Menu Makanan Bayi Usia 17 Bulan

Mengagumkan sekali kini anak anda sudah mampu mengucapkan kelompak kata , bahkan sudah dapat menangkap kata kata baru yang lebih banyak. Kalimat yang diucapkan oleh anak menunjukan perkembangan komunikasi bahkan dengan gerakan dan ekpsresi anak anda.

 

Selain semakin menggemaskan di usianya 17 bulan, bahkan lebih banyak bergerak aktif, menarik dan membanting barang. Utamakan juga keselamatan dengan bimbingan orang tua, karena pada usia ini semakin bertambah aktif dan peranan orang tua dapat membantu untuk memberikan stimulasi untuk menunjang perkembangannya.

Tidak kalah penting yang harus diperhatikan oleh orang tua adalah perkembangan, pertumbuhann , kesehatan dan kecukupan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang bayi anda di usia 17 bulan. Artikel kali ini akan memberikan gambaran mengenai kebutuhan anak pada usia 17 bulan dan contoh menu makanan bayi pada usia 17 bulan.

Bagaimana dengan perkembangan bayi di usia 17 bulan ?

menu makanan bayi 17 bulanPada usia 17 bulan, perkembangan bayi yang paling umum ditandai dengan perkembangan motorik yang semakin meningkat. Saat menginjak usia 17 bulan. Anak sudah dapat melakukan berlari. jalan sampai mundur, menaiki anak tangga dan juga sudah mulai menendang seperti menendang bola.

Sedangkan untuk gerakan perkembangan motorik halus pada anak usia 17 bulan ditandai dengan kemampuan bayi yaitu bermain balok dimana bayi sudah dapat menyusun balok menjadi menara yang seimbang. Meskipun kemampuan bayi ini hanya dapat menyusun 4-5 buah balok saja akan tetapi sudah menunjukan bahwa keseimbangan motorik halus sudah dapat berkembang dengan baik.

Selanjutnya yang menunjukan perkembangan pada bayi yaitu kemampuan bicara dan bahasa yang semakin meningkat, pada usia 17 bulan anak sudah mampu mengucapkan 5-6 kata secara benar. Usahakan untuk mengucapkan dengan menggunakan vocal yang benar sehingga anak anda dapat menirukan kata yang sebenarnya ketimbang mengikuti pengucapan anak anda , meskipun anak anda belum begitu mampu mengucapkan vocal dengan benar.

Hal yang perlu diamati selanjutnya adalah kemampuan anak dalam perkembangan sosial dimana pada usia anak 17 bulan, sudah dapat bermain dengan daya imajinasinya yang tinggi. Bahkan anak anda sudah dapat menirukan kegiatan yang dilakukan oleh orang tua dengan memberikan makan, minum pada boneka tersebut. Bahkan anak pada usia 17 bulan sudah dapat menyikat gigi meskipun masih menggunakan bantuan dari orang sekitar.

Bagaimana dengan pertumbuhan bayi di usia 17 bulan ?

Memasuki usia anak 17 bulan, pertumbuhan anak ditandai dengan berat badan yang mulai meningkat. Kondisi berat badan anak memang tidak sama, ada yang dipengaruhi oleh gen dan tinggi badan . Hanya saja pada anak 17 bulan yang dibedakan berdasarkan kategori anak perempuan dan laki-laki. Dimana untuk bayi perempuan yang berusia 17 bulan memiliki berat badan 10,5-11 kg. Sedangkan untuk bayi laki-laki usia 17 bulan memiliki berat badan 11,5 kg.

Berbeda dengan pertumbuhan anak dimana tinggi untuk anak mencapai rata-rata 79 cm untuk anak perempuan sedangkan untuk anak lelaki memiliki rata rata tinggi 81 cm. Dengan demikian pertumbuhan berdasarkan berat badan dan tinggi badan ini ditunjang oleh nutrisi dan stimulasi yangn diberikan orang tua kepada anak. Sehingga anak memiliki berat badan dan tinggi badan yang ideal.

Bagaimana dengan kesehatan bayi di usia 17 bulan ?

Pada bayi yang berusia 17 bulan tidak ada vaksin khusus yang diberikan. Hanya saja vaksin Haemophilus influenzae type b (Hib), cacar air dan influenza akan diberikan apabila pada usia sebelumnya belum diberikan.

Sedangkan gangguan kesehatan yang paling mudah menyerang anak pada usia 17 bulan adalah gangguan pencernaan dimana mengalami diare dan muntah. Bahkan beberapa kondisi anak yang berhubungan dengan infeksi telinga dan pilek seringkali dialami oleh anak pada usia ini.

Dalam menjaga kesehatan pada anak usia 17 bulan yang harus dilakukan adalah pencegahan terutama yang berkaitan dengan kebersihan anak. Hal ini dikarenakan pada anak usia 17 bulan anak sudah dapat mengeksplor lingkungannya sehingga memungkinkan daya tahan tubuh anak terganggu dari lingkungan sekitarnya.

Untuk mempersiapkan kesehatan anak pada usia ini, harus dilakukan dengan memberikan ASI hingga usia anak 2 tahun kemudian disertai dengan imunisasi yang lengkap untuk membuat daya tahan tubuh anak semakin kuat.

Kebersihan tangan dan kaki tidak kalah penting, biasakan untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan. HIndari pula polusi udara dan polusi rokok yang dapat menganggu kesehatan pernapasan anak.

Apabila anak mengalami kondisi yang ditandai dengan suhu tubuh yang lebih tinggi dari 38 derajat celcius .Mengalami batuk dan juga pilek yang berkepanjangan atau selama 10 hari berturut-turut maka harus dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi balita anda.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah badan anak yang tiba-tiba mengalami kejang, tidak mengalami kondisi yang membaik setelah minum obay dan juga keluarnya cairan atau nanah dari telinga yang menyebabkan anak menjadi terganggu. Kondisi ini membutuhkan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan pencegahan ini terhadap beberapa bahaya yang terjadi pada anak.

Bagaimana dengan nutrisi pada anak usia 17 bulan ?

Pada anak yang berusia 17 bulan seharusnya tetap diberikan ASI hingga 2 tahun. ASI dapat diberikan dengan dibarengi makanan padat sebagai pelengkap gizi. Sama halnya dengan orang dewasa, pengaturan jadwal makan untuk anak usia 17 bulan sebanyak 3 kali untuk makan besar, ditambah dengan 2-3 kali dalam porsi makan kecil yang diberikan disela makan besar.

Dalam memberikan makan pada anak. yang terpenting harus diperhatikan adalah mengawasi anak yang sulit makan. Selain itu pada anak yang sudah mampu makan sendiri agar tidak tersedak ketika mengkonsumsi makanan denga ukuran kecil, makanan yang ukur besar, makanan  yang terlalu lengket dan mentega yang membuat anak sulit untuk menelannya.

Bagaimana contoh menu yang sehat untuk anak usia 17 bulan ?

Berikut adalah dua menu yang dapat menjadi menu anda, pertama sup jagung dan biskuit wortel :

Sup Jagung

Bahan-bahan:

  1. 1 buah jagung manis, serut
  2. 1 butir telur ayam, kocok
  3. 150 ml kaldu
  4. garam sedikit saja,  parutan keju

Cara Membuat Sup Jagung:

  1. Masak kaldu sampai mendidih kemudian masukkan serutan jagung manis, lalu masak hingga matang.
  2. Lalu masukkan garam dan juga kocok telur hingga  diaduk dengan menggunakan garpu.
  3. Langkah selanjutnya masukkan parutan keju
  4. Dan terakhir sup siap untuk disajikan

Biskuit Wortel

Bahan-bahan:

  1. 200 gram mentega
  2. 250 gram apel, haluskan
  3. 250 gram susu bubuk khusus bayi
  4. 4 butir telur ayam
  5. 250 gram wortel, lalu parut
  6. 450 gram tepung terigu

Cara Membuat Biskuit Wortel:

  1. Langkah pertama kocok mentega dengan mixer hingga berwarna pucat. kemudian tambahkan buah apel, kocokan telur, dan juga irisan wortel, aduk hingga rata.
  2. Campurkan tepung terigu dan juga  susu bubuk formula lanjutan, aduk hingga rata
  3. Kemudian masukkan tepung terigu sedikit-sedikit ke dalam mentega, lalu aduk rata.
  4. Lalu ambil satu sendok kemudian pipihkan
  5. Anda dapat menata di dalam loyang datar yang suda  dioles dengan  margarin.
  6. Selanjutnya panggang  dalam oven yang selama 20 menit  hingga berwarna kuning kecokelatan.