Tips Atasi Kram Pada Kaki Akibat Diabetes

Penyakit diabetes memang menjadi salah satu penyakit berbahaya kronis yang perlu untuk segera diobati dengan baik. Hal ini dikarenakan sudah banyak kasus kematian yang dijumpai karena penyakit diabetes. Melihat kondisi ini siapa saja tentu akan merasa khawatir dan takut bila kemungkinan buruk yang serupa terjadi pada pasien yang mengalami kondisi yang sama.

Penyakit diabetes seringkali disebut dengan penyakit kencing manis atau penyakit gula darah. Hal ini dikarenakan penyakit ini sendiri memang berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi didalam tubuh yang membuat penderita menjadi drop dan bermasalah dengan asupan makanan yang mengandung gula yang tinggi.

Pada orang yang normal atau tubuh yang sehat, kadar gula didalam darah akan dapat diolah menjadi energi. Sementara kadarnya akan dikendalikan dengan hormon yang disebut dengan insulin. Hanya saja, pada kondisi diabetes insulin didalam tubuh tidak diproduksi dengan baik dan kemampuan tubuh dalam mengubah glukosa menjadi energi tidak bekerja dengan baik.

Penyakit diabetes perlu untuk segera ditangani sebab kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya didalam tubuh. Rasa sakit dan kram pada bagian tungkai seringkali terjadi dan menjadi salah satu gejala yang paling umum dijumpai oleh penderita diabetes. Kondisi ini dapat terjadi sebagai akibat dari bentuk kerusakan saraf yang disebut dengan neuropati diabetik.


Video Minggu Ini
Tips untuk mengetahui sisi positif, keunggulan dan bakat anak.

Video courtesy of Bebeclub.


Bila kerusakan diabetes terjadi pada bagian saraf lengan atau kaki maka kondisi ini disebut dengan neuropati perifer. Kondisi seperti ini akan dapat menjadi akibat langsung dari kadar gula yang tinggi didalam darah dalam jangka yang panjang (hiperglikemia) yang terjadi pada penderita diabetes tipe 2.

Kram dan Kesemutan Pada Penderita Diabetes

Selain nyeri yang ditimbulkan, keluhan lain yang umum dialami oleh para penderita diabetes lainnya adalah kesemutan dan mati rasa. Neuropati perifer pun akan dapat mengakibatkan kondisi kaki dan tungkai yang lebih serius. Penangkapan kerusakan saraf dini ini penting dalam mencegah keluhan yang satu ini yang mana pada akhirnya bila dibiarkan begitu saja kondisi ini akan dapat menyebabkan operasi pengangkatan pada organ yang terkait atau yang sering dikenal dengan operasi amputasi.

Jika anda merasakan nyeri pada bagian kaki dan kram yang terkait dengan penyakit diabetes, anda tetap dapat memiliki pilihan guna mengurangi perasaan tersebut. Mengendalikan sakit kaki diabetes dan kram pun akan dapat membantu anda untuk mencegah cedera serius dan kondisi ini pun sekaligus meningkatkan kualitas hidup anda dengan lebih baik.

Tips Atasi Kram Pada Kaki Akibat Diabetes

Dibawah ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi kram atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan sebutan neuropati. Untuk mengetahui beberapa hal tersebut mari kita simak dibawah ini.

Mengatasi Rasa Sakit Melalui Pengobatan

Neuropati yang terkait dengan penyakit diabetes pada umumnya lebih sering menyerang bagian kaki dan tungkai. Tanpa pengobatan dan pengaturan rasa sakit, kondisi ini akan dapat melemahkan anda. Akan tetapi, hal yang paling penting untuk dilakukan dalam kondisi ini adalah untuk berfokus pada bagaimana menurunkan resiko semua komplikasi termasuk dengan neuropati diabetes, adalah menjaga tingkat gula darah didalam tubuh anda dalam kisaran target standar yang direkomendasikan.

Setelah anda memiliki neuropati diabetes, mengendalikan kadar gula didalam darah masih menjadi hal penting untuk senantiasa dilakukan. Namun ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk mengontrol kondisi ini dengan baik.

Adapun metode yang pertama yang dapat dilakukan adalah pengolahan rasa sakit melalui media pengobatan. Beberapa jenis obat-obatan tertentu akan dapat membantu anda untuk mengurangi perasaan sakit yang terlalu. Rasa sakit yang hebat pada saat kram terjadi memang membutuhkan penggunaan obat untuk meredakan kondisi ini. Hanya saja, sebaiknya perhatikan untuk tidak sembarang menggunakan obat. Lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang diresepkan sehingga pengobatan dapat berjalan dengan baik. Bacar Juga: Mengenal Lebih Dekat Diabetes Mellitus Tipe 2

Konsumsi Suplemen Makan

Selain melalui pengobatan, memperhatikan suplemen makan pun dapat menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Suplemen makanan tertentu akan dapat membantu anda meringankan rasa sakit yang anda rasakan, termasuk dengan ketidaknyamanan yang terjadi pada bagian kaki yang berhubungan dengan penyakit diabetes yang diderita.

Beberapa nutrisi yang anda asup kedalam tubuh mungkin akan dapat berperan dalam memperbaiki jaringan saraf dan bahkan dapat bekerja utuk melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang. Adapun para ilmuwan secara khusus menyelidiki beberapa anjuran suplemen yang baik untuk pengobatan neuropati diabetik diantaranya adalah:

  • Vitamin D
  • Vitamin B12
  • Asetil-L-karnatin
  • Alpha-lipoic aci (ALA)

Fungsi dari mengkonsumsi suplemen vitamin D didalam tubuh akan dapat membantu fungsi saraf yang sehat, selain itu kondisi ini pun dapat bekerja untuk mengurangi pembengkakan yang dapat menyebabkan rasa sakit yang terlalu.

Sementara konsumsi vitamin B12 pun perlu untuk dilakukan. Adapun beberapa makanan yang memiliki kandungan vitamin B12 diantaranya terdapat dalam daging dan ikan yang bekerja untuk membantu mendukung sel darah merah. Vitamin ini pun dapat bekerja untuk meningktakan fungsi saraf yang sehat dan mencegah kerusakannya. Metformin, obat yang umum digunakan penderita diabetes tipe 2, dikenal bekerja utnuk menurunkan tingkat vitamin B12 didalam tubuh. Hanya saja, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan dokter anda ketika anda hendak mengkonsumsi suplemen yang satu ini. Hal ini dilakukan guna memastikan bila anda tidak mengalami defisiensi B12 dimana kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan saraf dalam tubuh.

Untuk Asetil-L-karnitin sifatnya dapat meniru bahan kimia alami yang ditemukan didalam tubh. Hal ini diduga dapat menghasilkan sel-sel saraf yang sehat. Suplemen ini disebut-sebut memiliki resiko efek samping bila dikonsumsi oleh pasien, diantaranya seperti mual muntah dan dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.

ALA merupakan antioksidan yang telah menyita banyak perhatian sebagai obat diabetes rumahan yang baik. Antioksidan ini umumnya dijumpai pada beberapa makanan seperti halnya brokoli dan wortel. Sementara itu, ALA pun tersedia sebagai suplemen oral yang dapat dijumpai. Orang yang menderita diabetes dapat mengkonsumsi ALA untuk membantu mereka mengurangi rasa sakit dan mencegah kerusakan sel saraf dalam kondisi yang lebih lanjut.

Pada kasus penyakit diabetes, diet sehat menjadi hal yang penting untuk selalu dilakukan sebab hal ini akan dapat mengatur gula darah dengan baik serta mengatasi perasaan nyeri kaki. Pada dasarnya konsumsi suplemen makanan tidak akan dapat menyembuhkan sakit pada bagian kaki dengan keseluruhan. Hanya saja, mereka bekerja untuk dapat mengurangi gejala menjadi lebih ringan.

Penanganan Kram Kaki di Rumah

Mengobati sakit kaki dan kram kaki diabetes tidak hanya terbatas dengan mengkonsumsi suplemen dan menjalankan metode pengobatan. Meskipun metode ini dapat mengurangi peradangan dan nyeri, akan tetapi pengobatan bisa mungkin menyita waktu produktif anda. Selain itu, pengonsumsian obat-obatan pun bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya untuk kesehatan dalam jangka waktu yang lama.

Akan tetapi, ada cara lain yang dapat anda lakukan yakni dengan melakukan terapi fisik yang dilakukan dirumah. Anda dapat belajar melatih dan menargetkan untuk mengurangi ketidaknyamanan yang menyerang bagian kaki anda. Beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  • Berjalan kaki kerika berpergian ke tempat yang dekat. Maksudnya, lebih memilih berjalan kaki dibandingkan dengan menggunakan kendaraan saat anda hendak pergi ke tempat tujuan yang cukup dekat.
  • Menggunakan sepeda statis untuk meningkatkan aliran darah dengan lebih baik.
  • Merendam kaki dengan menggunakan air hangat untuk meringankan perasaan nyeri yang timbul dari kram kaki atau sakit kaki lainnya yang terkait dengan diabetes.