data-ad-format="auto"

13 Tanda-Tanda Rahim Bersih Setelah Keguguran

Tanda-Tanda Rahim Bersih Setelah Keguguran - Jika seorang wanita telah mengalami keguguran, tentunya membuat rahim seorang wanita menjadi sedikit terganggu dan juga menyisakan kotoran hasil dari pembuahan embrio yang menempel di dinding rahim. Untuk itu, kami akan sajikan beberapa tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran yang wajib Anda ketahui.

Adakah wanita yang menginginkan keguguran terjadi itu terjadi? Tentunya, tidak ada satu wanitapun di dunia ini yang bahkan membayangkan keguguran itu terjadi pada saat masa kehamilannya. Mereka tentunya sangat menghindari keguguran itu terjadi di masa kehamilannya. Pasalnya, keguguran berarti hilangnya calon buah hati yang ada di dalam rahim kita yang seharusnya janin tersebut berkembang.

Keguguran dapat disebut sebagai teror yang begitu saja dapat terjadi pada setiap wanita yang tengah hamil. Keguguran yang terjadi tentunya dapat disebabkan oleh beberapa hal yang bahkan wanita tidak dapat menghindarinya. Faktanya, tidak setiap wanita dapat menghindarkan diri dari terjadinya keguguran. Hal ini disebabkan oleh keadaan tubuh dan juga rahim yang berbeda dari setiap wanita.

Tentunya, jika keguguran terjadi pada seorang wanita. Maka, ia akan mengalami beberapa fase yang mungkin dapat membuat seorang wanita merasa tidak nyaman. Belum lagi ia harus menjalankan proses kuretasi atau sejenisnya yang tentunya membuat seorang wanita merasakan sakit dan juga nyeri yang hebat. Pasalnya, jika tidak dilakukan tindakan kuretasi atau sebagainya, kotoran dan juga sisa janin di dalam rahim dapat menyebabkan penyakit seperti kanker dan juga penyakit rahim lainnya. Rahim yang sehat tentunya rahim yang bersih dari segala macam kotoran dan juga sisa-sisa yang menempel di dalamnya. Untuk itu, kami sajikan beberapa tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran yang memang sangat bermanfaat untuk Anda. Baca juga: 9 Cara Membersihkan Rahim Secara Alami Setelah Keguguran

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

 

Tanda-Tanda Rahim Bersih Setelah Keguguran

Jika seorang wanita pernah mengalami keguguran 1 kali tentunya ini menjadi tugas besar baginya untuk mengembalikan kondisi rahim seperti semula. Hal ini tidak lain bertujuan untuk mempersiapkan kembali kehamilan selanjutnya. Jika rahim sudah bersih tentunya seorang wanita sudah boleh menjalankan program hamil kembali.

Akan tetapi, jika rahim wanita belum bersih atau masih terdapat sisa-sisa kotoran, maka sebaiknya Anda menunda dulu kehamilan selanjutnya. Pastinya, pada kehamilan selanjutnya seorang wanita menginginkan kehamilan yang berjalan lancar dan berharap tidak akan terjadi keguguran untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, memang penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran yang tentunya menjadi acuan bagi Anda untuk melakukan program hamil kembali.

Pada umumnya, tindakan kuretasi dapat membersihkan sisa-sisa kotoran dan juga hasil pembuahan yang menempel di dinding rahim. Namun, jika seorang wanita yang keguguran tidak diberikan tindakan kuretasi atau hanya diberikan obat. Kemungkinan besar masih terdapat sisa-sisa embrio dan juga kotoran yang menempel di dinding rahim. Kotoran yang menempel inilah yang akan menjadi penyebab adanya penyakit lain yang mungkin timbul di dalam rahim.

Lihat juga: 18 Cara Merawat Payudara Setelah Melahirkan

Ada beberapa tanda yang dapat Anda identifikasi mengenai rahim yang sudah bersih dan juga siap untuk proses kehamilan selanjutnya. Jika terjadi pendarahan setelah keguguran, kemungkinan rahim memang sudah bersih. Namun, tetap saja Anda harus mengetahui tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran yang akan kami sebutkan di bawah ini!

1. Tidak adanya gumpalan darah

Rahim dikatakan bersih tentunya jika sudah tidak ada gumpalan darah yang keluar dari vagina. Sisa embrio yang sudah menempel di dinding rahim tentunya tidak dapat lepas secara langsung dan begitu saja. Akan tetapi, dibutuhkan waktu dan juga tindakan untuk membuatnya terlepas dari dinding rahim.

Tentunya, jika Anda mengalami keguguran, perhatikan darah yang keluar dari dalam serviks Anda. Apakah masih terdapat gumpalan atau darah seperti saat menstruasi. Tekstur darah yang keluar dari vagina tentunya menjadi tanda apakah embrio dan sisa-sisa kehamilan sudah keluar ataukah belum. Jika Anda menemukan tekstur darah yang menggumpal dari dalam serviks tentunya dapat diindikasikan bahwa proses pembersihan belum selesai. Untuk itu, diperlukan tindakan khusus untuk wanita yang sudah mengalami keguguran yaitu dengan mengonsumsi daun rebusan sirsak dan juga air kelapa muda. Dengan meminum ramuan tersebut tentunya Anda dapat membantu membersihkan rahim secara alami tanpa dengan konsumsi obat-obatan.

2. Siklus menstruasi teratur

Hal yang wajar jika seorang wanita mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur pasca terjadinya keguguran. Ini berarti rahim belum sempurna dan masih dalam proses pembersihan. Jika Anda mengalami siklus menstruasi yang sudah teratur pasca keguguran, tentunya ini menjadi tanda bahwa rahim Anda sudah bersih dan juga normal kembali.

Siklus menstruasi yang teratur berarti rahim sudah siap untuk proses kehamilan kembali. Akan tetapi, jika Anda tidak mengalami siklus menstruasi bahkan tidak menstruasi sama sekali selama 3 bulan bahkan terjadi pendarahan selama 1 bulan. Alangkah baiknya, jika Anda berkonsultasi ke dokter dan juga tenaga medis untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam rahim. Jika hal tersebut terjadi tentunya ini menjadi salah satu indikasi bahwa adanya gangguan di dalam rahim Anda yang sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

3. Tidak merasa sakit pinggang

Tidak dapat dipungkiri bahwa wanita yang telah mengalami keguguran akan merasakan sakit pada area pinggang. Jika hal ini dirasakan oleh seorang wanita pasca tindakan kuretasi, ada kemungkinan kotoran dan juga sisa kehamilan masih ada dan belum keluar dari dalam rahim.

Hal pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan berkonsultasi pada dokter kandungan Anda. Dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah berbahaya atau tidak rasa sakit yang timbul pada area pinggang tersebut. Bagaimanapun juga rasa sakit pada area pinggang akan membuat seorang wanita merasa sangat tidak nyaman. Atau dengan cara lain, Anda dapat mencari cara dan juga alternatif pengobatan secara tradisional yang mungkin dapat membantu Anda untuk membersihkan rahim. Jika rasa nyeri tersebut berlebihan, maka ini dapat mengindikasikan bahwa adanya gejala kista dan juga ginjal di dalam rahim.

4. Tidak merasa sakit pada perut

Rasa nyeri yang berasal dari perut tentunya disebabkan oleh rahim yang mengalami gangguan. Hal ini dikarenakan adanya kontraksi yang terjadi di dalam rahim akibat terjadinya keguguran. Jika Anda mengalami sakit perut dan juga mulas-mulas pasca keguguran, itu berarti rahim Anda belum bersih dan juga masih ada yang tersisa di dalam rahim.

Rasa sakit yang timbul dari dalam rahim tentunya dapat diobati dengan cara yang alami. Anda juga tentunya dapat mengonsumsi obat antibiotik aman yang harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan juga tenaga medis. Terlebih jika Anda merasakan rasa sakit yang hebat disertai dengan haid yang tidak teratur.

5. Tidak pusing

Pendarahan yang terjadi pada seorang wanita yang mengalami keguguran tentunya dapat membuat seorang wanita merasa pusing. Rasa pusing yang dialami oleh seorang wanita memang sangat biasa dan juga wajar terjadi pasca keguguran. Hal ini dikarenakan darah keluar terlalu banyak.

Rasa pusing yang kerap menyerang wanita setelah keguguran tentunya menjadi indikasi bahwa adanya kotoran yang menempel dan juga rahim yang belum bersih. Bisa juga diakibatkan oleh placenta embrio yang masih tersisa di dalam rahim. Cara yang alami juga dapat Anda lakukan dengan cara mengonsumsi madu, minyak zaitun, kapsul kulit manggis dan juga air godokan asam jawa.

6. Tidak merasa mual

Di dalam tubuh seorang wanita tentunya terdapat sebuah hormon HCG yang ikut andil dalam proses kehamilan. Rasa mual kerap menyerang wanita pasca keguguran juga dapat disebabkan adanya gangguan hormon di dalam rahim. Jika Anda kerap merasa mual pasca keguguran, maka berarti rahim Anda belum bersih dengan sempurna.

Jika Anda sudah tidak merasakan mual, ini menjadi sebuah pertanda bahwa rahim sudah kembali bersih. Konsultasikan kepada dokter dan juga tenaga medis untuk mendapatkan perawatan. Tentunya, tenaga medis akan memberikan obat dan juga cara untuk menghilangkan rasa mual tersebut.

7. Tidak ada hormon HCG di dalam tubuh

Hormon ini tentunya dapat diindentifikasi jika seorang wanita hamil bahkan juga keguguran. Jika masih terdapat hormon HCG di dalam tubuh wanita setelah proses kuretasi, itu berarti bahwa rahim Anda belum sepenuhnya bersih. Hormon HCG dapat diidentifikasi dengan cara dilakukan sebuah tes dengan bantuan test pack.

Jika Anda mendapatkan hasil dari tes kehamilan tersebut positif, maka dapat dipastikan bahwa rahim belum bersih. Akan tetapi, jika hasil tes pack negatif, itu berarti rahim Anda sudah tidak ada hormon HCG dan rahim Anda sudah bersih. Dengan kondisi tersebut tentunya Anda dapat mempersiapkan kembali kehamilan selanjutnya.

8. Suhu tubuh sudah normal

Seorang wanita yang mengalami keguguran tentunya dapat membuat suhu tubuh wanita menjadi tidak normal. Biasanya, wanita yang mengalami keguguran mengalami peningkatan dan juga penurunan suhu tubuh. Tidak jarang wanita pasca keguguran yang merasakan demam dan juga pingsan secara mendadak.

Tentunya, jika seorang wanita mengalami demam lebih dari 3 hari, alangkah baiknya Anda untuk berkonsultasi dengan dokter. Jika rahim belum bersih dan juga kembali sempurna, maka suhu tubuh tidak akan normal dan akan mengalami naik turun suhu tubuh.

9. Darah yang keluar berkurang

Seorang wanita mengalami keguguran tentunya akan terjadinya pendarahan yang keluar dari serviks. Banyak atau tidaknya darah yang keluar dari serviks tentunya dapat menjadi indikasi apakah rahim sudah bersih ataukah belum. Jika Anda mengalami pendarahan dalam jangka waktu tertentu, lalu darah yang keluar sudah sedikit. Maka dapat menjadi pertanda bahwa rahim Anda sudah bersih kembali.

Akan tetapi, jika Anda mengalami keguguran, namun darah yang keluar dari serviks sedikit. Ini juga dapat menjadi tanda adanya sebuah masalah yang terjadi di dalam rahim. Pendarahan yang sedikit pasca keguguran tentunya harus diwaspadai. Hal ini dikhawatirkan darah di dalam rahim menggumpal dan juga menempel sehingga sulit untuk keluar. Dengan kondisi tersebut, lebih baik Anda berkonsultasi ke dokter kandungan dengan pemeriksaan USG agar dapat melihat jelas apa yang sebenarnya terjadi di dalam rahim.

10. Sudah tidak merasa lemas

Rasa lemas yang kerap menyerang wanita pasca keguguran tentunya menjadi hal yang cukup wajar. Bahkan terdapat beberapa wanita yang bahkan tidak dapat berdiri sama sekali pasca terjadinya keguguran. Kondisi ini tentunya diakibatkan oleh banyaknya darah yang keluar dari dalam rahim.

Jika Anda masih merasa lemas, itu berarti rahim Anda belum bersih dan masih mengalami pendarahan. Anda tentunya dapat mengatasi kondisi tersebut dengan banyak makan dan juga minum serta konsumsi air kelapa atau minuman yang mengandung elektrolit. Kandungan elektrolit di dalam air kelapa tentunya dapat membuat tubuh menjadi lebih kuat dan juga lebih segar. Selain itu, air kelapa dapat melancarkan pendarahan setelah terjadinya keguguran. Indikasi yang paling mudah tentunya jika tubuh Anda sudah tidak lemas, itu berarti rahim Anda sudah bersih dan sudah aman.

11. Mulut rahim sudah menutup

Untuk mengetahui apakah rahim sudah bersih atau belum, caranya cukup mudah. Pendarahan yang terjadi pasca keguguran dapat ditandai dengan menutupnya mulut rahim. Jika mulut rahim belum menutup itu artinya rahim belum bersih dan kemungkinan dapat terjadi pendarahan kembali.

Untuk dapat mengetahui kondisi tersebut tentunya Anda dapat memeriksakan diri Anda ke dokter kandungan dan juga bidan. Dengan begitu tim medis akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah mulut rahim sudah menutup ataukah belum. Jika sudah mendapatkan hasil dengan mulut rahim yang menutup, itu berarti rahim Anda sudah bersih dan juga siap untuk melakukan program hamil kembali.

12. Tidak ada cairan yang menyengat

Tidak heran jika pasca keguguran, seorang wanita akan mendapat bau yang cukup menyengat yang keluar dari serviks. Cairan bau tersebut tentunya dihasilkan dari sisa-sisa kehamilan seperti placenta dan juga air ketuban. Bau yang cukup menyengat tersebut tentunya membuat seorang wanita merasa sedikit tidak nyaman.

Jika bau yang menyengat tersebut sudah tidak ada, maka dapat dipastikan bahwa rahim sudah bersih dan juga normal kembali. Aroma bau yang menyengat sebenarnya dapat diatasi dengan cara meminum jamu peluntur yang aman atau juga air kelapa untuk memperlancar darah agar keluar dengan cepat. Juga dapat membersihkan rahim secara total tanpa adanya bau yang cukup menyengat.

13. Mood yang baik

Bagaimanapun juga pasca keguguran, seorang wanita akan mengalami tingkat stres dan juga mental yang terganggu. Hal ini disebabkan oleh guncangan mental yang cukup mengganggu akibat gagalnya kehamilan. Tentunya, ini menyebabkan mood seorang wanita menjadi tidak baik.

Tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran juga dapat diindikasi dengan mood wanita yang sudah kembali normal. Jika mood pada wanita belum baik, maka dapat dipastikan masih adanya hormon dan juga sisa-sisa kehamilan yang menempel di dalam rahim. Jika sebaliknya, mood pada wanita sudah kembali normal, maka sudah dapat dipastikan bahwa rahim sudah kembali bersih dan juga sempurna.

Tentunya, membersihkan rahim pasca keguguran menjadi sebuah kewajiban bagi Anda. Hal ini dikarenakan rahim yang kotor dan juga meninggalkan sisa-sisa kehamilan dapat menyebabkan timbulnya suatu penyakit di dalam rahim. Memang sangat penting bagi Anda untuk melakukan suatu pembersihan rahim guna mempersiapkan kembali kehamilan selanjutnya.

Demikianlah beberapa tanda-tanda rahim bersih setelah keguguran yang memang harus Anda ketahui. Dengan begitu, Anda dapat mengenali apakah rahim Anda sudah bersih ataukah belum pasca terjadinya keguguran. Satu hal yang pasti rahim yang sudah bersih dapat dengan mudah mendapatkan kehamilan kembali. Semoga bermanfaat!

Loading...

Follow us