Gallery WordPress Themes

Endometriosis adalah keluarnya endometrium sehingga berada di luar tempatnya yaitu rongga rahim. Endometrium adalah lapisan yang melapisi rongga rahim dan biasanya dikeluarkan secara siklik saat menstruasi. Adanya jaringan yang mengapung ke jaringan lain, sehingga membentuk jaringan yang menempel disebut dengan endometrium implan.

Endometrium implan berupa jaringa yang memiliki warna coklat yang berasal dari darah yang menyebar ke selaput perut. Meskipun ada juga yang tidak memiliki warna atau dikenal nonpigmanted endometrisis.Kista endometrium merupakan jenis kista yang tidak ganas. Meskipun tidak bersifat ganas akan tetapi akan mengganggu kesuburan anda.

Endometriosis dibedakan menjadi dua jenis yaitu :

  1. Endometriosis interna yaitu adanya jaringan endometrium yang terdapat di dalam miometrium.
  2. Endometriosis eksterna yaitu adanya jaringan di luar uterus (tuba fallopii, ovarium, kandung kemih dan permukaan yang terdapat pada rektum )

Penyebab

Belum dapat diketahui secara pasti apa yang dapat menyebabkan kista endometriosis akan tetapi menurut penelitian menyatakan bahwa adanya dua teori .

  1. Teori Menstruasi retrogard. Teori ini menyatakan bahwa adanya endometrium yang memasuki tuba ketika terjadi menstruasi hingga akhirnya memasuki rongga pelvis.
  2. Teori Metaplasia. Adapun teori kedua menyatakan adanya sisa epitel embrional yang tidak sampai ke menarke sehingga jaringannya membuat respon terhadap estrogen dan progestron seperti yang berada di endometrium

Gejala

Kasus yang ditemukan bahwa 10% yang menderita endometriosis ovarium akan menderita nyeri yang hebat, sehingga anda memerlukan obat untuk mengatasinya.

Adapun gejala dan tanda yang bisa anda waspadai adalah sebagai berikut :

  1. Kista yang berukuran kecil tidak akan menimbulkan rasa nyeri.
  2. Kista yang kecil akan menimbulkan sakit ketika pecah atau terpuntir.
  3. Kista yang berukuran besar atau banyak  sehingga menimbulkan rasa sakit
  4. Rasa sakit pada panggul
  5. Sakit saat berhubungan seksual
  6. Pendarahan rahim yang bernormal

Kista Endometriosis akan mungkin menyerang wanita kapan saja. Kasus endometrium pada wanita akan ditemukan  pada usia dibawah 20 tahun. Resiko akan meningkatkan mulai masa pubertas hingga akan memuncak pada usia 40 tahun. Untuk anda yang berusia setelah 40 tahun . Resiko akan mengecil ketika anda memasuki usia menopause.

Pengobatan

Cara pengobatan kista endometriosis adalah dengan cara operasi. Akan tetapi sebelum melakukan operasi pengangkatan maka akan di lihat terlebih dahulu ukuran dari kista, kista yang akan diangkat besarnya lebih dari 4 cm. Hal ini dilakukan karena akan mengakibatkan rasa sakit ketika terpelintir . Maka disarankan untuk anda melakukan konsultasi untuk dapat melihat perkembangan kista.

Selain jalan operasi adapula yang menggunakan terapi. Terapi akan disesuaikan dengan gejala , umur dan tingkat kesuburan. Terapi hormon akan membuat perkembangan kista terhambat sehingga dapat mengakibatkan adanya penghambatan pada ovulasi atau pseudopregnansi.
Kasus lain karena adanya infertilitis yaitu adanya kista kambuhan yang dapat timbul kembali baik di indung telur, saluran telur ataupun badan rahim. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebabny akan tetapi diduga karena adanya pengobatan yang tidak tuntas paska operasi

Pencegahan

Anda melakukan pencegahan agar tidak  timbul kista endometrios:

  1. Berolahraga dengan teratur
  2. Menjalankan pola hidup yang sehat
  3. Untuk anda yang sudah menikah, segera mungkin untuk mendapatkan anak karena dapat mencegah pembentukan kista
  4. Rutin memeriksakan diri ke dokter

.>> Diskusikan Topik ini di Forum