Tips Mengatasi Masalah-masalah Pasca Persalinan

Masa kehamilan selama sembilan bulan dan juga persalinan membuat anda memerlukan solusi terbaik dalam mengatasi perubahan secara fisik dan psikologi. Terkadang akan muncul beberapa masalah terkait dengan persalinan anda sehingga membutuhkan pengetahuan akan beberapa masalah tersebut dan bagaimana cara terbaik dalam mengatasinya.

Berikut tips mengatasi masalah masalah pasca persalinan yang mungkin salah satunya menjadi ketidaknyamanan kondisi anda :

1.   Keletihan

Setelah persalinan jarang sekali ibu dapat menghindari rasa letih, bagi sebagian ibu bahkan merasakan keletihan yang tidak mereda dan disertai dengan kondisi badan yang tidak berenergi. Meskipun umum dirasakan pasca melahirkan akan tetapi tuntutan seorang ibu baru untuk mengurus bayi seakan menambah keletihan yang anda alami. Beberapa kondisi seperti menyusui akan menguras tenaga  anda apalagi ditambah dengan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Walaupun keletihan adalah salah satu yang umum pasca persalinan anda dapat melakukan beberapa langkah untuk mengatasinya :

  • Anda dapat menggunakan waktu dengan sebaik- baiknya untuk beristirahat apalagi bila bayi anda juga sedang beristirahat.
  • Bila anda kewalahan dengan kerjaan anda, mintalah bantuan orang- orang terdekat untuk membantu anda meringankan pekerjaan.
  • Mengkonsumsi makanan yang memenuhi gizi dalam jumlah yang cukup, bila anda masih kurang bertenaga dapat mengkonsumsi buah kurma dan juga madu.
  • Dan yang terakhir cukupi kebutuhan cairan anda agar tubuh tidak mudah lemas

2.   Kontraksi Rahim

Bagi anda pasca persalinan mungkin saja memiliki kontraksi rahin yang ditandai dengan kejang atau kram perut meskipun keadaan ini adalah wajar terjadi akan tetapi sangat membuat anda tidak nyaman. Kontraksi yang berlangsung biasanya merupakan cara untuk mengerutkan kembali pembuluh darah yang terbuka karena terpisah dengan ari-ari. Kontraksi ini akan meningkat apalagi bila anda sedang menyisi karena adanya pengisapan payudara oleh bayi sehingga hormon yang mengatur rangsangan kontraksi bereaksi yaitu hormon oksitosin. Hal yang harus anda lakukan adalah dengan mengatur jadwal istirahat anda apabila rasa kontraksi tidak tertahankan sebaiknya menghubungi dokter.

3.   Mengeluarkan Darah

Pada umumnya ibu yang telah melahirkan akan mengetahui adanya pengeluaran darah selama masa nifas. Anda tidak perlu khawatir apabila anda mengalami keluar banyak darah dengan aliran yang deras setelah melahirkan , proses alami tersebut umum terjadi pada ibu yang baru saja persalinan. Apabila anda mengalami pendarahan lebih dari tiga hari ditandai dengan volume darah yang semakin banyak dan aliran yang deras , segera lakukan pemeriksaan kepada dokter anda. Adapun untuk anda yang hanya terjadi dua hingga tiga hari dengan volume darah semakin sedikit anda dapat melakukan istirahat, hal ini berhubungan dengan kebutuhan istirahat anda yang kurang atau terlalu lelah.

4.   Bermasalah dengan buang air kecil

Beberapa kondisi ibu hamil mengalami kesulitan buang air kecil hingga berlangsung dengan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 24 jam.Kandung kemih sangat berperan pasca persalinan, kandung kemih membutuhkan pengosongan selama 6 – 8 jam setelah melahirkan, sedangkan untuk anda dalam menjaga kesehatan kandung kemih dapat melakukan cara sebagai berikut yaitu dengan memungkinkan segera bangun dari tempat tidur atau melakukan jalan jalan untuk menggerakan otot-ototnya, kemudian anda dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh seperti minum air cukup setiap harinya bagi ibu yang ingin menjaga kesehatan kandung kemih dapat berendam di air hangat sehingga cara cara tersebut dapat menimbulkan keinginan untuk buang air kecil.