Mengenal Eklampsia Saat Hamil dan Cara Penanganannya

Eklampsia ketika hamil dapat terjadi akibat dari pre-eklampsia yang tidak ditangani atau dikontrol. Adapun pre-eklampsia merupakan suatu kondisi umum yang terjadi saat wanita hamil, ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kandungan protein dalam urin yang meningkat. Eklampsia ketika hamil sendiri memiliki karakteristik yang hampir sama dengan pre-eklampsia yakni seperti tekanan darah tinggi, pembengkakan pada bagian-bagian tubuh serta adanya protein sewaktu mengeluarkan urin. Penyebab dari pre-eklampsia dan eklampsia sebenarnya masih diteliti oleh para ilmuwan, namun hingga sampai saat ini belum ada pernyataan pasti yang menyebabkan timbulnya komplikasi pada kehamilan ini.

Tingkat Kemungkinan, Gejala dan Penanganan Eklampsia Saat Hamil

Tingkat kemungkinan terjadinya komplikasi lanjutan ini umumnya jarang sekali terjadi daripada pre-eklapsia, perbandingannyapun bahkan 1 antara 2 hingga tiga ribu dalam kehamilan. Para wanita yang mengalami pre-eklampsia memiliki resiko terkena komplikasi tingkat lanjut dari komplikasi itu sendiri. Hanya saja, untungnya sedikit sekali wanita yang telah menerima penanganan medis cukup baik saat terkena pre-eklampsia, yang pada akhirnya berlanjut menjadi eklampsia yang lebih serius.

Mengenali Gejala Eklampsia

Serangan penyakit yang tiba-tiba, pada umumnya mendekati atau selama proses melahirkan berlangsung, adalah karakteristik gejala yang paling umum dari komplikasi lanjutan ni. Serangan setelah proses persalinan pun dapat terjadi dan pada umumnya akan terjadi pada 48 jam setelah proses persalinan.

Lantas, apakah kita harus khawatir dengan komplikasi ini? Hal ini umumnya tergantung daripada tingkatan kehamilan seorang wanita, ketika dirinya terkena komplikasi lanjutan ini. Adapun resiko pada bayi yakni resik kelahiran prematur, sebab mempercepat kelahiran bayi menjadi satu-satunya solusi untuk mengobati komplikasi ini. Disamping itu, komplikasi lanjutan ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu menjadi terganggu, meskipun saat ini resiko kematian akibat kondisi komplikasi ini cukup rendah di beberapa negara. Untuk itu, dengan penanganan yang optimal serta pengawasan kesehatan yang baik, sbeagian besar wanita yang terkena komplikasi lanjutan ini dapat kembali sehat dan normal setelah melahirkan.

Nah, dengan demikian sebaiknya rajinlah melakukan pemeriksaan ke dokter, sebab dokter kan mengetahui lebih cepat apakah anda mengalami gejala pre-eklampsia. Apabila anda didiagnoasa mengalami pre-eklampsia, maka dokter akan terus mengawasi kesehatan anda serta tekanan darah anda untuk memastikan bahwa kondisi tersebut tidak akan berlanjut menjadi komplikasi yang lebih serius.


Video Minggu Ini
Tips untuk mengetahui sisi positif, keunggulan dan bakat anak.

You must have the Adobe Flash Playerthe Adobe Flash Player installed to view this player.

Video courtesy of Bebeclub.