data-ad-format="auto"

Tips Menyusui Lancar Meski Sedang Berpuasa

Aktivitas menyusui merupakan suatu hal terpenting dalam memberikan asupan gizi bagi bayi apalagi dalam bulan pertama hingga ke enam kelahirannya. Pada saat menyusui gizi yang diperoleh bayi melebihi nutrisi yang luar biasa dalam perkembangan bayi selain itu dengan menyusui kedekatan batin anda dan bayi semakin erat. Kedekatan anda dengan kulit kepala bayi melepaskan hormon oksitosin yang membuat bayi anda merasa tenang dan terlindungi. Selain itu kandungan hormon koleksitokinin yang terdapat dalam air susu ibu (ASI) memberikan waktu tidur yang berkualitas. Pada bayi yang belum mendapatkan nutrisi tambahan dari makanan pendamping maka sumber nutrisi satu-satunya adalah asi, penting untuk anda memperhatikan asupan makanan sehingga menyediakan sari makanan yang mencukupi kebutuhan gizi.

Memasuki bulan ramadhan dimana waktu makan anda dibatasi hanya pada sahur dan berbuka, mungkinkah anda memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi anda? Jawabannya adalah mungkin jika bayi anda telah memasuki usia enam bulan dimana pemberian makanan pendamping asi telah diperkenalkan. Bagi anda yang berpuasa dibawah usia 6 bulan kehadiran bayi anda tidak dianjurkan berpuasa karena akan mengganggu asupan gizi yang sangat tergantung dari asi. 

menyusui-sehat-saat-puasa.jpg

Islam telah memberikan zona abu-abu untuk ibu hamil dan menyusui dimana kelonggaran yang diberikan disaat puasa ramadhan apabila anda memiliki masalah dengan kesehatan dan akan memperburuk kesehatan bayi anda. Anda dapat mempertimbangkan keputusan terbaik untuk kesehatan bayi sebelum memutuskan berpuasa. Kami akan memberikan cara-cara yang mungkin bisa dilakukan saat anda berpuasa disaat sedang menyusui.

1.  Memeriksa Kesehatan

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Sebelum anda memutuskan untuk berpuasa ketika sedang menyusui maka pertimbangkan terlebih dahulu kesehatan bayi dan anda. Pada usia bayi dibawah enam bulan sangat tergantung pada asi sehingga dengan berkonsultasi dengan dokter maka anda dapat mengetahui apa yang harus anda lakukan selama berpuasa meskipun sedang menyusui. Setiap ibu dan bayi memiliki kondisi yang berbeda sehingga dengan pemeriksaan terlebih dahulu akan meminimalisir gangguan kesehatan.

2.  Asupan gizi yang seimbang

Penting untuk ibu menyusui menyediakan 700 kalori perhari selain dari makanan yang dikonsumsi sebesar 500 kalori dan tambahan yang bisa dilakukan adalah dengan 200 kalori dari cadangan lemak anda. Sehingga ketika anda memutuskan untuk berpuasa tetap mempertahankan pola makan 3 kali sehari.

3.  Cairan tubuh mesti tetap terjaga

Minum air mineral sehari 8 gelas untuk menghindari dehidrasi anda selama sepanjang hari berpuasa. Selain itu anda dapat memilih untuk mengkonsumsi jus kurma atau buah lainnya yang memberikan manfaat untuk tubuh anda. Tambahkan konsumsi susu ketika sedang sahur untuk mengurangi resiko anemia.

4.  Buat asi cadangan

Sebenarnya kandungan asi tidak akan berkurang meski anda berpuasa produksi mungkin saja kecil akan tidak berpengaruh besar. Asi akan melimpah setelah anda menyantap sahur dan berbuka,maka untuk anda yang ingin memberikan asi cadangan dengan menyediakan persedian asi sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat yaitu sahur dan berbuka.

5.  Istirahat yang cukup

Anda sering merasa lemas ketika sedang berpuasa maka aturlah jadwal istirahat. Hindari pekerjaan yang berat yang dapat membuat anda tertekan dan menimbulkan stress sehingga akan mempengaruhi produksi asi anda. Pada dasarnya tidur yang berkualitas dapat anda lakukan di malam hari meski dalam waktu yang terbatas. Jangan sia-siakan waktu yang anda dapatkan untuk beristirahat di siang hari.