Satu Geng Bisa Hamil Bersamaan: Apakah Ini Indikasi Kehamilan Bisa 'Menular'?

Menggelar pernikahan yang tidak jauh dari momen pernikahan teman-teman satu geng pada zaman kuliah dulu memang menyenangkan. Apalagi pada saat menghadapi momen kehamilan rupanya anda dan kawan-kawan menghadapi masa kehamilan yang sama.

Bisa berbagi tips dan trik seputar kehamilan bersama dengan sahabat-sahabat dekat tentu menjadi hal yang amat menggembirakan. Tak jarang anda pun berpikiran bahwa hal ini bisa mungkin membuat kehamilan yang anda alami adalah hal yang ditularkan dari sahabat-sahabat anda. Lalu benarkah demikian? Nah, untuk lebih jelasnya mari kita simak informasinya dibawah ini. Baca juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Test Pack 

Apakah Ini Indikasi Kehamilan Bisa 'Menular'?

Ketika anda mengalami kehamilan yang sudah dinanti-nanti dan rupanya saat anda sering berkunjung ke teman-teman anda yang tengah hamil. Lalu rupanya kehamilan ini akhirnya bisa anda dapatkan bisa jadi kondisi ini membuat anda bertanya-tanya apakah mungkin kehamilan ini bisa 'menular'

Menurut sebuah penelitian mengungkapkan kehamilan memang bisa menular pada mereka yang memiliki ikatan pertemanan. Padahal secara teori kehamilan adalah sebuah proses yang terjadi sebab adanya pembuahan dari sel sperma yang masuk kedalam indung telur yang diproduksi pada saat wanita ovulasi, lalu bagaimana kondisi kehamilan seperti ini dapat terjadi?

Begini penjelasannya, penularan yang dimaksud tidak terjadi secara kontak fisik, melainkan lewat kontak emosional. Jadi ketika anda sering berkunjung pada teman-teman anda yang tengah hamil dan sering bercengkrama bukanlah berpegangan tangan atau mengelus-elus perut teman anda yang akan membuat anda hamil.

Namun ikatan kedekatan dan emosional anda pada saat berbincang dan berinteraksi dengan teman andalah yang akan mempengaruhi kehamilan lebih mudah terjadi. Hal inilah yang akan membuat anda cenderung mudah tertular hamil pada saat melihat teman kuliah anda tengah berbadan dua.

Mengapa Pertemanan Bisa Tularkan Kehamilan?

Tentu menjadi hal yang aneh rasanya ketika hubungan pertemanan saja dapat membuat anda tertular dengan kehamilan. Hal inilah yang akan mungkin membuat anda bertanya-tanya mengapa pertemanan akan dapat menularkan kehamilan?

Dalam sebuan penelitian lanjutan yang dilakukan menjelaskan bahwa teman ternyata memiliki pengaruh yang kuat dalam urusan memiliki momongan dalam perut, meskipun sifatnya hanyalah dalam jangka pendek.

Kehamilan yang dialami oleh teman kita akan pula menjadi sumber informasi yang  nyata untuk anda dapat belajar. Sehingga demikian, lebih mudah untuk anda bisa mengalami kehamilan ketika anda mendapatkan sumber yang terpercaya.

Terutama pelajaran mengenai bagaimana orang seusia anda dapat menghadapi transisi menjadi orangtua. Lagipula, pada saat lebih sering berjumpa dengan teman maka secara otomatis anda ingin menyamakan diri anda dan membandingkan diri dengan teman-teman sebaya anda.

Misalnya seperti ini, ketika anda melihat teman dengan usia sebaya anda sudah memiliki anak maka akan timbul pemikiran "wah,,,diumur yang segitu dia sudah memiliki anak...tapi saya belum". Nah, dari sinilah secara tidak langsung timbul motivasi untuk anda bisa lebih cepat hamil. Karena secara tidak sadar anda dan pasangan yang belum dikaruniai anak akan mengupayakan kehamilan dapat terwujud dalam waktu yang cepat.

Jadi itulah kiranya yang memungkinkan hubungan pertemanan bisa ‘menularkan’ kehamilan. Ketika kehamilan ini sudah menjadi momen yang anda nanti-nanti bersama dengan pasangan maka tidak ada salahnya merencanakan kehamilan dengan baik mulai saat ini.

Selain itu, menghadapi momen kehamilan bersama dengan teman-teman tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan. Dimana anda akan dapat berbagi segala suka duka mengenai kehamilan bersama-sama sehingga kehamilan terasa lebih menggembirakan.