12 Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Manfaat Madu Untuk Kesehatan – Siapa yang tidak kenal madu? Madu merupakan cairan manis alami yang dihasilkan oleh lebah. Selain dijadikan sebagai pemanis alami, madu juga dikenal manfaatnya baik untuk kesehatan atau kecantikan.

Pada madu terdapat beberapa kandungan di antaranya yaitu air, antioksidan, gula, fenolat, flavonoid, vitamin C, vitamin E, asam amino dan mineral seperti zat besi dan zinc. Madu digunakan sebagai obat alami pada tahun 2000 SM. Madu pada awalnya digunakan untuk pengobatan tradisional Tiongkok oleh seorang dokter.

Manfaat madu untuk kesehatan yang terkenal di antaranya yaitu mengobati batuk, asma, alergi dan berbagai permasalahan pada kulit. Namun, selain itu ada beberapa manfaat madu lainnya untuk kesehatan. Apa saja manfaat madu untuk kesehatan? Untuk mengetahuinya anda bisa simak pada pembahasan di bawah ini.

Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Ada beberapa manfaat madu murni untuk kesehatan yang akan anda dapatkan. Adapun manfaat madu untuk kesehatan di antaranya seperti berikut ini.

1. Menyeimbangkan Kadar Kolesterol

Seperti yang kita ketahui, dalam tubuh kita terdapat dua jenis kolesterol, yakni kolesterol jahat atau LDL dan kolesterol baik atau HDL. LDL memiliki risiko untuk kesehatan jantung. Di samping itu tubuh memerlukan LDL dalam jumlah yang cukup.  Nah, dengan mengonsumsi madu diketahui kadar LDL dalam tubuh yang berlebih dapat berkurang, efeknya kolesterol baik akan menjadi meningkat.

Berdasarkan sebuah studi membuktikan tentang manfaat madu dengan 55 pasien sebagai sampelnya. Setiap pasien rata-rata mengalami penurunan kadar LDL sebesar 5,8 persen dan HDL mengalami peningkatan sebesar 3,3 persen. Nah, meskipun memiliki cita rasa yang manis, namun madu dapat membantu menurunkan atau mengurangi berat badan sebanyak 1,3 persen. ( Baca juga : Manfaat Jeruk Nipis )

2. Kesehatan Pencernaan

Para peneliti menilai bahwa madu bisa membantu refleks asam yang dapat menyebabkan mulas. Selain itu, madu juga bisa menenangkan iritasi pada kerongkongan. Jika dibandingkan dengan susu, memanfaatkan madu untuk menenangkan lapisan lambung yang luka lebih efektif. Madu memiliki sifat antibakteri  yang akan dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh untuk melindungi sistem pencernaan dan lambung dari kuman yang berbahaya.

Untuk mendapatkan manfaatnya, anda bisa mencampurkan madu asli sebanyak 1 sendok makan dengan air hangat sebanyak satu cangkir. Dalam mengonsumsi air madu hangat sebaiknya ketika pagi hari saat bangun tidur dan perut dalam keadaan kosong, untuk membantu membersihkan sistem pencernaan, memberikan energi bagi tubuh dan menghangatkan tubuh.

3. Meredakan Batuk

Batuk merupakan refleks yang umum terjadi untuk melindungi paru-paru. Dengan batuk saluran udara akan dibersihkan dari iritan seperti lendir, asap dan membantu mencegah infeksi. Hanya saja, jika batuk terjadi dengan berkepanjangan akan menimbulkan efek samping yang berbahaya jika tidak segera ditangani.

Untuk mengatasi batuk itu sendiri anda bisa melakukan perawatan alami di rumah. Salah satu bahan alami yang bermanfaat untuk mengatasi batuk yaitu madu. Berdasarkan beberapa penelitian menyatakan bahwa madu yang memiliki cita rasa manis akan memicu produksi lendir dan air liur. Dimana hal ini akan membuat tenggorokan anda basah dan batuk dapat diredakan. Mengonsumsi madu ketika malam hari atau sebelum tidur dapat membantu mengurangi batuk yang dialami oleh orang dewasa, serta anak-anak yang usianya 2 tahun lebih.

4. Mengobati Luka

Manfaat madu untuk kesehatan yang lainnya yaitu dapat dimanfaatkan untuk mengobati luka. Sejak dulu madu sering dimanfaatkan sebagai obat alami untuk membantu mengobati luka yang terdapat pada kulit. Berdasarkan para ahli, madu tinggi akan kandungan gula, air dengan kadar yang rendah, serta tingkat keasaman yang dapat mencegah tumbuhnya mikroba.

Madu Manuka memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri  dan  antioksidan. Dimana karena memiliki tiga sifat tersebut madu Manuka menjadi salah satu terapi untuk perawatan luka yang disetujui Food and Drug Administration (FDA). Saat madu jenis ini dioleskan pada kulit atau luka, enzim yang terkandung pada madu yang disebut dengan oksidase glukosa akan menjadi rusak. Akan terjadi pelepasan hidrogen peroksida yang akan menghilangkan aktivitas bakteri pada bagian kulit yang sudah dioleskan.

Selain itu, pada madu Manuka juga terdapat bioktifitas yang akan membuat respon imun terangsang. Hal ini menjadikan madu tersebut dapat mendorong tumbuhnya jaringan dalam memperbaiki luka, menekan terjadinya peradangan.

Hanya saja, tidak semua jenis madu dapat memberikan manfaat. Baik untuk merawat luka atau kesehatan yang lainnya. Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan madu dengan nektar dari Rhododendron. Pasalnya pada madu ini terkandung racun yang akan memicu terjadinya sakit pada dada, gangguan pada irama jantung, serta tekanan darah menjadi rendah. Mengenai manfaat madu untuk merawat luka atau mengobati luka, untuk lebih jelasnya anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum menggunakannya.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Madu juga ternyata memiliki manfaat yang baik untuk mengatasi penyakit diabetes. Berdasarkan beberapa penelitian menyatakan bahwa konsumsi madu setiap hari bisa membantu menurunkan gula darah penderita diabetes. Selain itu, madu juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan kadar kolesterol penderita diabetes. Hanya saja, sejauh ini masih membutuhkan penelitian lebih jauh untuk mengetahui madu jenis apa yang memiliki manfaat paling bagus untuk mengatasi kondisi ini.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Setiap orang tentu ingin senantiasa sehat. Kondisi sistem kekebalan tubuh harus baik untuk mendukung tubuh agar tetap sehat. Pasalnya, jika sistem kekebalan tubuh anda lemah maka anda  akan rentan sakit. Tidak hanya itu, lemahnya sistem kekebalan tubuh bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya.

Sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar anda tetap sehat. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dimana salah satu caranya yaitu rutin minum madu setiap hari sebelum anda tidur. Untuk mendapatkan manfaatnya, anda bisa meminum madu secara langsung atau diseduh terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat. Madu mengandung nutrisi yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, nutrisi pada madu juga bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Hal yang perlu anda ingat, meskipun madu memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan, namun jumlah yang dikonsumsinya harus tetap diperhatikan. Hindari mengonsumsi madu dalam jumlah berlebihan.

Jangan hanya mengandalkan madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, karena harus diimbangi dengan konsumsi makanan sehat yang lainnya. Anda juga harus memenuhi waktu istirahat dan olahraga yang cukup. Penting juga untuk mengelola stres dengan baik.

7. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Madu memiliki manfaat yang baik untuk hati, sehingga ketika malam hari dapat memproduksi glikogen yang cukup. Ketika anda mengonsumsi madu sebelum tidur, maka otak akan mencari sumber energi. Selain itu, madu bermanfaat untuk membantu otak agar kadar insulin meningkat yang dapat mengeluarkan triptofan bagi otak. Dimana triptofan ini akan diubah menjadi melatonin. Melatonin ini yang bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta kembali membangun jaringan pada saat tidur. Efeknya saat bangun dipagi hari tubuh akan menjadi lebih bugar dan segar.

8. Menurunkan Berat Badan

Setiap orang tentu ingin memiliki tubuh yang ideal. Selain dapat menunjang penampilan, memiliki tubuh yang ideal akan menghindarkan anda dari berbagai masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat kegemukan.

Ketika sedang menjalankan program diet, anda mungkin menghindari beberapa makanan tertentu. Biasanya makanan atau minuman manis, termasuk madu dihindari. Namun sebenarnya madu yang memiliki rasa manis alami dapat membantu menurunkan berat badan.

Berdasarkan sebuah penelitian menyatakan bahwa madu dapat mengendalikan nafsu makan. Anda dapat mengonsumsi madu sebelum anda tidur. Agar ketika jam-jam awal tidur tubuh dapat membakar lemak dalam jumlah yang lebih banyak. Anda juga bisa menggunakan madu sebagai pengganti gula.

Selain itu, untuk mendapatkan manfaat madu dalam menurunkan berat badan, anda dapat membuat minuman dari madu dan jeruk lemon. Selain itu, madu juga bisa dikombinasikan dengan kayu manis.

9. Sumber Antioksidan

Berdasarkan beberapa studi menemukan, mengonsumsi madu alami kurang lebih sebanyak 4 sendok makan setiap hari bisa membantu meningkatkan antioksidan dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui semua, antiokosdan sangat diperlukan untuk menangkal radikal bebas. Antioksidan akan melindungi sel-sel tubuh dari pengaruh buruk radikal bebas. Radikal bebas itu sendiri bisa terbentuk dengan alami dalam tubuh ataupun bisa berasal dari luar tubuh.

Radikal bebas yang berasal dari dalam tubuh merupakan bahan kimia yang diperoleh dari proses pencernaan makanan. Sedangkan untuk radikal bebas dari luar tubuh berasa dari radiasi atau asap rokok. Radikal bebas yang tidak mampu ditangani oleh tubuh bisa menjadi pemicu munculnya penyakit kronis, seperti misalkan jantung atau kanker.

Anda dapat memperoleh antioksidan dari makanan yang mengandung antioksidan. Banyak makanan yang menjadi sumber antioksidan, termasuk madu. Antioksidan juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

10. Mencegah Penyakit Maag

Pada madu murni terkandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Terdapat bakteri baik pada saluran pencernaan manusia yang sifatnya menguntungkan. Bakteri yang dimaksud yaitu Lactobacilli dan Bifidobakteria, dimana bakteri ini bermanfaat supaya kesehatan sistem pencernaan meningkat.

Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung prebiotik alami, termasuk madu bisa meningkatkan populasi bakteri baik ini sehingga akan memberikan efek yang positif untuk kesehatan. Pengosongan lambung bisa diperlambat dengan madu. Sehingga madu sering kali dijadikan untuk terapi pengobatan maupun pencegahan penyakit maag ataupun asam lambung.

11. Membunuh Bakteri

Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Selain digunakan sebagai pengganti gula, madu juga terkenal manfaatnya untuk melawan bakteri. Madu terdiri dari air sebanyak 17%, untuk sisanya yaitu 2 tipe gula yakni fruktosa  dan glukosa. Dimana kedua tipe gula ini juga menarik air. Madu termasuk larutan yang sangat jenuh. Hal ini membuat madu tidak mudah larut pada suhu ruangan dan membuat tekstur madu sangat kental.

Pada saat jamur atau bakteri masuk ke tubuh, madu akan menarik air keluar pada zat asing yang mengakibatkan jamur  atau bakteri tersebut menjadi tidak berdaya lagi. Selain itu, kandungan air pada madu tidak cukup yang akan membuat bakteri tidak dapat hidup.

Hal yang menjadikan madu ampuh dalam melawan bakteri bukan hanya gula. Sebab, glukosa oksidasi ditambahkan oleh lebah yang menjadikan madu sangat asam dan tidak memungkinkan bakteri untuk berkembang. Pada saat pecahnya glukosa oksidasi tersebut, maka berubahlah menjadi hidrogen peroksida yang dapat membuat dinding sel bakteri hancur.

Pada madu terkandung protein yang dinamakan bee defensin-1, yang merupakan sistem imun dari lebah untuk melindungi dan melawan bakteri, terlebih lagi bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Berdasarkan penelitian juga menyatakan bahwa protein tersebut adalah antibakteri yang kuat. ( Lihat juga : 15 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan )

12. Mengobati Sariawan

Tingkat keparahan sariawan bisa dikurangi dengan mengonsumsi madu sekitar 20 ml. Selain itu, juga bermanfaat untuk penurunan berat badan dan rasa sakit ketika menelan yang disebabkan oleh terapi radiasi pengobatan kanker pada kepala dan leher. Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa pasien yang diberikan madu setelah terapi radiasi di kepala, nyeri yang dikeluhkan lebih ringan apabila dibandingkan dengan pasien yang tidak.

Efek Samping Mengonsumsi Madu dengan Berlebihan

Madu memang memiliki manfaat yang bagus bagi kesehatan. Namun, apabila madu dikonsumsi dengan berlebihan akan memberikan efek buruk untuk kesehatan tubuh. Ada beberapa  efek buruk yang akan ditimbulkan jika anda mengonsumsi madu dengan berlebihan. Berikut ini efek samping mengonsumsi madu dengan berlebihan:

  • Efek Jangka Pendek

Mengonsumsi madu dengan berlebihan akan menimbulkan efek jangka pendek seperti, menyebabkan masalah pada lambung seperti kembung, diare dan kram perut. Kondisi ini disebabkan karena kandungan fruktosa yang akan menyebabkan kemampuan usus terganggu dalam penyerapan nutrisi sehingga akan mengakibatkan sakit perut dengan berkelanjutan.

  • Efek Jangka Panjang

Sedangkan untuk efek jangka panjang mengonsumsi madu dengan konsisten secara berlebihan yaitu akan timbul masalah pada sistem pencernaan. Bahkan kemampuan usus yang terganggu dalam menyerap nutrisi akan terjadi secara permanen. Yang lebih bahayanya akan terjadi ketidakpekaan insulin yang dapat menyebabkan peningkatan terhadap jumlah gula darah.

Perlu anda ketahui juga, tidak semua jenis madu aman digunakan. Ada jenis madu yang akan memberikan efek negatif jika dikonsumsi yakni madu yang asalnya dari nektar Rhododendron. Madu ini dapat menyebabkan nyeri pada dada, tekanan darah rendah serta masalah pada irama jantung sebab mengandung racun.

Madu kemungkinan aman dikonsumsi oleh ibu menyusui dan ibu hamil. Hanya saja, guna menjaga kesehatan ibu dan si kecil, alangkah lebih baik jika ibu menyusui atau ibu hamil menghindari konsumsi madu. Bagi anda yang alergi terhadap serbuk sari sebaiknya menghindari konsumsi madu karena dapat menyebabkan alergi.

Selain itu, sebaiknya hindari memberikan madu pada bayi sebab akan menimbulkan efek negatif. Bayi yang usianya kurang dari satu tahun sebaiknya tidak diberikan madu. Pada beberapa madu terkandung spora botulisme yang akan membuat bayi keracunanh botulism, sebab sistem pemcernaannya masih belum sempurna.

Beberapa tanda-tanda keracunan botulism di antaranya yaitu badan lemah, sembelit, lesu dan nafsu makan mengalami penurunan. Botulism yang tidak segara ditangani atau terjadi dengan berkepanjangan akan dapat menyebabkan kelumpuhan pada otot yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Oleh karena itu, alasan ini membuat dokter tidak merekomendasikan pemberian madu pada anak yang usianya di bawah 12 bulan.

Mengetahui efek samping madu untuk kesehatan tetap ada, untuk menghindarinya dan mengetahui takaran yang tepat dalam mengonsumsi madu, alangkah lebih baiknya jika anda berkonsultasi pada dokter.

Demikian informasi mengenai manfaat madu untuk kesehatan dan efek samping yang akan ditimbulkan jika mengonsumsi madu dengan berlebihan. Semoga informasi mengenai seputar manfaat madu yang kami berikan bermanfaat.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel