data-ad-format="auto"

Tips Mengatur Pola Makan Selama Kehamilan

Berikut ini adalah cara yang dapat anda lakukan untuk mengatur pola makan selama kehamilan.

Pentingnya nutrisi selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil, kesehatan janin dan juga tumbuh kembang janin hingga menjelang persalinan.Dengan mengkonsumsi nutrisi yang tepat selama kehamilan.Gizi yang seimbang dan juga menjaga gaya hidup yang sehat akan membuat masa kehamilan ibu jadi lebih nyaman dan aman.

Hal terpenting adalah melaraskan asupan gizi yang diperlukan selama kehamilan. Asupan vitamin,protein dan mineral sangat berperan penting terutama zat besi dan asam folat. Selain itu kehamilan merupakan saat yang tepat untuk melakukan perubahan pola makan yang baik dan juga untuk memberikan asupan nutrisi yang seimbang.

Hal terpenting yang harus dilakukan oleh ibu hamil yaitu menerepkan pola makan yang seimbang dan sehat. Selain itu bukan karena makanan dengan kuantitas yang banyak melainkan dengan kualitas makanan yang memiliki kandungan gizi seimbang untuk tubuh ibu dan janin.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Variasi menu yang sehat adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh ibu untuk memberikan kualitas gizi yang baik untuk janin.Bahkan menurut angka kecukupan gizi, bahwa Ibu hamil ditrimester pertama membutuhkan asupan 180 kilo kalori (AKG,Indonesia 2013) yang lebih banyak setiap harinya.

Selanjutnya pada trimester kedua kehamilan maka ibu perlu mendapatkan asupan kalori hingga tambahab sekitar 300 kilo kalori perhari. Sedangkan dipenghujung kehamilan yaitu ditrimester ketiga maka ibu hamil memerlukan asupan kalori dengan tambahan 300 kalori perhari.

Tips Semester Pertama Kehamilan

Pada trimester pertama kehamilan, ibu akan menghadapi permasalah kesulitan untuk mengkonsumi makanan yang disebabkan karena morning sickness. Gejala morning sickness yaitu ketika ibu mengalami penolakan mengkonsumsi makanan,mual dan muntah bahkan hingga kehilangan nafsu makan. Padahal diusia kehamilan ini, organ penting janin sedang terbentuk dan membutuhkan nutrisi untuk mendukungnya.

Kondisi morning sickness ini akan berbeda-beda pada masing-masing ibu hamil.Ada yang mengalami secara ringan, sedang bahkan hingga berat dan butuh penanganan medis. Bagaimana untuk dapat membantu mengatur pola makan ditrimester pertama kehamilan?

1. Usahakan ketika bangun pagi, ibu memberi jeda terlebih dahulu. Tidak langsung beranjak dari tempat tidur. Anda dapat mencoba bedrest kurang lebih 5-10 menit.

2. Ketika pagi hari, usakan untuk mengkonsumsi minuman hangat. Teh hangat atau perasan jeruk hangat akan membantu untuk menghindari rasa mual ketika mengkonsumsi makanan.

3.Mulailah sarapan dengan makanan yang tidak terlalu banyak mengandung rempah-rempah. Umumnya ini akan membuat sebagian ibu mengalami mual dan kehilangan selera makan.

4.Porsi sarapan dapat diubah, anda dapat memulai dengan porsi kecil. Kemudian selang beberapa jam, anda dapat melanjutkan sarapan kembali dengan kebutuhan gizi dan nutrisi yang seimbang.

5.Hindari pula makanan yang dapat memperburuk keadaan mual dan muntah anda. Selain itu beberapa makanan akan menganggu pencernaan anda seperti durian, nanas, atau makanan yang mentah yang tidak baik untuk kelangsungan tumbuh kembang janin.

Tips Semester Kedua kehamilan

Memasuki semester kedua kehamilan ibu mengalami perubahan bentuk fisik yang sangat signifikan. Kondisi ini yang akan mempengaruhi ibu hamil, terutama ketika jam istirahat malam berlangsung.

Ibu hamil akan mengalami kondisi sulit tidur, sesak,kram kaki, kebiasaan mendengkur yang lebih sering, kembung dan tidak lagi bisa bebas bergerak. Salah satu yang harus diperhatikan untuk mendapartkan istirahat yang cukup yaitu tidur nyenyak yaitu dengan mengatur pola makan.Oleh karena itu, beberapa pola makan dibawah ini dapat diterapkan kepada ibu hamil.

1.Menghindari konsumsi kafein. Selama kehamilan ibu tidak dilarang untuk mengkonsumsi makanan kecuali makanan/minuman yang beralkohol,merokok dan beberapa makanan yang dapat memicu kondisi ibu hamil terganggu. Salah satunya kafein. Kafein ini konsumsinya dapat dikurangi atau bahkan dihindari terlebih ditrimester kedua kehamilan yang akan menganggu kualitas tidur anda. Kurangi beberapa makanan yang mengandung kafein seperti teh,coklat,kopi dan soda menjelang tidur. Kafein akan meningkatkan detak jantung yang tidak baik untuk kesehatan ibu dan janin.

2.Mengurangi minum air di sore dan malam hari. Maksudnya bukan berarti anda tidak boleh mencukupi kebutuhan cairan tubuh, melainkan beberapa kondisi ibu hamil ditrimester kedua kehamilan adalah sering buangn air kecil. Kondisi ini yang akan menganggu tidur ibu hamil sehingga membatasi minum menjelang tidur akan mengurangi risiko terganggunya waktu tidur anda.

3.Menghindari makanan yang pedas.Ibu hamil akan mengalami gangguan sembelit pada trimester kedua, sehingga untuk menjaga kesehatannya sebaiknya menghindari makanan yang pedas dan juga asam yang akan menyebabkan gangguan pencernaan. Sebelum beristirahat dimalam hari disarankan ibu hamil mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna sehingga tidak akan membantu memperoleh kualitas tidur yang maksimal.

4.Mengkonsumsi snack sebelum tidur.Tidak ada salahnya untuk anda coba, meluangkan waktu untuk mengkonsumsi snack sehat seperti buah dan sayur sebelum tidur. Selain mudah dicerna ,konsumsi cemilan di malam hari akan mengurangi kemungkinan risiko morning sickness pada pagi harinya.

Tips Trimester Ketiga Kehamilan

Selanjutnya usia kehamilan yang semakin bertambah memasuki trimester ketiga menjelang persalinan dimana ibu hamil membutuhkan persiapan kalori. Salah satunya adalah dengan menambah kebutuhan kalori ibu hamil. Hanya saja beberapa asupan makanan harus diperhatikan, kelebihan karbohidrat yang tidak diimbangi dengan nutrisi dan gizi seimbang akan membuat ibu hamil lemas.

Inilah cara yang baik untuk mengatur pola makan ditrimester ketiga kehamilan :

1.Sumber karbohidrat tidak hanya nasi, beberapa makanan seperti olahan gandum, roti dan kentang dapat membantu anda untuk melengkapi kebutuhan kalori ditrimester ketiga kehamilan menjelang persalinan.

2.Perhatikan berat badan kehamilan yang ideal sesuai kehamilan, kekurangan berat badan akan menyebabkan gangguan kesehatan pada janin. Sedangkan kelebihan berat badan selama kehamilan akan mempersulit persalinan. Berat badan yang ideal akan membantu persalinan yang aman dan selamat bagi ibu dan janin. Konsultasikan dengan bidan dan dokter kehamilan karena pada masing-masing individu berbeda-beda.

3. Kebutuhan akan serat dan cairan yang lebih tinggi.Pada ibu hamil di trimester ketiga kehamilan seringkali mengalami gangguan kesehatan yaitu sembelit. Inilah yang harus diwaspadai agar tidak menjadi permasalahan yang serius. Konsumsi serat dan penuhi kebutuhan cairan minimal 8 gelas air mineral setiap hari.

4.Vitamin dan Zat besi tidak kalah penting untuk diperhatikan. Menjelang persalinan ibu membutuhkan kesiapan fisik dan psikis. Salah satui kesiapan fisik adalah kesehatan ibu hamil. Kebutuhan zat besi yang ideal dibutuhkan untuk mendukung persalinan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kebutuhan zat besi di dalam tubuh.

Dengan demikian sangat penting bagi ibu hamil untuk mengatur pola makan pada tiap trimester kehamilan. Pada masing-masing trimester kehamilan ibu hamil akan mengalami kondisi yang berbeda-beda dengan kebuutuhan gizi dan nutrisi yang berbeda-beda pula. Semoga artikel ini bermanfaat untuk mengatasi keluhan dalam mengatur pola makan selama kehamilan .