7 Cara untuk Membantu Mengatasi Kemarahan Anak

2.  Mengawasi pengaruh media untuk meminimalisir kemarahan anak

Dimulai dari balita anda dapat mengenalkan beberapa sikap termasuk dalam mengendalikan kemarahannya. Bagi anda yang sedang mendapati anak sedang marah sebaiknya memberikan penjelasan dengan bijak, mendengarkan keluhan anak anda dan bukan menghakimi anak anda. Selanjutnya sifat pemarah bisa dikarenakan bentukan dari beberapa pengaruh luar keluarga termasuk lingkungan, pengaruh lingkungan sangat mudah sekali masuk di dalam diri anak mengingat beberapa perkembangan media yang semakin pesat jika tanpa bimbingan orang tua akan membentuk pribadi yang pemarah. Program televisi adalah salah satu contoh pengaruh lingkungan yang mudah dikenali, meskipun tv telah memberikan pemberitahuan berupa jenis acara seperti bimbingan orang tua, khusus remaja atau semua umur akan tetapi pada dasarnya beberapa acara sebut saja sinetron atau drama masih menyisakan beberapa adegan kemarahan sehingga anda harus menjelaskan maksud dari kemarahan itu.

3.  Mengendalikan kemarahan pada personil keluarga

Umunya anda akan terpancing emosi untuk marah ketika melihat anak anda berbuat di luar batas normal atau disebut sebagai anak nakal. Meskipun pada dasarnya kemarahan orang tua bisa terjadi karena beberapa alasan lainnya. Mengendalikan kemarahan dilingkungan keluarga termasuk di dalamnya individu yang di mulai dari anda sebagai orang tua ataupun saudaranya. Kemarahan batin seorang anak bisa saja terjadi sehingga anda harus menjadi pelindung dalam mengubah suasana hatinya kembali. Berikan contoh terbaik ketika menyelesaikan permasalahan di dalam keluarga, pertengkaran anda dengan suami bisa saja terjadi dan sebaiknya menghindari diri dari anak anda, selain membentuk pribadi yang pemarah juga akan membentuk anak yang stres berada dilingkungan keluarga.

4.  Tertawa obat terbaik untuk marah

Humor dapat dijadikan sarana untuk menjalin ikatan batin anda dan keluarga lainya. Dengan situasi tertawa lepas akan memudahkan anda dalam mengatasi beberapa kemarahan anak anda. Tentu saja bukan dengan humor yang memiliki pengaruh negatif seperti merendahkan orang lain, beberapa kegiatan kecil dengan mencoba untuk bermain bersama dengan mainan favoritnya kemudian anda sisipkan beberapa nasihat tetapi anda dapat membuatnya dalam keadaan santai sehingga lebih mudah menyisipkan humor. Tertawa juga bisa dengan membacakan buku dogeng dengan tokoh yang lucu kemudian anda menyuarakan suara yang berbeda-beda sesuai tokoh kartun. Sehingga kemarahan anak anda akan terkontrol melalui kebiasaan dalam menjaga kebersamaan dengan keluarga anda.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply