data-ad-format="auto"

Perkembangan Janin

Perkembangan janin dari mulai proses terjadinya kehamilan hingga menjelang melahirkan. Ketahui perkembangan organ tubuh berikut perkembangan indera bayi, berikut tips-tips yang harus dilakukan ibu hamil

Hamil 5 Bulan Dianggap Masa Yang Paling Nyaman. Kenapa?

Kehamilan memang menjadi sesuatu yang sangat berharga dan sangat sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Pasalnya, kehamilan menghantarkan kita pada masa dimana kita sudah menjadi wanita sejati seutuhnya. Hamil dan melahirkan memang menjadi sebuah moment yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasnagan yang sudah menikah.

Berbicara tentang hamil tentunya tidak ada batasan topik mengenai hal tersebut. Bagaimanapun juga, hamil menjadi sebuah moment dimana seorang wanita merasakan letih dan juga lelah dalam mengandung anaknya. Tidak heran jika setiap wanita yang hamil merasakan kondisi kesehatan yang cukup terganggu dan juga tidak sehat.

Terlepas dari hal tersebut tentunya ini menjadi sebuah kondisi dimana wanita yang sedang hamil dapat merasakan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Terlebih pada saat kehamilan mulai memasuki trimester ketiga. Akan tetapi, fase yang dirasakan oleh ibu hamil tentunya berbeda-beda. Tidak sedikit ibu hamil yang justru merasa tidak nyaman akan kehamilan ketika kehamilan masih pada trimester pertama. Pada fase ini, banyak wanita hamil yang merasakan mual dan juga muntah dan berlangsung setiap hari. Lantas, pada usia kehamilan berapakah seorang wanita bisa merasakan kenyamanan?

Hamil 5 Bulan Dianggap Masa Yang Paling Nyaman

Banyak orang yang mengira bahwa ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua atau sekitar 4-6 bulan. Masa inilah yang dianggap sebagai masa yang paling nyaman bagi setiap ibu hamil. Sebagian besar ibu hamil menyatakan bahwa usia kehamilan 5 bulan dianggap sebagai usia kehamilan yang paling nyaman. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Yuk kita simak saja pemaparan kami berikut ini!

Jika pada usia kehamilan 4 bulan, kita masih merasakan mual dan juga muntah serta keadaan perut yang tidak nyaman. Hal ini berbeda ketika usia kehamilan mulai menginjak usia 5 bulan. Pada usia ini tentunya tubuh sudah dapat menyesuaikan dengan sangat baik akan aktivitas yang terjadi di dalam perut seorang ibu. Semakin perut membesar tentunya semakin banyak pula aktivitas janin di dalam perut. Pada usia kehamilan 5 bulan pastinya Anda sudah dapat menikmati gerakan-gerakan kecil si kecil yang ada di dalam kandungan.

Hamil 5 bulan memang menjadi fase dimana keadaan tubuh dan juga perut mulai menyesuaikan diri. Pada usia kehamilan ini tentunya ibu sudah tidak merasakan mual dan juga muntah yang cukup berat dibandingkan pada usia kehamilan sebelumnya. Seperti apakah pertumbuhan janin di dalam kandungan pada usia 5 bulan?

Pertumbuhan Janin Usia 5 Bulan

Janin pada usia ini tentunya sudah memasuki usia kehamialan 21 minggu dimana ukuran panjang janin diperkirakan sekitar 21cm-22cm dengan berat janin sekitar 340-360 gram. Pada usia 21 minggu tentunya janin sudah menyerupai seperti bayi dengan bentuk tubuh yang sempurna. Janin akan terlihat siap untuk dilahirkan, namun masih memiliki ukuran yang sangat kecil.

Pada usia 5 bulan, organ pankreas semakin matang, mata terlihat lebih sempurna dan juga bibir yang mulai membentuk. Namun, pada bagian bola mata dan juga iris masih membutuhkan lebih banyak pigmen. Pada alis dan juga kelopak mata sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Tidak heran jika pada fase ini, bentuk tubuh bayi sudah mulai membentuk dengan sangat baik.

Pada usia 5 bulan ini tentunya janin selalu mengalami pertumbuhan dan penambahan berat badan. Pada usia 5 bulan, janin sudah mulai memasuki usia 21-24 minggu dimana pada masing-masing minggu sudah mulai mengalami perubahan. Fase pertumbuhan dan perkembangan janin di usia 5 bulan ini akan kami jelaskan setiap minggunya dibawah ini!

 

Usia 21 minggu

Usia 21 minggu menjadi awal dari janin Anda memasuki usia kehamilan 5 bulan. Pada usia ini janin sudah dapat tumbuh dan berkembang seperti pada berikut ini:

- Kelopak mata janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna

- Bobot bayi pada usia 5 bulan lebih berat dibandingkan dengan plasentanya

- Vagina pada bayi wanita akan terus terbentuk dan berkembang sampai pada usia kelahirannya

- Janin sudah bergerak-gerak, sementara organ pencernaannya sudah semakin matang

- Janin sudah mulai mendapatkan oksigen dari tubuh ibu hamil melalui plasenta. Meskipun paru-paru belum berfungsi dengan baik, akan tetapi bayi sudah mulai mampu berlatih bernafas untuk mempersiapkan diri di luar rahim.

- Tubuh janin sudah mulai ditumbuhi dengan bulu-bulu halus yang bernama lanugo serta memiliki peran yang cukup baik dalam menjaga suhu bayi tetap hangat. Bulu lanugo ini akan menghilang dengan sendirinya sebelum janin di lahirkan.

Usia 22 minggu

Pada usia ini, janin sudah mulai mengalami pertumbuhan yang cukup cepat dibandingakn dengan usia 21 minggu. Perkembangan dan pertumbuhan bayi tersebut mulai ditandai dengan:

- Mata bayi yang sudah mulai membentuk sempurna

- Tubuh bayi yang sudah proporsional, namun masih lebih kurus dibandingkan dengan bayi yang baru lahir

- Kuku bayi sudah muali tumbuh pada ujung-ujung jari

- Bayi sudah mampu menelan air ketuban dan menjadi tanda bahwa pencernaannya sudah mulai membaik dan sudah dapat digunakan sebaik mungkin.

Usia 23 minggu

Ketika janin sudah memasuki usia 23 minggu, pertumbuhan dan juga perkembangan janin sudah ditandai dengan:

- Pendengaran yang semakin sempurna

- Janin sudah dapat mendengar bunyi dan juag detak jantung di dalam perut Anda termasuk suara dari luar seperti anjing, TV, musik dan juga percakapan yang terjadi di luar kandungan

Usia 24 minggu

Pada usia 24 minggu, janin sudah benar-benar mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang mendekati sempurna. Pada fase ini, janin sudah mengalami beberapa tanda sebagai berikut:

- Otak bayi sudah mulai berkembang dengan cepat

- Sidik jari sudah mulai membentuk

- Paru-paru janin sudah mulai berkembang dengan cukup baik dan membentuk cabang-cabang pernapasan

- Pada usia ini, janin sudah mulai memiliki lemak meskipun memiliki kulit yang sangat lemah dan juga tipis

- Pada usia 24 minggu ini, janin sudah mulai berukuran sekitar 30 cm dengan berat sektar 600 gram

- Meskipun dilahirkan secara prematur, bayi yang dilahirkan pada usia ini memiliki peluang untuk bertahan hidup dikarenakan organ tubuh bagian dalam dan juga organ vital sudah dapat berfungsi dengan baik meskipun belum sempurna

Perubahan Yang Terjadi Pada Tubuh Ibu

Penambahan berat badan dan juga bentuk tubuh yang semakin membesar tentunya menjadi tanda bahwa kehamilan Anda mengalami perkembangan. Pada usia kehamilan 5 bulan, penambahan berat badan seorang ibu hamil dapat mencapai 5kg-7kg. Setelah itu, penambahan berat badan seorang ibu hamil dapat berkisar antara 200-250 gram perminggunya.

Ketika mual dan juga muntah sudah tidak ada pada saat hamil. Fase inilah yang tentunya menjadi moment yang paling menyenangkan bagi ibu hamil. Selain janin yang belum terlalu besar, usia kehamilan ini memang menjadi fase ternyaman dimana tubuh ibu hamil belum mengalami penambahan yang cukup signifikan.

Usia kehamilan memang ikut menentukan kenyamanan yang dirasakan oleh setiap ibu hamil. Bagaimanapun juga, usia kehamilan 5 bulan memang menjadi masa yang ternyaman dan juga teraman. Itulah beberapa fakta yang wajib Anda ketahui mengenai hamil 5 bulan dianggap masa yang paling nyaman. Semoga bermanfaat!

Perkembangan Janin Usia 9 Bulan

Memasuki uisa kehamilan 9 bulan, ibu hamil seringkali merasakan emas menunggu kelahiran bayi yang tinggal menghitung hari. Hal ini memang tindakan yang wajar, terutama untuk anda calon ibu yang baru menantikan kehadiran buah hatiya. Hanya saja, sebaiknya jangan terlalu mengkhawatirkan hal ini dan membuat anda menjadi terus terbebani dengan. Terlalu berlebihan memikirkan hal ini akan mungkin membuat anda tidak nyaman, stres dan bahkan depresi. Kondisi seperti ini dikhawatirkan akan dapat mengangu aktivitas anda dan mengganggu persiapan melahirkan.

Selain itu, perlu diketahui hanya 5 persen bayi yang lahir tepat pada tanggal yang telah diperkirakan. Jadi demikian, anda sebaiknya tetap tenang bila si kecil belum kunjung lahir atau lahir dengan waktu lebih cepat daripada tanggal perkiraannya.

Pada masa kehamilan usia 9 bulan, perkembangan janin dalam kandungan anda telah mencapai tahapan yang sempurna dan ia pun kini siap untuk dilahirkan ke dunia. Sementara itu, sejak usia kehamilan 8 bualn, sebaiknya anda sudah mulai mempersiapkan diri dan bersiaga agat dapat segera ke rumah sakit bersalin pada saat terjadi kontraksi terasa semakin intens dan teratur.

Bagaimana Pertumbuhan Janin?

Pada bulan ke 9 atau sekitar minggu ke 37, berat badan si kecil kini sudah lebih besar, yakni sekitar 2,8 kilogram. Sementara panjang tubuhnya kini udah sekitar 48,6 cm. Persalinan yang terjadi pada usia ini sudah dianggap cukup umur karena perkembangan bayi sudah memasuki masa yang sempurna. Sementara itu, pada perkembangan beberapa mingug dibualn terakhir kehamilan, perkembangan si bayi dapat dilihat dari beberapa penjelasan dibawah ini.

Hamil Minggu ke 37

Bila ini merupakan kehamilan pertama anda, maka pada usia ini umumnya kelapa si bayi dalam rahim anda sudha berada pada bagian lubang panggul dan disangga oleh tulang panggul. Akan tetapi, bila kehamilan ini adalah kehamilan yang kesekian kalinya, maka kemungkinan kepala buah hati anda belum turun hingga kebagian yang satu ini.

Kebanyakan kepala bayi pada usia minggu ini sudah penuh dengan rambuh sepanjang kurang lebih 3,5 cm. Namun demikian, adapula sebagian lain yang tidak memiliki rambut atau bulu rambutnya tidak tumbuh sekalipun.

Sementara itu, sebagian lanugo atau rambut halus yang menyelubungi bayi telah hilang, ditelah dan akan disimpan bayi dalam ususnya. Nantinya bahan ini akan dikeluarkan oleh bayi melalui kotoran pertamanya saat ia dilahirkan ke dunia. Dimana hal ini disebut dengan mekonium.

Hamil Minggu ke 38

  • Minggu kedua usia kehamilan anda dibulan terakhir ini membuat berat badan si kecil didalam rahim semakin dikembangkan dengan baik. Begitupula dengan panjang tubuh si kecil yang terus bertambah setiap waktunya.
  • Kini seluruh organ bagian tubuhnya telah tumbuh dengan sempurna dan berada ditempat yang seharusnya. Paru-paru pada perkembangan ini merupakan organ yang paling lambat mencapa kematangan. Akan tetapi, tak perlu khawatir seiring dengan perkembangan dan pertambahan usianya organ ini akan dapat berkembang dengan baik.

Hamil Minggu ke 39

  • Bayi anda dapat lahir kapan saja pada minggu ini dengan perkiraan berat badan sekitar 3 kg. Sementara untuk panjang tubuhnya kira-kira telah mencapa 50 cm.
  • Lapisan vernix caseosa yang selama ini melindungi kulit si kecil dalam rahi sudah mulai meluruh dan membuat cairan ketubah yang sebelumnya jernih berubah menjadi lebih keruh.
  • Pertumbuhan bulu dikepala atau rambutnya pun kini sudah semakin menebal. Begitpula dengan kuku-kukunya yang sudah semakin memanjang.
  • Pada umumnya dokter akan mulai memberikan opsi menunggu sekitar dua minggu lagi apabila bayi anda belum kunjung lahir pada tanggal yang telah diperkirakan.

Hamil Minggu ke 40

  • Pada usia minggu terakhir bulan ke 9 in sebagian bear bayi telah lahir. Haya saja bila bayi anda belum saja lahir, tidak perlu khawatir sebab kondisi ini wajar selama tidak ada gangguan pada kandungan anda.
  • Bayi anda kini sudah mampu mneguasai kemampuan yang ia butuhkan untuk dapat bertahan hidup diluar rahim. Ia pun sudah mulai sering menghisap jempolnya, sama seperti nantinya ia akan mencari payudara ibu untuk dapat menyusu.
  • Tubuh anda akan terus memproduksi cairan ketuban meski dalam kadar sedikit hingga si kecil lahir kedunia. Untuk itu, penting sekali bagi anda untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan baik.

Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Ibu Hamil

Pada trimester terakhir ini berat badan anda mungkin hanya mengalami sedikit penambahan dibandingkan pada usia kehamilan sebelumnya. Sementara itu, pasokan cairan ketuban didalam rahim anda akan semakin berkurang sejak usia kehamilan 37 minggu. Selain itu, pada usia kehamilan ini anda akan mungkin mulai merasakan kontraksi palsu. Tubuh akan mempersiakan persalinan dengan leher rahim yang mulai meregang dan melepaskan lendir. Selama kehailan lendir ini akan menutupi jalan lahir guna mencegah masukya bakteri kedalam bagian ini, Sehingga keluarnya lendir dapat emnajdi pertanda bahwa persalinan akan terjadi dala waktu yang dekat.

Sementara itu untuk anda yang selama ini mengikuti senam kehamilan maka usia kehamilan minggu ke 37 adalah masa terakhir anda. Setelah minggu tersebut anda disarankan untuk mulai mempersiapkan pesalinan. Saat pulang dari rumah skait, pastikan bahwa rumah anda telah siap menyambut kehadiran si kecil dengan baju dan perlengkapan bayi sudah tertata dan siap.

Apa Saja yang Perlu Diperiksakan?

  • Normalnya dalam durasi dua jam anda akan merasaka minimal dua pergerakan bayi. Apabila anda tidak merasakan gerakan tersebut dalam dua jam, silahkan tunggu beberapa lama. Bila setelah menunggu masih tidak ada pergerakan yang terasa, segera periksakan kondisi tersebut ke dokter untuk memastikan kondisi anda saat ini.
  • Pada umumnya, kebanyakan wanita akan melahirkan pada usia kehamilan 38 sapai dengan 42 minggu. Namun, pada masa kehamilan 41 minggu, dokter biasanya akan memutuskan apakah ibu memerlukan tindakan lain atau masih diperkenankan untuk menunggu.
  • Perubahan fisik akan semakin dialami oleh ibu hamil pada trimester akhir ini. Beberapa tanda yang cukup menyiksa pada awal kehamilan dulu akan mungkin kembali dijumpai. Pada masa ini pembengkakan pada tubuh adalah kondisi yang umum yang dialami oleh ibu hamil. Akan tetapi, bila anda merasakan pembengkakan yang terjadi secara berlebihan dibeberapa bagian tubuh tertentu seperti tangan, wajah atau bagian kaki. Maka anda patut mewaspadai kodnsii ini dan segera konsultasikan masalah ini dengan dokter. Sebab kondisi ini dapat menjadi pertanda adanya pregnancy induced hypertension (PIH), toksemia dan preeklampsia.
  • Selain itu, kondisi lain yang perlu diwaspadai adalah diabetes gestasional, anemia dan intrauterine growth restriction (IUGR) atau yang juga dikenal dengan pertumbuhan janin yang terhambat. Semua kondisi ini dapat dipantau dengan selalu memeriksakan kondisi kesehatan anda ke dokter.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan janin usia 9 bulan. Semoga dapat bermanfaat dan memberikan informasi yang anda butuhkan.

Perkembangan Janin Usia 8 Bulan

Perkembangan Janin Usia 8 Bulan. Semua indera pada janin sudah mulai berfungsi. Gerakan-gerakan janin mulai terasa dengan jelas. Janin telah terbentuk sempurna dan posisi kepala berada di bawah (cephalic). Paru-parunya sudah sempurna dan plasenta mencapai kematangan.

Panjang janin saat ini sekitar 45-50 cm dan beratnya 1,8 kg. Dengan panjang tersebut, wajar jika kantung ketuban (amnion) mulai terasa sempit. Cairan amnion akan mencapai volume optimal, dan kemudian akan mengalami pengurangan.

Saat janin mencapai usia 33 minggu, kuku jari tangannya akan mulai tumbuh. Kelopak mata yang telah dapat membuka dan menutup sudah ditumbuhi bulu mata. Oksigen yang dibutuhkan janin masih disuplai oleh ibu, karena janin belum mampu bernafas dengan sempurna (paru-paru dan ginjal belum berfungsi sempurna). Pada masa ini, aktivitas janin sudah mulai mempelajari bahasa yang sederhana, yaitu suara sang ibu dan orang-orang di sekitarnya. ika ibu sering membacakan cerita bagi janin, maka setelah lahir, si janin akan mudah terlelap bila dibacakan cerita yang sama sebagai pengantar tidur.

Pada bulan ini, perkembangan otak janin terus berkembang pesat, dan fungsi otak dalam menghantarkan rangsangan syaraf semakin baik. Pada bulan kedelapan, aktivitas janin sudah mulai menyesuaikan dengan aktivitas ibunya. Janin akan banyak beraktivitas pada siang hari, dan pada malam harii ia akan beristirahat.

Perkembangan Janin Minggu ke-29

Posisi janin pada saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala ke arah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk. Beratnya sekitar 1250 gram dengan panjang rata-rata 37 cm. Kelahiran prematur mesti diwaspadai karena umumnya meningkatkan keterlambatan perkembangan fisik maupun mentalnya. Bila dilahirkan di minggu ini, ia mampu bernapas meski dengan susah payah. Ia pun bisa menangis, kendati masih terdengar lirih. Kemampuannya bertahan untuk hidup pun masih tipis karena perkembangan paru-parunya belum sempurna. Meski dengan perawatan yang baik dan terkoordinasi dengan ahli lain yang terkait, kemungkinan hidup bayi prematur pun cukup besar (Artikel lainnya: Usia kehamilan)

Perkembangan Janin Minggu ke-30

Beratnya mencapai 1400 gram dan kisaran panjang 38 cm. Puncak rahim yang berada sekitar 10 cm di atas pusar memperbesar rasa tak nyaman, terutama pada panggul dan perut seiring bertambah besar kehamilan. Bagilah kebahagiaan saat merasakan gerakan si kecil pada suami dengan memintanya meraba perut Anda. Mulai denyutan halus, sikutan/tendangan sampai gerak cepat meliuk-liuk yang menimbulkan rasa nyeri. Aktifnya gerakan ini tak mustahil akan membentuk simpul-simpul. Bila sampai membentuk simpul mati tentu sangat membahayakan karena suplai gizi dan oksigen dari ibu jadi terhenti atau paling tidak terhambat. Janin mengisi hampir seluruh ruang di rahim. Ketika janin menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut. Otak berkembang sangat cepat

Perkembangan Janin Minggu ke-31

Berat Janin sekitar 1600 gram dengan taksiran panjang 40 cm. Waspadai bila muncul gejala nyeri di bawah tulang iga sebelah kanan, sakit kepala maupun penglihatan berkunang-kunang. Terutama bila disertai tekanan darah tinggi yang mencapai peningkatan lebih dari 30 ml/Hg. Itu sebab, pemeriksaan tekanan darah rutin dilakukan pada setiap kunjungan ke bidan/dokter. Cermati pula gangguan aliran darah ke anggota tubuh bawah yang membuat kaki jadi bengkak. Pada gangguan ringan, anjuran untuk lebih banyak beristirahat dengan berbaring miring sekaligus mengurangi aktivitas, bisa membantu. Janin makin bertumbuh besar, jadi ruangan rahim menjadi lebih sedikit, sehingga gerakan Janin akan berkurang. Janin kemungkinan dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu didadanya serta tangan dan kaki saling bersilang.

Perkembangan Janin Minggu ke-32

Janin berada dalam posisi kepala di bawah sampai nanti lahir. Janin akan tetap menendang, gerakannya rata-rata sehari meningkat 375 kali per hari, tapi anda tidak akan merasakan semuanya ini. sepuluh gerakan yang anda rasakan dalam sehari sudah normal. Pada usia ini berat  janin harus berkisar 1800-2000 gram dengan panjang tubuh 42 cm. Mulai minggu ini biasanya kunjungan rutin diperketat/lebih intensif dari sebulan sekali menjadi 2 minggu sekali. Umumnya hemodilusi atau pengenceran darah mengalami puncaknya pada minggu ini. Untuk ibu hamil dengan kelainan jantung, hipertensi dan preeklampsia, mesti ekstra hati-hati. Sebab dengan jumlah darah yang makin banyak, beban kerja jantung pun meningkat. Pada mereka yang mengalami gangguan jantung dan tekanan darah, tentu makin besar pula peluang terjadi penjepitan di pembuluh-pembuluh darah. Dampak lebih lanjut adalah tekanan darah meningkat. Gangguan semacam ini tak hanya berbahaya pada ibu, tapi juga si janin, hingga biasanya dipertimbangkan untuk dilahirkan. Terlebih bila terjadi perburukan kondisi, semisal tekanan darah tak kunjung turun.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 7 Bulan

Perkembangan Janin Usia 7 Bulan. Lemak mulai menumpuk,dan sebuah zat lemak yang disebut verinix menutupi kulit janin, sehingga janin tidak basah di dalam cairan amnionnya dan tubuhnya merasa hangat.

Fungsi otak janin sudah mulai berkembang dengat sangat pesat. Permukaan otak menjadi berkerut-kerut,yang berguna bagi perkembangan selanjutnya. Sekitar lima hari setelah proses pengerutan dimulai, sel-sel syaraf akan dilapisi oleh lapisan lemak yang membuat proses penyampaian rangsangan dari jung-ujung sel syaraf menjadi lebih cepat, mudah,dan lebih efisien. Perlu diketahui, otak manusia akan mengalami masa keemasan pada saat janin berusia 7 bulan dalam kandungan hingga berusia 5 tahun. (Baca Juga: Perkembangan Bayi)

Perkembangan Janin Minggu ke-25

Berat janin kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm. Bila ada indikasi medis, umumnya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan janin terganggu atau tidak. Yang termasuk indikasi medis di antaranya hipertensi ataupun preeklampsia.

Perkembangan Janin Minggu ke-26

Pembuluh darah kapiler dibawah jaringan kulit janin mulai dialiri darah. Permukaan kulit yang tadinya keriput perlahan-lahan menjadi semakin halus dan licin. Mata telah terbentuk sempurna. Begitu pula telinga yang telah mampu mendengarkan. Kepala janin menjadi lebih kecil ketimbang tubuhnya (kepala telah proporsional dengan ukuran tubuh).

Di usia ini berat janin diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar, normalnya 120-160 denyut per menit.

Sementara rasa tak nyaman berupa keluhan nyeri pinggang, kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah, terutama saat bayi bergerak. Sebab, rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. Termasuk usus kecil, kantung kemih dan rektum. Tak jarang ibu hamil jadi terkena sembelit, namun terpaksa bolak-balik ke kamar mandi karena beser.

Perkembangan Janin Minggu ke-27

Matanya sudah terbuka dan melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Janin terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya janin mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.

Janin kini beratnya melebihi 1000 gram. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Di minggu ini kelopak mata mulai membuka. Sementara retina yang berada di bagian belakang mata, membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak.

Perkembangan Janin Minggu ke-28

Testis bayi laki-laki akan turun ke kantung skrotum. Jaringan otak berkembang. Sekarang janin anda dapat bermimpi. Puncak rahim berada kira-kira 8 cm di atas pusar. Gerakan janin makin kuat dengan intensitas yang makin sering, sementara denyut jantungnya pun kian mudah didengar. Tubuhnya masih terlihat kurus meski mencapai berat sekitar 1100 gram dengan kisaran panjang 35-38 cm. Kendati dibanding minggu-minggu sebelumnya lebih berisi dengan bertambah jumlah lemak di bawah kulitnya yang terlihat kemerahan. Jumlah jaringan otak di usia kehamilan ini meningkat. Begitu juga rambut kepalanya terus bertumbuh makin panjang. Alis dan kelopak matanya pun terbentuk, sementara selaput yang semula menutupi bola matanya sudah hilang.

PESAN

  • Periksakan kehamilan minimal 1 kali pada bulan ke 7 dengan tujuan untuk mengetahui posisi kepala bayi apakah sudah benar atau tidak (persentasi kepala). Bila persentasi belum benar, ibu dinasehatkan melakukan upaya-upaya yang bisa membetulkan posisi, misalnya : ibu sering nungging.
  • Memperhatikan kosumsi makanan (kwalitas dan kwantitas) mengingat pada posisi kecil harus lebih sering karena perut ibu sudah terdesak rahim yang membesar.
  • Ibu dan keluarga dinasehatkan untuk merencanakan tempat persalinan dimana dan biaya yang diperlukan bila saat melahirkan memerulukan rujukan siapa yang memutuskan, transportasi dan lain-lain]
  • Ibu mulai berlatih mengejan.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 6 Bulan

Perkembangan Janin masih sangat kecil. Garis-garis sudah tampak pada telapak tangan dan ujung-ujung jarinya. Sistem pendengaran mulai berkembang walau belum sepenuhnya berfungsi. Proses pembentukan tulang terus berlanjut sehingga tulang janin semakin kuat. Panjang janin 33 cm dan beratnya 570 gram. Janin sudah tidak bisa bergerak leluasa, karena seluruh ruangan dalam rahim telah terisi/penuh. Janin akan berada alam posisi meringkuk, dengan tangan didepan dagu dan kaki di depan dada. 

Walaupun sistem organ belum berfungsi sepenuhnya, namun janin mampu mendengarkan suara-suara dari luar, dan mampu merasakan apa yang dirasakan ibu. Bila ibu merasa stress, cemas, kesal sedih atau bahagia,janin akan merasakan hal yang sama. Kondisi ini disebabkan hormon adrenalin yang diproduksi ibu dapat menembus plasenta sehingga mempengaruhi kondisi emosi bayi. Si ibu dapat merasakan bagian-bagian tubuh janin yang berlainan dengan menyentuh dinding perutnya. Otot rahim ibu meregang dan kadang ibu merasakan sakit di bagian perut.

Perkembangan Janin Minggu ke-21

Pada minggu ini, berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan. Dengan perut yang kian membuncit dan keseimbangan tubuh yang terganggu, bukan saatnya lagi melakukan olahraga kontak yang kemungkinan terjatuhnya besar. Hindari pula olahraga peregangan ataupun yang bersikap kompetitif. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan janin sekarang karena bayi makin aktif.

Perkembangan Janin Minggu ke-22

Janin mulai sadar akan lingkungannya dan janin akan merasa tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda di perut. Tubuh Janin mulai memproses sel darah putih. ini penting untuk Janin dalam melawan penyakit dan infeksi.

Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami “modifikasi” sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia.

Perkembangan Janin Minggu ke-23

Panjangnya sekitar 23 cm. Sekarang ukuran kepalanya sudah sesuai dengan tubuhnya. Saat ini janin terlihat sama seperti akan lahir, tapi lebih kecil dan kurus. Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stetoskop.(letakkan stetoskop langsung di perut).pertumbuhan otak saat ini sangat cepat.

Kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Hanya saja rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini.

Perkembangan Janin Minggu ke-24

Pendengaran Janin sudah terbentuk sempurna. Janin akan bergerak dengan suara musik dari luar. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya. Janin membentuk pola kapan saat tidur dan saat bangun. Anda aka merasakan saat janin bergerak terus, dan saat terdiam. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 5 Bulan

Pada bulan ini, janin mulai bisa mengenali lingkungan sekitarnya. Janin pun mulai merasakan berbagai sensasi. Alis mata dan rambut halus di kulit kepala mulai tumbuh, yang ini bersifat sementara. Dua minggu setelah bayi lahir, rambut-rambut ini akan rontok.

Jadwal kegiatan janin relatif teratur. Pada pagi hari hingga menjelang sore hari, janin akan beristirahat. Karena itu pada rentang waktu ini, janin melakukan gerakan yang relatif sedikit. Pada malam hari, janin beraktivitas aktif, sehingga kadang mengganggu kegiatan tidur ibu. Pada usia lima bulan, janin memiliki panjang badan 25 cm.

Perkembangan Janin Minggu ke-17

Kulit janin berkembang dan transparan. Terlihat merah karena pembuluh darah masih terlihat jelas. Telinga sudah terbentuk sempurna dan berada pada posisi akhir. Meski matanya terpejam, janin dapat menangkap cahaya yang terang. Dengan berat sekitar 120 gram, hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. Akibatnya, rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati, hingga kerap terasa menusuk ulu hati.

Pertumbuhan rahim yang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang, terutama bila ada gerakan mendadak. Rasa nyeri atau tak nyaman ini disebut nyeri ligamen rotundum. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan.

Perkembangan Janin Minggu ke-18

Sekarang Janin sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda.  Janin akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras. Otot Janin sudah dapat berkontraksi dan relaks, Janin sudah dapt menendang, meninju dan bergerak sangat aktif. Dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali.

Taksiran berat janin sekitar 150 gram. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar, ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu. Sementara peningkatan mobilitas persendian ikut mempengaruhi perubahaan postur tubuh sekaligus menyebabkan keluhan punggung. Keluhan ini makin bertambah bila kenaikan berat badan tak terkendali. Untuk mengatasinya, biasakan berbaring miring ke kiri, hindari berdiri terlalu lama dan mengangkat beban berat. Selain itu, sempatkan sesering mungkin mengistirahatkan kaki dengan mengangkat/mengganjalnya pakai bantal.

Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira, sedih, lapar atau merasakan hal lain, janin pun merasakan hal sama. (Baca juga: Usia kehamilan)

Perkembangan Janin Minggu ke-19

Sekarang panjang janin sekitar 23 cm dengan berat 200 gr. Jika belum juga merasakan gerakan janin, mungkin minggu ini anda akan mulai merasaka gerakannya. Otak janin telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4, di minggu ini makin sempurna perkembangannya, yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan. Nah, jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebab apa pun, kemungkinan besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1500 ml, namun bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi.

Perkembangan Janin Minggu ke-20

Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan, yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan maupun telapak kaki. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil, saraf dan sejumlah besar lemak. Seiring perkembangannya yang pesat, kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. Agar anemia tak mengancam kehamilan, ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi, baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun suplemen yang dianjurkan dokter. Otot Janin semakin kuat setiap minggu. Jika masih belum dapat merasakan gerakannya, anda pasti akan merasakan gerakannya sekarang. Mungkin saja anda mengartikan gerakannya pertama kali seperti angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelembung di dalam. Janin bergerak sekitar 200 kali sehari, tapi anda hanya merasakan sedikit dari semua gerakan ini.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 4 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-13

Retina, kornea, iris (selaput pelangi), serta lensa mata sudah dapat berfungsi. Janin mengedipkan mata dan peka terhadap cahaya. Tumbuh kembang janin didukung oleh plasenta, yang menghubungkan antara ibu dan janin dalam hal makanan, pembuangan sisa metabolisme, serta menyaring zat-zat berbahaya. Kulit, otot dan anggota tubuhnya telah terbentuk dan berada pada posisinya.

Pada minggu ini, janin telah mampu merasakan detak jantung ibunya. Panjang bayi sekitar 7,5cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pankreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul  dengan 20 gigi bayi. pada minggu ini jari tangan dan telapak kaki mulai terlihat.

Perkembangan Janin Minggu ke-14

Telinga janin menempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala. Demikian pula mata mengarah ke posisi sebenarnya. Leher pun terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Sedangkan alat-alat kelamin bagian luar juga berkembang lebih nyata, sehingga pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat di bedakan antara laki dan perempuan. Denyut jantung janin berdetak kuat (detak jantung hampir 2 kali lebih cepat daripada anda) dan anda dapat mendengarkannya saat pemeriksaan dengan dokter anda. karena sudah memberi respons terhadap dunia di luar rahim ibu, janin mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut, tapi mungkin anda masih belum dapat merasakannya. (Baca juga: Usia kehamilan)

Perkembangan Janin Minggu ke-15

Bayi sudah mulai dapat mendengarkan ibunya, mendengarkan denyut jantung, suara perut, dan juga suara anda. Sekarang bayi sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis. ukurannya sekarang sekitar 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm. Kehamilan makin terlihat, hingga demi kenyamanan si ibu maupun janinnya, amat dianjurkan mulai mengenakan baju hamil. Sebab, kulit dan otot-otot, terutama di sekitar perut akan melar karena mengalami peregangan luar biasa guna mengakomodasi pembesaran rahim. Garis-garis regangan yang disebut striae umumnya muncul di daerah perut, payudara, bokong dan panggul.

Perkembangan Janin Minggu ke-16

Panjang janin bertambah dengan sangat cepat dan gerakan-gerakannya lebih kuat. Ibu dapat merasakan gerakan-gerakan janinnya dengan meraba perut. Rambut halus tumbuh diseluruh dipermukaan tubuh janin, yang disebut lanugo. Plasenta terbentuk dan berfungsi sepenuhnya. Panjang janin saat ini 16 cm dan beratnya 135 gram. Jika melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin. Otot janinsudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Ia sudah mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan kencing, dan cegukan. Pada minggu ini jika sinar terang di letakkan di perut anda, bayi akan menggerakan tangan ke arah matanya. Sistem pencernaan janin pun mulai menjalankan fungsinya. Dalam waktu 24 jam janin menelan air ketuban sekitar 450-500 ml. Hati yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin, lalu mengubahnya jadi biliverdin yang disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 3 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-9

janin usia 3 bulanPada minggu ini bila jenis kelaminnya laki-laki, di usia ini sudah bisa jelas dipastikan, sementara perempuan masih sesekali meragukan. Mulut dan hidung janin sudah terlihat dengan jelas. Tungkai dan lengan mulai tumbuh. Janin sudah bisa membuka dan menutup mulutnya, dan ia mulai berlatih melakukan gerakan menelan dan menghisap. Aktivitas menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. 
 
Dalam arti, tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Pada minggu ini janin memiliki panjang sekitar 39 mm dengan berat 20 gram. Pada perkembangan janin minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan.
 

Perkembangan Janin Minggu ke-10

Pada minggu ini jenis kelamin perempuan dapat teridentifikasi dengan jelas. Tulang sudah menggantikan kartilago (tulang muda). Diafragma memisahka jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf, janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Pembentukan telinga berakhir. Janin telah mampu menekuk tangannya menjadi setengah kepalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-11

Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing). Mata sudah terbentuk lengkap, jaringan tangan dan kaki tumbuh, meskipun belum disatukan oleh jaringan kulit.

Gerakan demi gerakan janin kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri. (Artikel menarik lainnya: Usia kehamilan)

Perkembangan Janin Minggu ke-12

Ukuran Janin sekarang sekitar 8 cm. semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespons dan bayi sudah dapat menendang. Akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. rasa mual dan lelah anda biasanya sudah berkurang atau hilang. perkembangan selanjutnya akan terlihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) yang semakin membesar. Janin usia tiga bulanakan mengalami cegukan,yang normal terjadi. Cegukan terjadi dengan frekuensi hingga 90 kaki cegukan dalam satu jam. Cegukan pada janin berfungsi untukmemperkuat otot-otot pada bagian organ pernafasan.

Bila diinginkan, di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan semisal thalassemia dan sindroma Down, yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan pada kromosom. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher rahim/transervikal.

Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada orang tua. Atau akibat pengaruh virus, bakteri, penyakit maupun zat berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio.

PESAN

  • Karena pada triwulan I adalah fase terbentuknya organ-organ vital lainnya dan perkembangan otaknya, maka jangan sampai kurang mengkonsumsi zat pembangun, zat tenaga, zata pengatur, vitamin dan mineral utamanya zat besi. Makan makanan yang beraneka ragam dengan cukup kwalitas dan kwantitas dengan porsi kecil-kecil tetapi sering.
  • Bila keluhan-keluhan hamil muda belum bisa di atasi, segeralah menghubungi petugas kesehatan terdekat.
  • Dapatkan suntikan imunisasi TT – 2 dengan selang suntikan TT1+TT2 4-g Mg perikasa kehamilan minimal 1 kali selama triwulan I
  • Bahaya pada triwulan I adalah keguguran.
  • Pada wanita yang mudah keguguran, sebaiknya dinasehatkan supaya jangan melakukan bersenggama pada hamil muda dan dilakukan harus dengan hati hati.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Artikel lainnya

Perkembangan Janin Usia 2 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-4Saat si zigot kecil menemukan tempat di dalam rahim. dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. beberapa wanita mengalami sedikit pendarahan atau flek kecokelatan yang disalahartikan sebagai menstruasi, padahal  sebenarnya pendarahan yang sedikit itu terjadi karena adanya implantasi zigot ke dinding rahim anda. setelah terjadi implantasi atau menempelnya  zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan).

Perkembangan Janin Minggu ke-5

Pada saat perkembangan janin 5 minggu, ukuran bayi anda sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri. Plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. benjolan tangan dan kaki janin mulai terlihat. Selain sel pada benjolan tangan janin akan mengalami kematian sehingga akan membentuk jari-jari tangan. Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus endolimfatikus, yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam selaput labirin telinga dalam. Demikian pula sistem pencernaan makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikal-bakal usus besar dan usus buntu. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati pun sudah terbentuk. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan mulai bisa “terbaca”. (Artikel terkait: Usia kehamilan)

Perkembangan Janin Minggu ke-6

Saat ini bayi sudah berbentuk embrio dengan panjang kurang lebih 1/17 inci. Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas atau benjolan. Pada minggu ini terjadi pembentukan awal hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, dan jantung. Pembuluh-pembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas masing-masing. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Begitu juga struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. Di tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. Ruas-ruas tulang belakang sudah terbentuk meski masih terlihat samar.

Perkembangan Janin Minggu ke-7

Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm. Jantung sudah terbentuk lengkap dan lebih sempurna. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Bayi mempunyai refleks dan bergerak spontan (anda belum dapat merasakannya). akhir minggu ini otak akan terbentuk lengkap. Bagian hidung, bibir, lidah dan gigi mulai terbentuk, begitupula cikal bakal mata yang terlihat berwarna hitam tanpa kelopak.  Tunas-tunas lengan sudah menyiku, sementara jari-jari tangan pun sudah mengarah terpisah satu sama lain. Sedangkan pemisahan jemari kakinya samar terlihat, meski telapak kakinya masih rata. Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar berjalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-8

Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, dan bahu. organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, dan mata membentuk pigmen. Pada akhir minggu ini, janin sudah mampu mendengar. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak. jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur.

Pergerakan pertama janin dapat dideteksi melalui USG. Tubuh yang ringkih ini pun mulai bisa bergerak secara tak teratur, yang jika dijumlahkan rata-rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam.  Pada minggu ini, perut dan ronga dada sudah terpisah dan otot mata serta bibir bagian atas terbentuk. Jaringan kulit, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak mulai terbentuk. Jantung berdetak dengan frekuensi 120 kali/menit. Ronga mulut, cikal bakal gigi dan lidah, alat kelamin, serta sel-sel pembentuk bulu mata mulai berkembang. Seluruh organ internal janin sudah terbentuk.

PESAN

  •  Pada saat ibu menyadari tentang kehamilan ini, calon bayi sudah tumbuh cukup lama sehingga ibu perlu mengejar pemasukan zat gizi yang diperlukan antara lain : zat pembangunan, zat tenaga, zat pengatur/vitamin dan mineral utamanya zat besi.
  • Sebelum turun dari tempat tidur, makan sesuai, misalnya makan kue biskuit.
  • Makan porsi kecil tetapi sering, mudah dicerna tidak terlalu berbumbu dan banyak minum air buah segar
  • Pemberian zat besi tablet

Mengatasi keluhan hamil muda antara lain:
 
  • Dengan menyadari peristiwa kehamilan , adalah hal yang kodrati yang dialami oleh semua perempuan dan mohon kepada Tuhan semoga proses kehamilan berjalan lancar, selamat sampai masa persalinan dan nifas.
  • Hati-hati dengan pemberian obat-obatan yang dimakan untuk mengatasi keluhan pusing-pusing, pana dan sebagainya seperti : antalgin, tetracilin dan sebagainya, karena obat-obatan tersebut dapat berakibat pada pembentukan organ-organ tubuh vital.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

 

Perkembangan Janin Usia 1 Bulan

Perkembangan Janin Usia 1 Bulan. Pada mingu pertama terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, di mana terjadi juga proses pertukaran kromosom dari sel sperma dan sel telur yang mengandung gen pembawa sifat bagi janin. Bersamaan dengan itu, kadar hormon estrogen dan progesteron terus meningkat, yang menimbulkan perubahan-perubahan dalam struktur dan metabolisme tubuh ibu untuk mendukung menumbuhkembangkan janin.Sel t elur yang telah dibuahi akan bergerak menuju rahim. (Baca juga: Usia kehamilan)
 

Dalam perjalanan  dari ovarium menuju ke rahim, sel telur ini akan terus membelah diri membentuk suatu massa sel, yang disebut blastosis. Setelah tiba di rahim, blastosis akan menempel (implantasi) di dinding rahim. Dengan berakhirnya ini, Ibu tidak akan mendapat haid.


Juga terjadi perdarahan, yang kebanyakan perempuan mengartikannya sebagai darah haid. Perdarahan yang terjadi adalah dampak dari implantasi sel telur pada dinding rahim. setelah terjadi implantasi atau menempelnya zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Bagian embrio yang tidak melekat pada rahim akan tumbuh. Tulang belakang, tulang ekor, tulang iga,dan sistem syaraf pusat mulai terbentuk. Begitu pula jantung dan jaringan pembuluh darah. Akan terbentuk dua buah lubang pada wajah pada janin. Lubang ini akan terisi oleh mata. Pada mingu kelima ukuran bayi anda sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri.


plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. Jantung mulai berfungsi dan berdetak, memompakan darah ke seluruh bagian tubuh janin. Sel-sel mulai membentuk cikal bakal organ seperti cikal bakal ginjal, rahang bawah, tulang-tulang leher, wajah, tangan, serta kaki. Pada akhir minggu keempat, ukuran janin yang berbentuk 1.000 kaki lebih besar daripada sel telur yang dibuahi.

Pesan

Pada perkembangan janin bulan pertama ini, ibu hamil harus menjaga janin sebaik mungkin. Janin yang masih dalam proses pembentukan awal memiliki kondisi yang lemah. Karena itu, masa ini disebut masa kritis.


Untuk persiapan mental; pertama yakinkan dan beri dukungan dulu suami kepada isteri bahwa sekarang telah menerima anugerah yang sungguh luar biasa dari Tuhan (ingatlah kepada pasutri yg bertahun-tahun belum dikarunia), yang harus dipelihara dijaga dan dirawat dengan baik (tentunya hal ini banyak memerlukan pengorbanan, dan ingatkan pengorbanan ini nggak gampang, kedepannya ibu hamil akan banyak mengalami perubahan-perubahan), untuk suami, beri dia dukungan dan perhatian lebih dari biasanya, serta ciptakan suasana rumah anda yang harmonis, bahagia dan tenteram. Jaga atau bantu isteri ketika menghadapi berbagai macam tekanan dan permasalahan. Ingatkan terus, bahwa dia sekarang sedang berbadan dua, artinya psikologis ibu akan mempengaruhi janin yg sedang dikandungnya. Terus Jangan lupa berdoa. Perubahan emosi yang labil sudah mulai terlihat. Calon ibu kadang marah/bahagia/sedih secara tiba-tiba tanpa alasan jelas. Lingkungan sekitar ibu hamil sebaiknya memahami dan mengerti kondisi ini. Buatlah kondisi yang nyaman bagi bu hamil, dan jangan sampai kondisi emosional ibu yang labil menjadi semakin buruk.


Untuk persiapan fisik, mulai sekarang jaga stamina ibu hamil jangan terlalu capek juga jangan terlalu diam. Banyaklah makanan bergizi terutama sayuran dan buah-buahan, banyak minum air putih, minum susu untuk ibu hamil (kalo bisa 2x sehari), minumlah multivitamin selama kehamilan. Pada masa kritis ini sebaiknya ibu menjaga fisik engan baik dan jangan sampai mengalami stress. Jangan pernah memukul bagian perut secara lembut, apalagi keras.


Makan makanan bergizi, dan mulailah berkonsultasi dengan dokter kandungan ataupun bidan.

Video

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan janin anda bisa melihat melalui video berikut:

Klik disini --> Video Perkembangan janin

Selanjutanya : Perkembangan Janin 2 bulan

Proses Terjadinya Kehamilan

Proses Terjadinya kehamilan - Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan). Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang.

Seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim, (baca juga: usia kehamilan) saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.

Proses Terjadinya kehamilan

Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang matang, maka terjadilah pembuahan.Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.

Inti sel telur yang sudah dibuahi akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian setelah 30 jam. 20 jam kemudian inti sel telur ini akan kembali membelah menjadi empat bagian. Tiga sampai empat hari setelah pembuahan, sel akan sampai di bagian uterus.Dalam jangka waktu satu minggu setelah perubahan, akan dihasilkan suatu massa sel yang berbentuk ola sebesar pentol jarum, yang disebut (blastocyt). Dalam proses selanjutnya, yaitu sekitar 5 hari berikutnya, blastosis akan menempel dan terimplantasi kedalam endometrium.

Selama dua hingga empat minggu pertam perkembangan, blastosis medapatkan nutrien dari endometrium. Pada masa perkembangan ini, akan berbentuk plasenta. Plasenta merupakan organ berbentuk cakram yang mengandung pembuluh darah maternal (ibu) dan embrio. Melewati plasenta inilah, embrio akan mendapatkan nutrisi dari maternal. Melalui lasenta ini juga terjadi pertukaran gas-gas respirasi dan pembuangan limbah metabolisme embrio. Darah dari embrio mengalir ke plasenta melalui arteri tali pusar dan kembali melalui vena pusat dan melewati hati embrio. Seperti yang bisa Anda lihat pada video berikut ini:

 

 Syarat-Syarat Terjadinya Kehamilan

Sebelum kita berlanjut pada proses terjadinya kehamilan secara bertahap yang akan kami sajikan pada poin selanjutnya, terlebih dahulu kita harus mengetahui syarat-syarat apa saja yang memungkinkan sebuah kehamilan tersebut terjadi. Berikut kami uraikan syarat-syarat yang akan mendukung proses terjadinya kehamilan.

1.Adanya sel sperma

Suatu proses kehamilan tidak akan terjadi jika tidak ada sebuah sel yang disebut dengan sperma (spermatozoa) yang berasal dari pria. Sel sperma ini diproduksi oleh pria sekitar 20 hingga 100 juta sel setiap persediaan dalam kantung testis kosong. Setiap kali seorang pria melakukan penetrasi pada vagina perempuan, maka sel sperma akan diproduksi kembali. Sel sperma yang matang akan berlangsung sekitar 34 hari setelah diproduksi.

Sel sperma ini berbentuk menyerupai kecebong yang terdiri dari kepala yang lonjong, leher bagian tengah dan ekor yang panjang. Ketiga bagian tersebut sudah memiliki tugasnya masih-masing diantaranya kepala sperma berfungsi untuk menembus dinding sel telur, leher sperma berfungsi untuk menyimpan energi yang dibutuhkan oleh sperma ketika memasuki rahim, sedangkan ekornya berfungsi untuk mendorong sperma menuju sel telur dengan panjang 10 kali dari kepalanya. Dengan ekor yang cukup panjang tersebut, sperma akan bergerak dengan cepat dan leluasa serta berlomba-lomba dengan sperma lainnya untuk membuahi sel telur.

Sperma yang sudah matang disimpan pada epididimis atau saluran kecil yang dibelakang testis. Sperma yang sudah matang dan tidak dikeluarkan akan bertahan selama 4 minggu. Namun, jika tidak dipenetrasi, sperma tersebut akan diserap kemballi oleh tubuh seorang pria. Jika terjadi ejakulasi, maka sel-sel sperma akan keluar melalui saluran yang menghubungkan epididimis dan kelenjar prostat yang bercampur dengan air mani. Siklus produksi sperma akan berlangsung sampai andropause yaitu sebuah masa menurunnya kesuburan dan dorongan seksual seorang pria.

2. Adanya sel telur (ovum)

Syarat yang kedua dalam terjadinya proses kehamilan yaitu adanya sel telur yang berasal dari wanita. Sel telur atau ovum diproduksi oleh indung telur (ovarium) yang terletak pada rongga panggul. Posisi ovarium terletak menggantung dikanan dan kiri pada jaringan ikat rongga perut. Ovarium berukuran dengan panjang sekitar 4 cm dan tebal sekitar 0,5 cm yang kurang lebih sebesar ibu jari. Sel telur dihasilkan dengan ditandai oleh adanya siklus menstruasi pada wanita. Siklus ini akan terus berlangsung sejak masa pubertas seorang wanita sampai mendekati usia 40 tahun.

Setelah berakhirnya menstruasi atau yang disebut dengan menopause, wanita akan mengalami masa subur dengan tumbuhnya satu folikel matang didalam indung telur yang pecah dan akan mengeluarkan ovum yang matang. Sel telur yang keluar dari indung telur akan ditangkap oleh umbai-umbai yang berada diujung saluran telur dan memasuki saluran yang lebih lebar dimana ini sebagai tempat terjadinya pembuahan.

3. Hormonal normal dan anatomi

Struktur organ reproduksi juga sebagai syarat terjadinya sebuah kehamilan. Seorang pria dan wanita tentu harus memiliki sebuah struktur anatomi yang normal dan sistem hormonal yang baik. Bagi seorang pria, struktur anatomi yang dikatakan baik apabila meliputi 3 bagian besar yaitu produksi sperma, jumlah sperma dan pergerakan sperma. Jika ketiga struktur tersebut tidak normal, maka dimungkinkan terjadinya gangguan pada alat reproduksi pria.

Salah satu penyebab anatomi pria tidak normal dapat disebabkan oleh munculnya varikokel yang disebut sebagai gangguan produksi sperma dengan sebuah pembesaran vena di testis yang menghambat aliran darah menjadi sangat tersumbat. Meskipun sperma selalu memproduksi dalam jumlah yang banyak, namun dibutuhkan minimal 20 juta sperma saat penetrasi agar kesempatan membuahi sel telur lebih besar dibanding dengan jumlah sperma yang sedikit.

Tentunya, semakin banyak sperma yang dikeluarkan saat penetrasi semakin besar pula kesempatan sperma untuk membuahi sel telur. Sedangkan pergerakan sperma berkaitan dengan terjadinya hambatan dalam perjalanan menuju sel terus. Hal ini berkaitan dengan adanya gangguan seperti impotensi.

Sedangkan struktur anatomi pada wanita dikatakan normal apabila alat-alat genitalnya berfungsi dengan baik seperti vagina, rahim (uterus), saluran telur (tuba falopi), indung telur (ovarium) dan leher rahim. Jika munculnya gangguan pada salah satu alat-alat genital seorang wanita, maka dinmungkinkan akan adanya gangguan terjadinya kehamilan. Pada umumnya kasus yang sering terjadi pada gangguan organ reproduksi wanita yaitu sumbatan pada tuba falopi dan gangguan pada rahim yang disebabkan oleh tumbuhnya kista dan tumor.

4. Proses pembuahan

Proses pembuahan menjadi syarat dalam terjadinya kehamilan. Proses pembuahan ini yakni sebuah proses bertemunya sel telur dan sperma didalam uterus. Bila sperma memasukki dinding-dinding sel telur, maka dimungkinkan sebuah proses kehamilan terjadi. Namun, jika sperma sudah melakukan perjalanan panjang, tetapi tidak mendekati dan menebus dinding sel telur, maka dimungkinkan pula proses terjadinya kehamilan tidak berhasil. Dari berjuta-juta sel sperma yang dikeluarkan saat penetrasi, namu hanya beberapa ratusan ribu yang dapat mencapai saluran telur dan juga hanya satu sel sperma yang dapat menebus sel telur.

5. Nidasi atau plasenta

Syarat terjadinya kehamilan yaitu adanya nidasi atau penyarangan pada dinding uterus. Biasanya nidasi terjadi didinding depan atau  dinding belakang rahim. Nidasi pada umumnya terjadi sekitar 6-7 hari setelah proses pembuahan. Sel telur yang sudah dibuahi tersebut akan menuju rahim dan akan melakukan nidasi atau implantasi yakni bersarangnya sel telur dan sperma yang sudah dibuahi pada dinding rahim. Proses ini diiringin dengan pembentukan plasenta dan tali plasenta untuk mendukung suplai darah dari tubuh ibu kepada janin. Jika setelah proses pembuahan tidak terjadi implantasi, maka dimungkinkan kehamilan tidak akan terjadi.

Itulah beberapa syarat yang harus ada dalam menghasilkan sebuah proses terjadinya kehamilan. Jika salah satu syarat diatas tidak ada, maka jangan harap proses kehamilan akan terjadi. Untuk itu, apabila Anda menginginkan sebuah kehamilan terjadi, maka jangan abaikan syarat-syarat diatas agar proses kehamilan berjalan sesuai dengan apa yang Anda harapkan.

Proses Terjadinya Kehamilan

Setelah kita mengetahui apa saja syarat-syarat dalam proses terjadinya kehamilan. Sekarang kita beranjak pada sebuah proses panjang terjadinya kehamilan. Untuk lebih jelasnya, kami akan menyajikan proses terjadinya kehamilan secara bertahap untuk memberikan informasi kepada Anda dengan mudah dan jelas.

Tahap 1 - Proses ovulasi

Proses ovulasi terjadi pada seorang wanita sekitar dua minggu sebelum siklus menstruasi berikutnya terjadi. Proses ovulasi merupakan proses dimana ovarium atau indung telur menghasilkan sel telur atau ovum yang dikeluarkan dari sarangnya. Pasalnya, ovarium merupakan sebuah tempat memproduksi sel telur dimana terdapat kantung-kantung (folikel) yang berisi sel telur dan cairan. Ketika sel telur matang, maka sel telur akan keluar dari ovarium dengan pecahnya folikel. Proses ovulasi ini akan berlangsung setiap terjadinya siklus menstruasi pada seorang wanita.

Pada pria, proses ini akan berlangsung setiap saat dimana sel sperma akan diproduksi secara terus menerus. Pada umumnya sel sperma yang matang akan bertahan pada saluran testis dalam waktu 4 minggu. Pria tentunya akan mengeluarkan sperma sebanyak mungkin hingga 100 juta sel.

Tahap 2 - Kenaikan Hormon

Pada wanita jika folikel sudah melepaskan sel telur, maka folikel akan berkembang dengan membentuk korpus luteum. Korpus luteum ini akan melepaskan hormon untuk membantu menebalkan lapisan rahim yanga akan mempersiapkan segala sesuatu jika sebuah proses kehamilan terjadi. Kenaikan hormon pada wanita ini biasanya ditandai dengan keluarnya cairan bening seperti lendir sekitar 2 minggu setelah siklus menstruasi.

Tahap 3 - Sel telur berjalan kedalam tuba falopi

Setelah folikel melepaskan sel telur, maka ia akan berjalan menuju tuba falopi. Sel telur ini akan tinggal disana selama 24 jam untuk menunggu sel sperma membuahinya. proses inji biasanya terjadi sekitar 2 minggu pasca hari pertama haid terakhir yang kita sebut dengan masa subur.

Sel telur hanya memiliki waktu sekitar 12 sampai 24 jam untuk bertahan di tuba falopi, sedangkan sel sperma mampu bertahan hidup ditempat reproduksi wanita sekitar 72 jam. Maka dari itu, masa subur wanita sangat singkat yaitu sekitar 4 hari di hari ke 12 - 16 yang dihitung dari hari pertama menstruasi. Jadi, jangan sia-siakan masa subur Anda dengan cara berhubungan seksual diantara masa tersebut dengan harapan sel sperma dapat membuahi sel telur.

Tahap 4 - Sel telur tidak dibuahi

Jika sel telur tidak dibuahi atau tidak ada sperma yang berhasil menuju tuba falopi, maka sel telur akan bergerak menuju rahim, kemudian hancur dengan seketika. Tentunya, kadar hormon yang telah dihasilkan oleh korpus luteum akan kembali menjadi normal sehingga lapisan rahim yang tadinya menebal, maka akan meluruhkan darah dari dinding rahim yang kita sebut dengan siklus menstruasi.

Tahap 5 - Sel telur dibuahi (Fertilisasi)

Namun, jika sel telur didalam tuba falopi masih bertahan dan ada salah satu sel sperma yang berhasil menembus dinding sel telur, maka dimungkinkan akan terjadinya pembuahan. Proses pembuahan (fertilisasi) adalah sebuah proses bertemunya sel telur dan sel sperma dituba falopi. Jika kedua sel ini bertemu, disinilah proses kehamilan terjadi. Dengan cepat sel telur akan menutup dirinya, jika terdapat sel telur yang sudah berhasil membuahinya sehingga tidak akan ada sperma lain yang dapt membuahinya. 

Proses pembuahan pada saat itu akan menentukan gen bayi dan jenis kelaminnya. Jika sel sperma yang membuahi sel telur berkromoson Y, maka jenis kelamin janin tersebut adalah anak laki-laki, namun jika sel sperma berkromoson X, maka dimungkinkan janin tersebut adalah perempuan.

Dalam proses pembuahan ini, sel sperma tidaklah mudah untuk mencapai sel telur yang ada pada tuba falopi, akan tetapi harus menghadapi berbagai hambatan dan tantangan. Beberapa  tantangan yang menyebabkan sel sperma kesulitan dalam membuahi sel telur diantaranya lingkungan asam pada vagina yang menyebabkan sel sperma rusak dan akhirnya mati, lendir serviks pada vagina juga dapat menyebabkan sel sperma kesulitan untuk bergerak menuju rahim.

Hanya kualitas sperma yang memiliki kemampuan berenang yang kuatlah yang aakan menembus lendir serviks. Selain itu, tantangan yang mungkin bisa menghambat perjalanan sperma yaitu terjebak dan tersesat kedalam tuba falopi yang salah dan akan menyebabkan sperma akan mati ketika sedang mencari sel telur, padahal sel telur yang siap dibuahi berada pada tuba falopi yang satunya lagi.

Keberhasilan sperma utnuk membuahi tidak cukup sampai disini, setidaknya satu sperma harus berjuang dengan ratusan ribu bahkan jutaan sperma lainnya yang siap-siap akan membuahi sel telur. Ditambah lagi dengan sulitnya menembus dinding sel telur. Rata-rata sel sperma mampu berjalan sekitar 2,5 cm setiap 15 menit. Waktu inilah yang menentukan keberhasilan sebuah sperma yang akan membuahi sel telur. Hanya sperma terkuatlah yang akan berhasil menembus dinding sel telur dan akan melepaskan ekor denagn sendirinya.

Tahap 6 - Penempelan pada dinding rahim (Implantasi)

Setelah sel telur berhasil dibuahi bukanlah akhir dari perjuangan. Setelah sel sperma menembus sel telur, maka akan membentuk pertahanan diri dan materi genetik antara sel sperma dengan sel telur sehingga akan melakukan penggabungan.

Telur yang telah dibuahi (zigot) akan berada pada tuba falopi sekitar 3-4 hari lamanya. Dalam waktu 24 jam setelah sel telur dibuahi, zigot akan membelah diri yang akan menghasilkan emberio. Embrio ini merupakan hasil dari zigot yang sudah terbelah yang akan membentuk banyak sel dengan sangat cepat dan akan terus berkembang. Sel-sel embrio yang begitu banyak jumlahnya ini akan bergerak menuju rahim melalui tuba falopi.

Setelah embrio tersebut sampai pada rahim, maka embrio akan menempel dan tertanam pada dinding rahim yang sudah tebal. Proses penempelan dan penanaman inilah yang disebut dengan proses implantasi.

Ketika proses ini, pada umumnya wanita mengalami flek atau spotting yakni bercak darah pada vagina yang menyerupai awal siklus menstruasi. Proses ini akan berlangsung selama 1 - 2 hari setelah/sekitar waktu implantasi. Dalam proses implantasi, lapisan dinding rahim akan semakin tebal, lalu plug lendir akan menyegel leher rahim sampai pada waktunya persalinan. Proses ini diikuti pula oleh terbentuknya plasenta dan tali plasenta yang akan menyuplai darah untuk janin dari dalam tubuh si ibu.

Tahap 7 – Tanda awal kehamilan

Nah, setelah proses implantasi diatas terjadi, maka dimungkinkan proses kehamilan pun sudah terjadi pula. Setelah embrio menempel pada dinding rahim, maka disitulah awal perkembangan janin berlangsung. Dengan perkembangan tersebut, maka akab muncul gejala-gejala awal kehamilan yang kerap dialami oleh seorang wanita. Jika Anda mengalami gejala-gejala dibawah ini, maka dimungkinkan Anda hamil. Namun, gejala awal kehamilan tersebut pastinya berbeda pada setiap wanita. Berikut gejal awal yang umum dirasakan oleh wanita ketika terjadinya kehamilan.

  1. Terlambat menstruasi

Proses terjadinya kehamilan memang ditandai oleh terlambatnya siklus menstruasi pada wanita. Terlambat haid dapat mengindikasikan bahwa Anda hamil, namun jika Anda seseorang yang memang selalu terlambat hair, mungkin tanda ini bukan jawaban bahwa Anda hamil.

  1. Munculnya flek atau bercak darah

Ketika Anda mendekati siklus menstruasi, mungkin Anda tidak akan heran dengan munculnya flek ini. Karena ada sebagian wanita yang mengalami flek sebelum mereka menstruasi. Namun, jika flek ini tidak dilanjutkan dengan keluarnya darah haid, maka dimungkinkan Anda mendapatkan kehamilan.

  1. Payudara yang membesar

Memang, tanda awal kehamilan sama dengan tanda seorang wanita akan menstruasi. Begitu pula pada struktur payudara yang mulai membesar dan payudara terasa berat dan akan semakin membesar dari minggu ke minggu. Bahkan jika Anda menyentuhnya akan terasa menyakitkan. Perubahan ini dapat mengindikasikan bahwa Anda tengah hamil.

  1. Mual muntah dan tidak nafsu makan

Jika Anda mendadak merasa mual dan kehilangan nafsu makan bahkan muntah dimungkinkan ini awal tanda kehamilan. Namun, tidak setiap wanita mengalami hal ini.

  1. Ngidam

Jika Anda tiba-tiba ingin makan atau minum sesuatu yang bahkan sulit untuk mendapatkannya, namun setelah makanan dan minuman itu ada, Anda sama sekali tidak ingin memakannya. Indikasi ini dapat pula terjadi jika Anda sedang hamil.

Terdapat beberapa gejala dan tanda lainnya untuk mengindikasi bahwa seorang wanita tengah hamil. Namun, kami hanya menyebutkan tanda awal kehamilan yang umum dirasakan oleh setiap wanita. Sebaiknya Anda pergi ke dokter atau bidan setelah Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) sudah dapat dideteksi melalui urin.

 

Perkembangan Janin

BULAN KE 1

Sel telur yang telah dibuahi menjadi sekumpulan sel berbentuk bola yang menempel di dinding rahim. Kumpulan sel itu lalu berkembang bentuknya menjadi seperti udang sebesar beras. Di tahap ini tumbuh susuna saraf pusat dan jantung

BULAN KE 2

  • Umur kehamilan 6 minggu : terbentuknya tangan, kaki, otak dan organ-organ penting : seperti jantung, hati, ginjal dan limpa.

  • Umur kehamilan 7 minggu : terbentuknya otak dan mata

  • Umur kehamilan 8 minggu : terbentuknya struktur telinga, mata dan mulut

  • Umur kehamilan 10 minggu : jantung mulai berfungsi, terbentuknya paru-paru

    PESAN

  • Pada saat ibu menyadari tentang kehamilan ini, calon bayi sudah tumbuh cukup lama sehingga ibu perlu mengejar pemasukan zat gizi yang diperlukan antara lain : zat pembanguna, zat tenaga, zat pengatur/vitamin dan mineral utamanya zat besi.

  • Sebelum turun dari tempat tidur, makan sesuai, misalnya makan kue biskuit. (Baca Juga : Resep Kue Kering)

  • Makan porsi kecil tetapi sering, mudah dicerna tidak terlalu berbumbu dan banyak minum air buah segar

  • Pemberian zat besi tablet

Mengatasi keluhan hamil muda antara lain:

  • Dengan menyadari peristiwa kehamilan , adalah hal yang kodrati yang dialami oleh semua perempuan dan mohon kepada Tuhan semoga proses kehamilan berjalan lancar, selamat sampai masa persalinan dan nifas.

  • Hati-hati dengan pemberian obat-obatan yang dimakan untuk mengatasi keluhan pusing-pusing, pana dan sebagainya seperti : antalgin, tetracilin dan sebagainya, karena obat-obatan tersebut dapat berakibat pada

    pembentukan organ-organ tubuh vital.

    BULAN KE 3

Pada perkembangan janin 3 bulan, panjang embrio mencapai 5 cm dari kepala sampai pantat dan beratnya 14 gram (± sebesar sebutir telur ayam kampung). Wajah mulai terbentuk, hidung dan dagu bisa terlihat, kelopak mata bisa dibukan dan tertutup, bibir mulai mengisap-isap, kaki dan tangan sudah besar dan kecil, kuku jari-jari tangan terbentuk dengan baik, mulai menggengam jari-jarinya, alat kelamin mulai tampak, air kencing mulai di produksi.

Keluhan pada ibu hamil muda

Mual muntah dan pusing, tidak mau makan, lemas, meriang di pagi hari. Dalam keadaan berlanjut, kadang ibu memerlukan penanganan lebih lanjut. Keluhan-keluhan tersebut di atas adalah normal, hal ini timbul akibat adanya pengaruh perubahan-perubahan hormon kehamilan

PESAN

  • Karena pada triwulan I adalah fase terbentuknya organ-organ vital lainnya dan perkembangan otaknya, maka jangan sampai kurang mengkonsumsi zat pembangun, zat tenaga, zata pengatur, vitamin dan mineral utamanya zat besi. Makan makanan yang beraneka ragam dengan cukup kwalitas dan kwantitas dengan porsi kecil-kecil tetapi sering.

  • Bila keluhan-keluhan hamil muda belum bisa di atasi, segeralah menghubungi petugas kesehatan terdekat.

  • Dapatkan suntikan imunisasi TT – 2 dengan selang suntikan TT1+TT2 4-g Mg perikasa kehamilan minimal 1 kali selama triwulan I

  • Bahaya pada triwulan I adalah keguguran.

  • Pada wanita yang mudah keguguran, sebaiknya dinasehatkan supaya jangan melakukan bersenggama pada hamil muda dan dilakukan harus dengan hati hati.

BULAN KE 4

Pada perkembangan janin 4 bulan, bayi berkembang cepat, organ dalam terbentuk. Kuku jari tangan dan kaki bertumbuh. Saat usia janin 4 bulan tampak kurus karena belum ada lapisan lemak di dalam tubuhnya. Di akhir bulan rambut halus tumbuh di seluruh tubuh bayi

BULAN KE 5

Pada perkembangan janin 5 bulan, Bayi berkembang makin pesat. Panjangnya kini mencapai 13 cm. Ia kini memproduksi selaput putih yang melapisi tubuhnya dan melindungi kulitnya. Pada saat usia janin 5 bulan Rambut, alis dan bulu matanya tumbuh, indranya pun berkembang. Meski matanya terpejam, bayi dapat menangkap cahaya yang terang.

BULAN KE 6

Pada perkembangan janin 6 bulan, sistem pencernaan dan kekebalan tubuh semakin matang. Bayi mulai mengeluarkan air seni tanda sistem pencernaan mulai bekerja. Pada saat usia janin 6 bulan, kini sudah bisa mengontrol gerak tubuhnya dan anda bisa merasakannya bergerak, khususnya saat anda istirahat. Gerakan anda dan suara ramai bikin ia tidur.

BULAN KE 7

pada perkembangan janin 7 bulan, otak berkembang dengan cepat, panjang janin 35-38 cm, berat 1250 gram, dan janin bisa membuka dan menutup mata. Saat usia janin 7 bulan 96% dari semua janin telah berganti posisi, yaitu posisi kepala di bawah, organ-organ tubuh mulai sempurna. Berat janin bertambah dengan cepat (janin mulai melatih gerkan-gerakan bernafas, mengontrol suhu badan dan lain-lain). Bayi yang lahir pada masa ini memerlukan perawatan yang khusus di unit perawatan intensif untuk bertahan hidup kandungan. (Baca juga: usia kehamilan)

PESAN

  • Periksakan kehamilan minimal 1 kali pada bulan ke 7 dengan tujuan untuk mengetahui posisi kepala bayi apakah sudah benar atau tidak (persentasi kepala). Bila persentasi belum benar, ibu dinasehatkan melakukan upaya-upaya yang bisa membetulkan posisi, misalnya : ibu sering nungging.

  • Memperhatikan kosumsi makanan (kwalitas dan kwantitas) mengingat pada posisi kecil harus lebih sering karena perut ibu sudah terdesak rahim yang membesar.

  • Ibu dan keluarga dinasehatkan untuk merencanakan tempat persalinan dimana dan biaya yang diperlukan bila saat melahirkan memerulukan rujukan siapa yang memutuskan, transportasi dan lain-lain]

  • Ibu meulai berlatih mengejan.

BULAN KE 8

Pada perkembangan janin 8 bulan, gerakan bayi anda semakin terkordinasi, dan ia sudah bisa membukan dan menutup mata, juga merasakan rada manis dan asam. Pada saat hamil 8 bulan, kepala bayi anda mungkin ada di bawah, di posisi siap dilahirkan. Tapi posisi ini bisa berubah sewaktu-waktu.

BULAN KE 9

Bayi lengkap terbentuk dan ia kini bisa lahir kapan saja. Setiap minggu ia akan bertambah 225 gram. Lapisan lemak yang tebal mulai berkembang di bawah kulitnya, membuatnya tampak lebeih berisi, dan memberi cadangan energi untuk digunakan pada saat ia keluar dari rahim.

Perkembangan Janin Selengkapnya:

Perkembangan Janin Dari Bulan Ke bulan

Perkembangan Janin Dari Minggu Ke minggu

Video Perkembangan Janin

Loading...

Follow us