Mengharukan, Kisah-Kisah Anak Penderita Progeria

Penyakit langka yang disebabkan mutasi gen membuat penampilan anak ini berbeda dengan anak lain seusianya. Ia terlihat 70 tahun lebih tua dari usianya.

Progeria Research Foundation melaporkan ada sekitar 80 anak di seluruh dunia yang mengalami penyakit langka, progeria. Salahsatunya adalah Ana Rochelle Pondare dari Filipina yang merayakan ulang tahun ke-18. Sedangkan usia tubuh dan kondisi fisiknya dihitung secara medis sudah menunjukan usia 144 tahun.

Dokter yang menangani kondisi Pondare menyebutkan Pondare memiliki harapan hidup maksimal hingga 15 tahun. Bahkan dr. Pierre R Clero mengatakan bahwa penderita pondare memberikan pengobatan dengan diet spesial dan krim kulit untuk bisa memperpanjang harapan hidup gadis remaja yang mengalami mutasi genetik, progeria.

rr

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Bahkan yang dikutip dari WebMD, seorang anak laki-laki yang bernama Franco Villavicencio yang berasal dari Argentina, berusia 4 tahun. Ia sama seperti anak seusianya hobi menonton film kartun dan bermain. Meskipun ia memiliki usia muda akan tetapi kondisi fisik, kesehatan medisnya sudah tua, seakan ia terjebak di tubuh orang tua.

Kondisi ini mengingatkan pada sebuah film The Curious Case of Benjamin Button yang dibintangi Brad Pitt, dimana seorang bayi memiliki fisik orang tua. Progeria dikenal juga Hutchinson – Gilford Progeria Syndrom (HGPS) merupakan kondisi genetis langka yang mengakibatkan tubuh menua dengan cepat.

Penyakit ini bisa terjadi pada jenis kelamin dan ras apapun, kejadian yang sangat langka terjadi di dunia. Bahkan satu dari empat juta bayi yang lahir di seluruh dunia, begitu sangat langka sekali. Adanya mutasi gen yang menyebabkan protein abnormal di produksi di dalam tubuhnya. Bahkan ketika sel protein memecah lebih mudah.

Progerin, protein abnormal yang menumpuk didalam banyak sel di dalam tubuh anak-anak progeria, sehingga menyebabkan mereka cepat menua. Kondisi penyakit ini bukan penyakit keturunan keluarga bisa terjadi pada siapa saja. Umumnya sangat terlihat pada kebanyakan anak yang menderita progeria pada saat ia lahir.

Pada saat bayi mengidap progeria ia akan mengalami masalah dengan berat badan. Bahkan mereka berkembang dengan ciri fisik, kepala membesar, rahang bawah yang kecil, telinga menonjol, pertumbuhan gigi yang lambat, telinga yang menonjol, pembuluh vena yang terlihat jelas. Bahkan pada usia bayi, suara terdengar nyaring dan hilangnya lemak tubuh dan rambut yang rontok.

Anak yang menderita progeria seringkali terserang penyakit yang umumnya menyerang usia lanjut. Beberapa penyakit yang dialami anak progeria diantaranya adalah pembekuan arteri, penyakit jantung atau tulang keropos. Bahkan anak yang menderita progeria umumnya meninggal karena stroke atau serangan jantung.

Meskipun progeria membuat anak rentan terkena penyakit akan tetapi progeria tidak sama sekali mempengaruhi kecerdasan dan perkembangan anak. Bahkan anak dengan kondisi progeria tidak mudah terinfeksi penyakit seperti anak seusianya. Tindakan pemeriksaan dokter diharapkan memberikan pertolongan untuk mengurangi penuaan yang terjadi.kisah

Perawatan yang dilakukan bagi anak penderita progeria, yakni pemberian obat untuk bisa memperbaiki kerusakan sel-sel. Perawatan yang dilakukan semata-mata untuk memperlambat gejala penyakit yang mungkin muncul. Dengan demikian perawatan yang dilakukan bisa menjadi salah satu cara yang terbaik membantunya.

Itulah kisah-kisah yang mengharukan terjadi karena penyakit langka, progeria yang hanya terjadi beberapa saja berbanding dua juta kelahiran di seluruh dunia. Kondisi ini bisa menjadi sangat mengharukan, mereka membutuhkan percaya diri untuk bisa tumbuh kembang di lingkungannyal. Sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang meskipun dengan kondisi langka.