12 Penyebab Kanker Usus Ternyata Berawal Dari Gaya Hidup Anda!

5/5 (1)

Kanker memang memiliki berbagai jenis yang dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh. Kanker terkenal sebagai penyakit yang paling mematikan. Sebagian besar penderita kanker tidak berhasil dalam melawan penyakitnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa berbagai jenis penyakit kanker memang menjadi penyebab dari meninggalnya seseorang baik kanker stadium awal maupun stadium akhir.

Seperti salah satu jenis kanker usus besar yang tercacat telah menewaskan sebanyak 655.000 orang di seluruh dunia. Kanker usus atau yang dikenal dengan kanker kolon ini tentunya menyerang usus besar yang menjadi bagian terakhir dari sistem pencernaan pada tubuh manusia. Pada umumnya, penyakit kanker usus ini dapat menyerang segala jenis usaha, namun sebagian besar penderita dari kanker usus berusia di atas 60 tahun.

Penyakit kanker usus yang terjadi pada manusia dengan tingkat stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala yang signifikan dan lebih tidak menimbulkan gejala sama sekali. Kondisi inilah yang membuat stadium penyakit kanker usus besar menjadi meningkat hingga stadium akhir. Maka dari itu, memang sangat penting bagi Anda untuk mewaspadai jika adanya gejala dan juga tanda dari kanker usus besar yang kemungkinan menyerang Anda.

Penyebab Kanker Usus Besar

Sebagian besar kanker usus besar berawal dari terbentuknya gumpalan-gumpalan kecil yang dikenal dengan istilah polip adenoma. Gumpalan ini akan menyebar secara tidak terkendali seiring dengan berjalannya waktu. Kanker usus besar juga dapat terjadi ketika adanya mutasi genetik dimana sel-sel DNA yang ada pada area tubuh tumbuh tidak terkendali dan bersifat merusak.

Pada penderita kanker usus besar pertumbuhan sel tersebut tentunya berawal dari pertumbuhan sel abnormal yang terjadi pada lapisan usus bagian dalam. Namun kemudian menjalar dan merusak sel-sel lain  di dekatnya  sehingga sel-sel baik yang ada di dalam tubuh bisa  mati dan juga hancur sehingga tergantikan dengan sel-sel yang kanker tersebut. Dalam hal ini mutasi genetik dapat disebut faktor keturunan. Dengan arti lain, seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker usus besar akan memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan dengan anggota keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit kanker usus besar.

Setidaknya terdapat 2 jenis kanker usus besar yang diduga bersifat genetik, diantaranya:

Familial adenomatous polyposis (FAP)

Jenis penyakit kanker yang pertama dapat dikatakan sebagai penyakit yang langka terjadi pada manusia. Jenis penyakit ini disebabkan oleh munculnya ribuan benjolan kecil yang ada pada dinding usus besar dan juga rektum. Seseorang yang mengalami FAP ini memiliki risiko yang berkali-kali lipat menderita kanker usus besar sebelum usia 40 tahun.

Hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC)

Jenis kanker yang selanjutnya ialah  sebuah kelainan yang dikenal dengan istilah sindrom Lynch. Pada seseorang yang menderita sindrom Lynch ini memiliki risiko mengidap kanker usus besar sebelum berusia 50 tahun.

Usia

Faktor utama yang menjadi salah satu penyebab kanker usus besar ialah usia. Hal ini dikarenakan usia menjadi pacuan ketika seseorang menderita suatu penyakit. Dalam hal ini tentunya usia berkaitan dengan penyebab kanker usus. Meskipun tidak secara langsung, namun seiring dengan bertambahnya usia, tentunya Anda bisa memiliki risiko terkena kanker usus. Penyakit kanker usus ini banyak menyerang manusia yang sudah berusia lanjut yakni sekitar 50 tahun atau lebih. Satu dari empat orang yang memiliki polip tentunya akan memicu terjadinya peningkatan risiko penyakit kanker.

Diabetes

Penyakit kanker usus juga berkaitan dengan terjadinya penyakit lain yang ada pada tubuh manusia. Seperti sebuah studi yang telah diterbitkan di dalam Jurnal Gastroenterology yang menemukan bahwa ketergantungan insulin memiliki kontribusi yang besar terhadap perkembangan kanker usus besar di dalam tubuh. Setidaknya diketahui penderita diabetes sekitar 40% akan memiliki potensi yang lebih besar terkena kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki penyakit diabetes.

Konsumsi alkohol yang berlebih

Faktor selanjutnya yang bisa memicu terjadinya kanker usus besar ialah alkohol. Seperti yang kita tahu bahwa alkohol mengandung zat yang berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Menurut sebuah penelitian, alkohol terbukti dapat meningkatkan risiko terkena kanker kolorektal. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda menghindari untuk tidak mengonsumsi alkohol secara berlebih karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker usus besar pada Anda.

Faktor genetik                                       

Faktor selanjutnya yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar ialah faktor genetik. Faktor ini dapat disebut juga dengan faktor keturunan. Setidaknya para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 25% orang yang menderita penyakit kanker usus besar disebabkan oleh faktor genetik. Penyebab faktor genetik yang paling sering terjadi yakni kedua jenis kanker usus besar yang sudah kami sebutkan di atas yakni FAP dan HNPCC.

Radang usus

Tidak menutup kemungkinan bagi penderita kanker usus besar berawal dari penyakit radang usus. Penyakit radang usus ini tentunya ditandai dengan kondisi penyakit Chron dan ulcerative colitis yang dapat meningkatkan risiko terkenanya kanker kolorektal. Pada umumnya, semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus, maka semakin besar pula kesempatan terkena kanker kolorektal.

Lingkungan

Secara tidak langsung lingkungan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam memicu seseorang mengalami kanker usus. Lingkungan memang membentuk dimana perkembangan kanker usus bisa saja terjadi. Seperti misalnya dimana Anda tinggal, apa pekerjaan Anda, siapa yang ada di sekitar Anda hingga gaya hidup orang terdekat Anda. Semua faktor tersebut tentunya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam memicu terjadinya kanker usus.

Makanan tidak sehat

Kriteria dari jenis makanan tidak sehat ini tentunya sangat kompleks dan juga beragam. Berbagai jenis makanan junk food dan juga fast food memang memiliki peranan yang cukup besar dalam menyebabkan penyakit kanker usus besar. Terlebih jika Anda terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan juga lemak tentu akan sangat memicu tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh Anda. Jenis makanan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya kanker usus besar ialah makanan dengan rendah serat dan tinggi kadar lemak jahat menjadi satu penyebab dimana risiko penyakit kanker usus besar menjadi meningkat.

Kurang berolahraga

Olahraga memang menjadi satu kata yang sangat mudah untuk diucapkan, namun sangat sulit untuk dilakukan. Penyakit kanker usus besar juga bisa terjadi karena tubuh Anda kurang bergerak. Sebuah penelitian tentunya telah membuktikan bahwa gaya hidup memang memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perkembangan kanker usus besar. Olah tubuh memang sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kanker usus besar karena dapat mengatasi berbagai masalah penyakit lainnya.

Radikal bebas

Penyebab kanker usus besar selanjutnya yang terjadi pada seseorang tentunya dapat disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas ini dapat berasal dari mutasi DNA akibat perubahan gaya hidup yang Anda jalankan serta paparan faktor eksternal dari rutinitas kita sehari-hari. Radikal bebas di sini tentunya dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti lingkungan yang membuat Anda selalu terpapar zat kimia atau udara yang Anda hirup sehari-hari tidak memiliki kriteria yang sehat.

Gejala Kanker Usus Besar

Setiap penyakit dapat terdeteksi ketika menimbulkan suatu tanda dan juga gejala-gejala tertentu. Begitupula dengan penyakit kanker usus besar yang dapat diketahui dengan melihat beberapa tanda dan juga gejala-gejalanya. Meskipun pada kanker usus besar stadium awal tidak terdapat beberapa gejala yang signifikan, namun jika kanker usus tersebut telah meningkat. Maka, akan menimbulkan beberapa gejala yang dapat dengan mudah dideteksi. Berikut ini beberapa gejala yang timbul jika seseorang menderita penyakit kanker usus besar, diantaranya:

– Tubuh akan mudah terasa lelah

– Terjadi konstipasi yang cukup hebat

– Nafsu makan yang menurun

– Menurunnya berat badan

– Meningkatnya frekuensi buang air besar atau diare

– Adanya darah pada feses bahkan pendarahan pada anus

– Terjadinya rasa nyeri dan juga kram yang terjadi pada bagian perut

– Tekstur feses dan juga kotoran akan bertambah keras sehingga sangat sulit ketika Anda buang air besar. Kondisi inilah yang membuat Anda mengalami sembelit atau bertambah cair (diare)

– Terjadinya perut kembung

– Berubahnya kebiasaan buang air besar yang berlangsung selama beberapa hari seperti sembelit, diare dan feses yang pendek

– Anus berdarah

– Tubuh akan mudah lelah dan lemah

– Penurunan berat badan secara tidak sengaja

– Terdapat darah yang ada di feses sehingga membuatnya tampak gelap

Gejala yang telah kami sebutkan di atas tentunya tidak semua dialami oleh penderita kanker. Namun, hanya sebagian lain yang merasakan beberapa gejala yang ada di atas. Akan tetapi, hampir semua orang mengalami yang namanya nyeri pada bagian perut dengan frekuensi buang air besar yang bermasalah. Gejala kanker usus besar yang telah menyebar lebih luas (metasis) tergantung dimana lokasi kanker dan juga ukuran lokasi tumor yang ada di dalam tubuh. Pasien kanker usus besar banyak yang tidak menyadari adanya gejala kanker usus besar sebelum ia didiagnosis.

Berikut ini beberapa gejala yang mungkin akan dirasakan oleh penderita kanker usus besar jika gejala kanker tersebut sudah menyebar, diantaranya:

– Jika tulang terpengaruh, maka gejala yang dirasakan meliputi fraktur, nyeri, sembelit dan juga menurunnya kewaspadaan akibat kadar kalsium yang terlalu tinggi.

– Jika paru-paru mulai terpengaruh, maka gejala tersebut meliputi sesak napas, batuk, nyeri pada bagian dada, sulit bernapas dan juga merasakan kelelahan ekstrim.

– Jika hati yang telah terpengaruh, maka gejala yang bisa terjadi seperti kelelahan ekstrim, mual, pembengkakan pada telapak kaki dan juga tangan, peningkatan ketebalan perut serta munculnya kulit gatal dan menguning.

– Jika yang terpengaruh ialag kelenjar getah bening di perut, gejala yang bisa Anda rasakan yakni perut kembung, bengkak dan juga hilangnya nafasu makan.

– Jika sel kanker sudah menyebar pada otak dan juga saraf tulang belakang, maka gejala yang dapat Anda rasakan yakni rasa nyeri, sakit kepala, kehilangan memori, sulit berbicara, sulit bergerak, kejang, penglihatan menjadi kabur dan juga ganda, bahkan beberapa orang mengalami linglung.

Penyebab selanjutnya yang bisa menjadi faktor risiko terjadinya penyakit ginjal dikarenakan bertambahnya usia. Pada umumnya, usia yang sangat berpengaruh dalam memicu timbulnya penyakit ginjal yakni usia 40 tahun ke atas. Namun, bukan berarti usia muda tidak akan terserang dengan penyakit ginjal. Hal ini tentunya berhubungan dengan gaya hidup dan juga kebiasaan yang Anda lakukan.

Itulah  beberapa hal yang perlu  Anda ketahui mengenai  penyebab kanker usus besar serta beberapa fakta yang belum banyak diketahui oleh sebagian besar orang. Maka dari itu, tetaplah jaga kesehatan Anda dengan menerapkan pola hidup sehat dan jauhi hal-hal yang bisa menyebabkan penyakit kanker usus besar menyerang Anda. Semoga bermanfaat!

 

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel