonsumsi vitamin D. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin D diantaranya sayuran yang berwarna hijau gelap seperti bayam dan kalem, kuning telur, susu, ikan dan juga berbagai jenis biji-bijian yang merupakan sumber yang kaya akan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh.

Efek samping obat

Selain dari kekurangan vitamin D, tentunya efek samping dari obat-obatan dapat mengakibatkan terjadinya kekurangan vitamin D. Selain itu, penggunaan obat yang berlebihan tentunya dapat mengakibatkan efek samping pada penderita. Tentunya, penggunaan obat-obat tertentu akan memicu produksi vitamin D secara normal dikarenakan tubuh kekkurangan sinar matahari. Efek samping dari penggunaan obat-obat ini tentunya akan memicu vitamin D menjadi cukup sulit untuk terserap oleh tubuh.

Asupan vitamin D yang tidak memadai

Pada umumnya, kebutuhan vitamin D perhari dirata-ratakan usia 0-1 tahun ialah sekitar 400 IU perharinya baik laki-laki maupun perempuan. Sedangkan untuk usia 1-13 tahun ialah sekitar 600 IU perharinya baik pria maupun wanita. Sedangkan untuk usia 14-70 tahun yakni sekitar 600 IU per hari untuk pria maupun wanita. Bagi orang dewasa yang sudah berusia 70 tahun ke atas, maka disarankanm untuk mengonsumsi setara dengan 800 IU per harinya. Maka, asupan yang tidak memadai akan vitamin D ini yakni dari sumber hewani ataupun nabati sehingga dapat menyebabkan tubuh kekurangan vitamin D.

Itulah beberapa alasan mengenai adakah hubungan antara vitamin D dengan penyakit tiroid yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!