data-ad-format="auto"

Tips Mengatasi Parasomnia Pada Anak

Parasomnia adalah gangguan tidur yang terjadi pada ambang batas antara terjaga dan tidur. Parasomnia lebih mudah menyerang anak-anak  dikarenakan kurangnya kualitas tidur. Parasomnia dapat timbul karena adanya ketidaknyamanan dengan kamar tidur, kegelisahan dan keletihan yang dialami anak anda. Jenis parasomnia yang paling umum adalah Mimpi buruk yaitu peristiwa nokturnal hidup yang dapat menyebabkan perasaan takut, teror, atau kecemasan. Biasanya, orang yang mengalami mimpi buruk yang tiba-tiba terbangun dari tidur dan mampu menggambarkan impian mereka secara rinci. Biasanya, itu cukup sulit untuk kembali tidur telah memiliki tidur yang berkualitas. Mimpi buruk dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk penyakit, kecemasan, hilangnya orang yang dicintai, atau reaksi negatif terhadap obat. Anak yang mengalami teror malam atau teror tidur tiba-tiba terbangun dari tidur dalam keadaan ketakutan. Anak anda mungkin tampak terjaga, tetapi bingung dan tidak mampu berkomunikasi. Mereka tidak menanggapi suara dan sulit untuk bangun sepenuhnya. Teror malam bisa terjadi di pertengahan malam dan biasanya anak anda mampu mengatasinya sendiri.

Jenis parasomnia selanjutnya adalah tidur berjalan seseorang tampaknya terjaga dan bergerak di sekitar tetapi sebenarnya anak anda tertidur. Mereka tidak memiliki memori dari tindakan mereka. Tidur berjalan atau dikenal dengan istilah Sleepwalking terjadi paling sering selama 3 dan 4 tidur awal di malam hari. Parasomnia selanjutnya adalah tidur bicara yaitu gangguan transisi tidur-bangun. Meskipun biasanya tidak berbahaya, tidur berbicara dapat mengganggu orang-orang yang menyaksikannya. Bicara yang terjadi selama tidur bisa singkat dan melibatkan suara sederhana, atau bercerita panjang.
Anak yang berbicara saat tidur biasanya tidak ingat dari tindakan mereka. Tidur berbicara dapat disebabkan oleh faktor eksternal, termasuk demam, stres emosional atau gangguan tidur lainnya. Masih banyak lagi jenis parasomnia yang mungkin terjadi pada anak anda diantaranya adalah Arousals confusional biasanya terjadi ketika seseorang terbangun dari tidur nyenyak selama bagian pertama dari malam.

Berikut adalah cara-cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi parasomnia pada anak sehingga mereka tetap akan merasa nyaman dan memiliki tidur yang berkualitas :

1.    Anda dapat memastikan bahwa anak anda tidur cukup tidak terlalu larut malam atau terlalu banyak menghabiskan waktu tidur. Anda dapat membuat anak anda tidur dengan tenang yaitu membacakan beberapa buka dogeng yang menyenangkan.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

2.    Apabila anak anda terbangun karena beberapa gangguan yang disebabkan oleh parasomnia maka anda dapat mengajaknya kembali tidur dengan cara menghindari suara atau gerakan yang membuat gaduh sehingga membuatnya semakin takut.

3.    Bagi anak anak parasomnia yang paling sering adalah mengingau hal ini dipengaruhi oleh emosi anak sebelumnya, tidur yang terganggu salah satunya akibat kondisi kesehatan anak anda. Hindari beberapa tekanan atau perasaan cemas pada anak untuk menghindarinya.

4.    Bagi anda yang sering menemukan anak anda melakukan tidur berjalan sebaiknya diwaspadai hal ini berkaitan dengan keselamatan anak anda diluar alam sadarnya, mungkin saja dapat melakukan beberapa hal yang melukai tubuhnya sehingga anda dihimbau untuk tidur dengan relax, anak anda memiliki jadwal tidur yang teratur, meminimalisir cahaya. Adapun ketika anak anda melakukan tidur berjalan  segera bangunkan dengan cara yang halus tanpa harus melukainya.

5.    Menggertakan gigi adalah masalah yang umum yang dialami anak-anak ketika tidur hal ini dipengaruhi oleh stress atau masalah gigi.