data-ad-format="auto"

Meski Sudah Konsumsi Pil KB Namun Tetap Hamil Apa Penyebabnya?

Untuk pasangan yang sudah menikah dan berumah tangga setelah sekian lama kehadiran buah hati tentu menjadi hal yang amat ditunggu-tunggu. Tawa riang dan tangis  manja dari seorang bayi akan semakin membuat suasana rumah menjadi riang dan hangat. Tak heran bila banyak pasangan yang sudah menikah akan melakukan segala hal demi bisa mewujudkan impian memiliki buah hati.

Akan tetapi, untuk beberapa pasangan yang sudah merasa cukup dikaruniai keturunan dalam kehidupan berumah tangga bersama dengan pasangan. Maka mereka akan dapat melakukan kontrol kehamilan dengan konsumsi pil KB. Pil kontrasepsi seperti pil KB adalah alat kontrol yang dapat dipercayai ampuh mengendalikan kehamilan pada pasangan. Artikel menarik lainnya: Sumber Makanan dengan Kandungan Asam Folat Tinggi

Selain itu, keuntungan lain dari menggunakan pil KB adalah kenyamanan pasangan yang masih merasakan "sensasi" bebas dalam berhubungan tanpa khawatir berbuah kehamilan. Hanya saja, pada beberapa pasangan yang sudah mengkonsumsi pil KB dan berupaya mengontrol kehamilan. Namun tetap saja, kehamilan dapat terjadi tanpa diduga-duga. Hal inilah yang pada akhirnya memicu banyak pertanyaan mengapa kondisi ini dapat terjadi? Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasi dibawah ini.

 

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Meski Sudah Konsumsi Pil KB Namun Tetap Hamil Apa Penyebabnya?

JIka anda mengkonsumsi pil KB dengan dosis yang sudah ditentukan maka hampir 99% efektif dalam mencegah kehamilan. Namun wanita yang sudah menggunakan pil tersebut pada akhirnya bisa hamil dikarenakan oleh banyak hal. Diantaranya mari kita simak dibawah ini.

Tidak Patuh

Manfaat dari penggunaan pil KB akan sangat baik bila penggunaannya tepat dan si pengguna menerapkan disiplinitas yan tinggi dalam mengkonsumsinya. Kehamilan setelah minum pil KB terjadi karena ketidak patuhan wanita pada saat menggunakan alat kontrasepsi yang satu ini.

Pada beberapa kasus kehamilan yang terjadi setelah konsumsi pil KB terjadi karena mereka terlambat atau malas mengkonsumsinya. Aturan inilah yang membuat kehamilan dapat terjadi kapan saja meski sudah mengkonsumsi pil KB.

Interaksi dengan Obat Lain

Bukan hanya dosis dan waktu saja yang akan mempengaruhi kinerja dari obat yang satu ini. Pengonsumsian obat lain yang akan dapat menghambat reaksi dari pil KB pun akan juga berpengaruh terhadap kemanjuran dari pil yang satu ini. Ketika anda mengkonsumsi obat lain bersamaan dengan pil KB maka kemungkinan reaksi dari obat ini akan jauh lebih kecil. Beberapa obat yang akan dapat menurunkan respon dari obat ini diantaranya adalah:

  • Antibiotik tertentu. Selalu periksakan terlebih dahulu apakah antibiotik yang anda konsumsi akan mungkin mempengaruhi efektivitas dari pil KB atau tidak.
  • Obat herbal tertentu. Seperti misalkan tanaman St, John's worth yang biasanya dianjurkan oleh dokter sebagai obat anti depresi
  • Obat anti epilepsi
  • ARV yang umumnya diperuntukan untuk mengobati HIV, seperti ritonavir.

Muntah dan Diare

Ketika mengkonsumsi pil KB atau pil pencegah kehamilan biasanya tubuh akan membutuhkan sekitar 30 menit untuk bisa menyerap kandungan yang ada didalam obat tersebut kedalam aliran darah untuk bisa bekerja secara maksimal. Hanya saja, apabila anda mengalami muntah setelah setengah jam dari waktu mengkonsumsi obat ini maka kemungkinan besar kehamilan akan terjadi setelah berhubungan seks.

Maka dari itu, mereka yang mengalami diare berat sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Bila perlu gunakan metode tambahan untuk mencegah kehamilan dengan baik. Misalkan dengan penggunaan alat kontrasepsi pasangan suami atau laki-laki sewaktu berhubungan.