data-ad-format="auto"

Mengenali Tanda Ketidaknormalan Cairan Keputihan

Masalah pada bagian organ kewanitaan perempuan memang sudah sejak lama menjadi permasalahan kompleks yang seolah tidak ada habisnya. Banyak wanita mengeluhkan mengalami masalah dengan organ kewanitaannya dengan sumber masalah yang hampir serupa.

Umumnya, permasalahan yang timbul tak jauh dari seputar kebersihan organ kewanitaan. Tidak sedikit para wanita yang menyepelekan menjaga kebersihan organ perempuannya dengan baik. Padahal dari masalah ini akan dapat muncul berbagai permasalahan besar yang bisa timbul.

Salah satu dampak kurang terjaganya kebersihan organ kewanitaan adalah munculnya cairan atau lendir. Lendir ini seringkali dikenal dengan sebutan cairan keputihan. Pada dasarnya keputihan adalah hal yang wajar dialami oleh seorang perempuan. Baca juga: Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Bahkan setiap perempuan akan dapat mengalami kondisi keputihan yang sama. Keputihan adalah keluarnya sejumlah cairan dari organ genital perempuan. Selama keluarnya cairan masih berada dalam jumlah yang normal maka hal ini tidak akan berbahaya. Hanya saja, saat ini tidak sedikit para wanita yang mengeluhkan keluarnya cairan dari organ genital dengan jumlah yang berlebihan.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Kondisi keputihan seperti ini akan tentu membawa resiko yang cukup serius untuk kesehatan. Apalagi jika dalam waktu bersamaan anda adalah wanita yang tengah mengandung. Keputihan bermasalah yang dialami oleh ibu hamil akan dapat membahayakan kehamilannya. Oleh karenanya mari simak pembahasan mengenali ketidaknormalan cairan keputihan dibawah ini.

Mengenali Tanda Ketidaknormalan Cairan Keputihan

Semua perubahan pada cairan yang keluar dari organ genital perempuan bisa mengindikasikan adanya infeksi pada bagian tersebut. Oleh karenaya, penting sekali untuk para wanita mengenali tanda atau ciri ketidaknormalan cairan yang keluar dari organ genitalnya. Mari simak dibawah ini.

  • Volume cairan yang keluar dari organ geniotal mendadak meningkat dan ukurannya menjadi lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal.
  • Keluarnya ciaran dari organ genital disertai dengan adanya gejala lain yang mengganggu sepeti gatal, nyeri atau disertai dengan skait pada bagian perut.
  • Cairan yang dikeluarkan beraroma bau tidak sedap atau bahkan bau busuk.
  • Adanya warna kuning, coklat, merah atau mungkin warna kehijauan pada cairan yang dikeluarkan.
  • Adanya pendarahan yang mengiringi keluarnya cairan dari organ genital dan disertai dengan rasa sakit.

Beberapa kondisi diatas adalah kondisi yang mengindikasikan adanya masalah dengan keluarnya cairan dari organ kemaluan anda. Untuk itu, bila anda mengalami satu atau beberapa kondisi dari gejala diatas maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Apalagi untuk anda wanita yang saat ini tengah mengandung buah hati. Kondisi keputihan bermasalah akan dapat memicu kondisi yang berbahaya baik untuk anda maupun janin yang anda kandung.

Jadi demikian, segera konsultasikan masalah ini dengan cepat. Agar demikian penanganan yang lebih dini bisa anda dapatkan. Dengan begini maka kemungkinan terburuk dari masalah ini akan bisa diatasi dengan lebih baik.

Selain itu, jangan sesekali menunda pengobatan atau mungkin mengkonsumsi obat-obatan yang tidak jelas, terutama untuk anda para ibu hamil. Tanpa adanya pemeriksaan dan resep dari dokter obat-obatan yang dikonsumsi akan membahayakan kesehatan janin dan kesehatan ibu.

Selain itu, pada umumnya konsumsi obat-obatan memang tidak dapat dilakukan dengan sembarang oleh ibu hamil. Jadi demikian, perhatikan betul untuk selalu mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter spesialis.

Demikianlah semoga artikel ini bermanfaat dan memandu anda untuk lebih waspada dengan segala kondisi dan gejala yang mungkin dialami pada saat hamil atau mungkin saat gejala diatas anda alami.