data-ad-format="auto"

Produksi Keringat Berlebih? Berikut Cara Mengatasinya

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan rata-rata suhu yang tinggi. Sehingga keringat seolah menjadi 'kawan' akrab orang Indonesia. Apalagi kecenderungan saat ini dengan semakin padatnya aktivitas, sehingga dapat mengakibatkan keringat berlebih. Ada banyak hal negatif yang dapat terjadi akibat dari jumlah produksi keringat yang berlebih. Diantaraya adalah bau badan, ketika tubuh mengeluarkan aroma berbau, maka rasa percaya diri anda bisa menjadi turun, apalagi jika aroma tubuh anda yang berbau tidak sedap dapat mengganggu orang lain.

Nah, tips dibawah ini akan membantu anda agar produksi keringat tidak diproduksi secara berlebih dengan melakukan cara dibawah ini.

1. Hindari Minuman yang Mengandung Kafein serta Makanan Pedas

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat dan minuman atau makanan lalin dengan kandungan kafein akan menstimulasi keringat untuk keluar lebih banyak. Selain itu makanan yang mengandung cabe dan memiliki rasa pedas akan membuat anda mengeluarkan banyak keringat. Misalnya saja ketika anda menikmati semangkuk bakso dengan kuah yang pedas, maka jangan heran jika keringat akan mulai membasahi tubuh anda. Sebab sensasi pedas yang ditimbulnya ikut juga berperan dalam kenaikan jumlah keringat. Sementara makanan yang berbau menyengat seperti bawang merah atau bawang putih akan membuat keringat yang dikeluarkan memiliki aroma bau yang tidak sedap. untuk itu sebaiknya hindari makanan yang memiliki rasa terlalu kuat selama anda sedang bekerja atau berada di tempat umum. Sebab ketika tubuh anda mengeluarkan aroma yang kurang sedap, hal ini tentunya akan membatasi ruang gerak anda dan membuat anda menjadi tidak percaya diri untuk beraktivitas.

2. Kurangi Berat Badan

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Apabila anda termasuk orang dengan berat badan yang berlebih, maka untuk mengurangi produksi keringat yang berlebih, mengurangi berat badan akan sangat membantu. Sebab semakin gemuk seseorang, maka suhu tubuhnya akan semakin sulit mendingin sehingga produksi keringat akan terus dikeluarkan. Dengan demikian, jangan heran jika anda melihat teman atau kerabat yang memiliki badan tambun, maka ketika ia melakukan pergerakan sedikit saja, keringatnya akan terlihat bercucuran seperti telah melakukan olahraga yang berat.

3. Hindari Pakaian dengan Warna Terang

Ketika anda mengenakan baju dnegan warna putih atau warna-warna terang lainnya seperti warna kuning, hijau atau biru maka orang lain akan cenderung lebih mudah melihat keringat yang dikeluarkan oleh tubuh anda. Sebaliknya, jika anda mengenakan baju dengan warna gelap, keringat yang keluar dari tubuh anda tidak akan terlalu nampak. Bisa kita bayangkan betapa malunya ketika seseorang medapati keringat berlebih yang termbus dan terlihat dibagian ketiak, orang lain yang melihat mungkin akan berpikir dua kali untuk berdekatan dengan kita.

4. Gunakan Deodoran

Deodoran cukup efektif dalam membantu mengurangi bau badan dan megurangi jumlah keringat terutama dibagian ketiak. Hal ini disebabkan deodoran berfungsi dalam menyumbat pori-pori, agar keringat dapat dikunci dan dihentikan. Meski demikian, perlu diketahui terdapat bahan kimia yang terkandung pada deodoran yang dapat menyebabkan efek sampping seperti ruam merah pada kulir hingga iritasi. Untuk itu, jika anda mengalami keluhan atau efeksamping setelah mengenakan deodoran, sebaiknya hentikan penggunaan deodoran ini.

5. Kunjungi Dokter

Jika cara-cara diatas kurang efektif mengatasi keringat berlebih, mungkin saja terjadi kelainan pada tubuh anda. Untuk itu, segera hubungi dokter untuk mengkonsultasikan keluhan anda.

Pada dasarnya keringat merupakan bagian penting dari fisiolegi dan proses metabolisme tubuh anda. Hanya saja jika jumlah yang dikeluarkan terlalu berlebihan, hal ini tentunya akan sangat mengganghu anda dalam bersosialisasi dan bergaul. Nah, dengan mengaplikasikan cara diatas, diharapkan dapat membantu anda mengatasinya.