Penyakit Herpes | Jenis, Gejala dan Cara Pengobatan nya! Bidanku.com

Penyakit Herpes merupakan nama suatu kelompok  Virus Herpesviridae yang mampu membuat manusia terinfeksi. Infeksi virus herpes dapat ditandai dengan adanya lepuhan kulit serta kulit kering, yang muncul pada bagian tubuh. Jenis virus tersebut yang paling terkenal yaitu penyakit herpes simplex virus atau sering disebut dengan HSV. Penyakit Herpes tersebut mampu menyebabkan infeksi pada area mulut, wajah bahkan kelamin.

Herpes | Jenis, Gejala dan Cara Pengobatan nya! Bidanku.com

Apa yang dimaksud dengan herpes?

Herpes adalah suatu penyakit yang muncul dengan ditandai dengan adanya lepuhan kulit, berwarna merah yang berisi cairan.  Penyakit ini termasuk kedaam jenis penyakit yang berjangka panjang. Virus ini mampu bertahan di dalam tubuh pengidap nya seumur hidup. Beberapa obat yang alami maupun obat dari dokter, dapat meringankan gejala serta mempersingkat waktu penyembuhan nya.

Pembagian kelompok virus herpesviridae

Herpes terbagi menjadi beberapa kelompok. Lantas, apa saja kelompok dari virus tersebut? Berikut penjelasan nya.

  • Alfa Herpesvirus

Kelompok jenis virus ini mempunyai siklus hidup daam menggandakan diri secara pendek. Hal tersebut mampu berpotensi menjadi tersembunyi, bahkan infeksi dapat muncul kembali pada sel saraf. Contoh kelompok jenis ini adalah HSV tipe 1 dan 2, dan virus varicella zoster.

  • Beta Herpesvirus

Kelompok virus ini mempunyai siklus hidup penggandaan diru yang panjang. Infeksi ini akan berjalan secara lambat di dalam tubuh manusia. Contoh jenis virus kelompok ini adalah cytomegalovirus dan herpesvirus tipe 6 dan 7.

  • Gamma Herpesvirus

Contoh dari jenis infeksi virus ini adalah epstein barr virus serta human herpesvirus tipe 8.

Tahapan infeksi herpes

Kondisi ini biasanya muncul dan terjadi dalam beberapa tahapan. Berikut rincian tahapan dari infeksi tersebut.

  • Stadium Primer

Stadium primer dapat terjadi pada saat hari kedua sampai ke delapan setelah infeksi herpes terjadi. Gejala yang dimunculkan pada stadium ini adalah munculnya bister atau kulit melepuh. Kulit yang melepuh ukuran nya akan kecil-kecil namun sangat menyakitkan. Blister pada umum nya berisi cairan yang berwarna bening atau keruh.

Cairan tersebut akan pecah dan mampu menimbulkan luka yang terbuka. Pada area kulit yang melepuh akan berwarna kemerahan.

  • Stadium Laten

Pada staidum laten, gejala yang ditimbulkan pada stadium primer akan koreng serta mereda. Namun, pada stadium ini faktanya virus sedang menyebar ke saraf, berdekatan dengan saraf tulang belakang yang melalui kulit.

  • Stadium Peluruhan

Pada tahap stadium ini, virus akan menyebar serta berkebang biak, pada saraf organ tubuh di ujung-ujung nya. Pada tahap ini umum nya tidak ada gejala yang muncul dan dirasakan bagi penderitanya.

  • Stadium Rekuensi

Pada stadium rekuensi ini, blister yang terdapat pada kulit yang terjadi pada stadium pertama akan muncul kembali. Akan tetapi, pada umum nya tidak separah koreng dan lepuhan kulit sebelumnya. Gejala yang umum muncul adalah seperti adanya gata, kesemutan, serta rasa nyeri pada daerah yang terinfeksi pada stadium pertama.

Baca Juga : Mengatasi Penyakit Herpes Pada Anak

Virus Penyebab dan Gejala Herpes

Kelompok yang paling umum terjadi adalah kelompok alfa herpesvirus. Berikut kami rangkum penyebab serta gejala yang muncul.

HSV tipe 1

Herpes Simplex Virus tipe 1 ini adalah virus yang mampu menyebar dengan sangat cepat. Kondisi ini umum nya terjadi pada herpes oral atau mulut. Namun, herpes ini juga mampu menyebabkan terjadinya herpes genital atau kelamin. HSV dapat menular melalui kontak langsung dengan orang yang menderita penyakit tersebut.

Contohnya saat mencium bayi, penggunaan alat makan yang bersamaan, serta penggunaan kosmetik. HSV dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi, kepada orang yang sehat dengan tanpa adanya gejala apapun.

Gejala umum yang dapat ditimbulkan oleh herpes jenis ini adalah:

  • Adanya demam, nyeri pada otot, serta tubuh akan cepat lemas.
  • Muncul nya rasa gatal, nyeri terbakar, dan rasa seperti di tusuk pada area yang terinfeksi.
  • Munculnya lepuhan kulit yang akan pecar serta mengering dalam waktu beberapa hari
  • Blister yang pecah akan mengakibatkan luka yang nyeri.

HSV tipe 2

Herpes tipe ini adalah penyakit yang menyebabkan herpes genital atau kelamin. Virus ini mampu menyebar melalui kontak secara langsung dengan orang yang menderita luka. Dapat menular melalui hubungan seksual. Selain itu, virus ini mampu terlular dari ibu kepada bayi nya pada saat persalinan.

HSV tipe 1 dan HSV tipe 2 mampu menjadi infeksi laten pada sel saraf. Kondisi ini dapat muncul kembali saat penderita mengalami demam, stres, cedera bahkan mentruasi. HSV tipe 2 akan lebih mudah menginfeksi seseorang apabila:

  • Berjenis kelamin wanita
  • Sering bergonta-ganti pasangan seksual
  • Mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah
  • Mengalami penyakit seksual lain nya selain herpes
  • Melakukan hubungan seksual pada usia yang muda

Gejala yang mungkin muncul pada umumnya antara lain:

  • Adanya gatal
  • Rasa sakit sata buang air kecil
  • Keluar cairan dari vagina
  • Adanya benjolan pada area selangkangan
  • Adanya koreng menyakitkan pada area kemaluan, anus, pantat serta pada paha.
  • Pada pria, kondisi ini dapat menyebabkan kulit pada penis menjadi kering, gatal dan perih.

VZV

Varicella-zoster Virus ini merupakan jenis virus kelompok alfa herpesviridae. Virus ini yang menyebabkan adanya cacar air serta cacar ular. Cacar air mampu terjadi ketika virus ini menginfeksi seseoran anak saat pertama kalinya. Sedangkan virus zooster akan terjadi saat cacar air sudah sembuh akan tetapi masih ada virus tersebut di dalam tubuhna.

Virus tersebut bersifat laten dan akan muncul kembali. VZV pada umumnya menular melalui kontak langsung dengan orang yang menderita cacar air. Kondisi ini menimbulkan suatu bintil pada kulit penderita. Bintil tersebut berisi cairan yang merupakan perantara untuk penularan nya. Seseorang akan mudah terinfeksi apabila:

  • Berusia 12 tahun kebawah
  • Memiliki sistem imun yang bermasalah
  • Pernah kontak langsung dengan penderita cacar air
  • Bekerja di tempat yang khusus anak-anak
  • Tinggal bersama anak-anak

Herpes zoozter mampu terjadi pada siapa saja dan usia berapa saja. Terutama yang pernah mengalami cacar air sebelumnya.

Baca Juga : Waspada Penyakit Kulit Herpes Zoster

Diagnosis Herpes

Herpes dapat di diagnosis melalui pemeriksaan seluruh fisik terlebih dahulu. Dokter akan melakukan pengecekan koreng saat pemeriksaan fisik, serta menanyakan gejala. Selain itu, untuk membantu diagnosis dilakukan pemeriksaan tambahan seperti tes antibodi serta kultur virus herpes simplex.

Pencegahan Herpes

Beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus herpes dapat anda lakukan. Berikut langkah-langkah nya:

  • Hindari kontak fisik dengan orang lain, terutama kontak dengan koreng secara langsung akibat herpes
  • Cuci tangan dengan rutin
  • Mengoleskan obat antivirus
  • Hindari pemakaian barang yang menyebarkan virus, seperti alat makan.
  • Hindari beraktivitas seksual

Pengobatan herpes

Pengobatan herpes adalah terfokus kepada penghilangan blister, serta pencegahan penyebaran nya. Selain itu, pemberian oat-obatan antivirus juga mampu mengurangi terjadinya komplikasi akibat herpes tersebut. Beberapa obat-obatan antivirus yang dapat digunakan adalah:

  • Acyclovir
  • Valacyclovir
  • Famcyclovir

Namun, untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul beberapa tips dapat anda lakukan. Berikut tips nya:

  • Mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Kompres air hangat pada area kulit yang terinfeksi
  • Gunakan pakaian yang berbahan katun
  • Gunakan pakaian yang longgar
  • Menjaga area koreng tetap bersih dan kering

Jika beberapa pengobatan tersebut tidak berpengaruh terhadap penyembuhan, segera konsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply