5 Kisah Anak Manusia yang Dibesarkan Oleh Binatang

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa binatang merupakan mahkluk yang tidak memiliki akal dan pikiran. Terlebih lagi jika kita membayangkan beberapa jenis binatang liar, pastinya hal yang ada di dalam pikiran kita yakni binatang-binatang tersebut akan melakukan berbagai macam hal untuk memuaskannya termasuk memangsa manusia. Hal tersebut memanglah benar adanya, terkadang naluri dari hewan tersebut membuat mereka tidak berfikir dua kali untuk melukai manusia.

Namun, siapa sangka dibalik itu semua ternyata binatang juga memiliki naluri yang sangat kuat dengan manusia, dimana naluri binatang-binatang tersebut justru menyelamatkan manusia dan memiliki kasih sayang yang besar terhadap manusia. Apakah anda pernah mendengar kisah tarzan yang hidup dihutan hanya bersama dengan binatang-binatang? nyata atau tidak nyata kisah tersebut membuktikan bahwa setidaknya ada sedikit naluri kebaikan hewan terhadap manusia.

Ada beberapa kisah nyata antara manusia dan binatang, dan ada diantaranya kisah tentang beberapa orang anak yang dibesarkan oleh binatang-binatang liar. Meskipun termasuk binatang liar tetapi mereka tidak pernah melukai sama sekali anak-anak manusia tersebut, dan justru mereka membesarkan anak-anak itu dengan kasih sayang.

Di bawah ini merupakan kisah anak manusia yang dibesarkan oleh binatang sebagaimana yang dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Dibesarkan Oleh Serigala

Serigala merupakan salah satu hewan yang hidup dihutan. Dan selama ini hewan yang satu ini selalu dianggap liar dan berbahaya untuk manusia. Namun, pada kenyataannya tidak semua srigala memiliki sifat yang seperti itu, karena pada tahun 2007 lalu beberapa orang petugas rumah sakit menemukan seorang anak laki-laki yang tinggal dengan kawanan serigala tepatnya di daerah Rusia Tengah. Paa saat ditemukan, anak tersebut memiliki ciri-ciri layaknya serigala, dimana ia memiliki cakar yang tajam, gigi tajam serta gaya berjalan yang sama seperti serigala.

Melihat hal seperti itu, kemudian pihak rumah sakit membawa anak tersebut ke rumah sakit. Anak itu kemudian diberi nama Lyokha. Lyokha diidentifikasi sebagai anak yang berusia 10 tahun, namun asal-usul anak itu tidak diketahui. Beberapa orang menduga bahwa Lyokha dibuang oleh orang tuanya paa saat dirinya masih bayi dan kemudian ditemukan oleh kawanan serigala yang kemudian mengasuh anak laki-laki tersebut. Karena hidup lama dengan kawanan serigala, Lyokha yang pada saat itu dibawa ke rumah sakit nampaknya tidak betah berada dekat dengan manusia. Belum tepat 24 jam berada di rumah sakit, anak tersebut melarikan diri.

Dibesarkan Oleh Monyet Hutan

Anak yang dibesarkan oleh monyet tersebut bernama John. Pada saat itu John yang mengalami trauma berat dan rasa takut yang mendalam kepada ayahnya, karena ayahnya tersebut telah membunuh ibunya. Karena rasa takut terhadap ayahnya tersebut John memilih untuk melarikan diri ke dalam hutan.

Menurut beberapa orang yang melaporkan kejadian John tersebut, beberapa tahun kebelakang tepatnya pada tahun 1991 John diketahui dirawat oleh sekelompok monyet hutan jenis velvet. Pada saat itu ada beberapa warga yang menyaksikan kejadian itu. Setelah melihat ada anak manusia yang tinggal di hutan dan dibesarkan oleh monyet, warga desa yang mengetahui kejadian itu kemudian membawa John pulang.

Namun, pada saat itu John menolak untuk diajak pulang. Karena khawatir akan keadaan John akhirnya para warga sedikit memaksa John hingga pada akhirnya ia bersedia untuk diajak pulang.

Pada sat itu, John kembali dan dirawat oleh manusia yang bersedia merawatnya. Karena diduga terlalu lama diasuh oleh monyet, John pada saat itu harus diajari kembali bagaimana berbicara dengan bahasa manusia. Tetapi siapa sangka, John yang sempat diasuh monyet tersebut memiliki suara yang merdu dan akhirnya ia pun bergabung dengan Pearl of Africa Children's Choir.

Dibesarkan Oleh Anjing

Pada beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2009 beberapa hal mengegerkan terjadi, salah satunya yaitu kejadian di kota Chita di Siberia. Pada saat itu ditemukan seorang anak perempuan berusia 5 tahun yang diketahui bernama Natasha merangkak serta meminum air tidak seperti anak 5 tahun pada umumnya. Natasha pada saat itu minum dengan menjulurkan lidahnya, serta merangkak layaknya seekor anjing. Saat diajak berkomunikasi ia pun justru malah menggonggong. Setelah dilakukan beberapa penyelidikan, diketahui anak tersebut dibesarkan oleh seekor anjing.

Pada saat itu polisi menemukan bahwa anak tersebut menghabiskan waktu sepanjang hidupnya hanya diruangan yang juga ditinggali oleh anjing juga kucing. Pada saat ditemukan, ia tidak bisa berbicara bahasa daerahnya. Menurut hasil penyelidikan pada saat itupun menunjukan bahwa orang tua gadis kecil tersebut yakni Victor Lozhkin da Yana Mikhailova selama 2 tahun lebih terakhir tidak bersama Natasha. Keduanya ditangkap karena terbukti melalaikan anak.

Dibesarkan Oleh Burung

6 tahun yang lalu yakni pada tahun 2008, ditemukan seorang anak berusia 7 tahun disebuah apartemen dengan 2 kamar tidur kecil. Anak tersebut diduga menghabiskan hidupnya bersama burung-burung liar, hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya ditemukan burung-burung liar diruangannya.

Ibu dari anak tersebut mengaku bahwa ia tidak pernah sama sekali berkomunikasi dengan anaknya tersebut dan ia memperlakukan anaknya layaknya hewan peliharaan. Pada saat ditemukan, kondisi anak tersebut sangat menghawatirkan dimana ia tidak bisa berkomunikas. Anak tersebut hanya bisa berkicau serta mengepakan tangannya seolah-olah ia seperti seekor burung yang memiliki sayap.

Diasuh Oleh Kambing

Pada tahun 2012 silam ditemukan seorang anak perempuan yang kekurangan gizi. Anak tersebut diketahui bernama Sasha. Menurut penyelidikan, Sasha selama ini disembunyikan dan ditinggalkan dengan sengaja oleh ibunya yang bernama Marina selama bertahun-tahun dalam sebuah ruangan kecil bersama seekor kambing.

Saat Sasha pertama kali ditemukan, ia pada saat itu menolak untuk dekat dengan manusia. Ia juga menolak untuk tidur dikasur, sebab ia hanya terbiasa tidur dilantai bersama kambing. Ketika makan pun ia tidak mau belajar makan seperti manusia, tidak hanya itu ia juga tidak mau belajar untuk menggunakan toilet.

Itulah 5 kisah tentang anak manusia yang dibesarkan serta diasuh oleh beberapa hewan. Sebenarnya dari dulu sampai sekarang kejadian seperti ini masih banyak terjadi diberbagai negara. Selain 5 kisah di atas juga, tentunya masih banyak lagi kisah manusia dan hewan yang lainnya.

Nah, melihat berbagai macam kisah tersebut maka sekarang kiat bisa menyimpulkan bahwa saling menghargai merupakan hal yang harus dilakukan terhadap sesama makhluk ciptaan tuhan, baik itu sesama manusia, hewan maupun makhluk yang lainnya. Karena dengan sikap saling menghargai tersebut maka kedamaian di dunia ini akan tercipta. Janganlah sekali-kali mengganggap rendah makhluk ciptaan tuhan, karena apapun dan bagaimana pun kondisi ciptaannya tentu saja tuhan menyimpan rencana lain dibalik itu semua.

Loading...

Follow us