data-ad-format="auto"

Mengapa Saat Hamil Harus Naik Berat Badan?

Wanita seringkali takut ketika mengalami kenaikan berat badan. Perubahan fisik menjadi gendut adalah salah satu yang dihindari ketika naik berat badan, Meskipun demikian ketika ibu hamil kenaikan berat badan menjadi salah satu ukuran kesehatan janin di dalam kandungan.

Ibu hamil akan dipantau kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan saat hamil. Salah satunya ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan yang ideal dari bulan pertama hingga bulan terakhir kehamilan.

Dengan mengetahui pengaruh kenaikan berat badan ibu hamil pada janin maka seharusnya anda mengamati kenaikan berat badan anda selama kehamilan. Kesehatan dan pertumbuhan janin dipengaruhi oleh kenaikan berat badan ibu, tentu saja kenaikan berat badan ibu hamil memiliki ukuran disesuaikan dengan kehamilan. Ibu hamil yang terlalu memiliki berat badan yang berlebih akan mengganggu kesehatan.

Pada artikel kali ini ibu hamil akan diajak untuk mengetahui berat badan yang seimbang selama kehamilan. Pada artikel ini pula akan diuraikan bagaimana kondisi ibu hamil yang tidak dapat mencapai berat badan ideal sesuai usia kehamilan dan solusi yang dapat membantu ibu hamil dalam mencapai kenaikan berat badan yang ideal selama kehamilan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Pantau Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil

Kondisi normal ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan 12-16 kg selama ibu mengalami kehamilan. Sedangkan untuk ibu hamil yang mengawali kehamilan dengan berat badan yang berlebih diusahakan untuk mengalami kenaikan berat badan pada sekitar 5-7 kg selama kehamilan.

Ibu hamil harus rajin memantau perkembangan berat badan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Pada penelitian yang dilakukan o;eh London school of Hygiene & Tropical Medicine, ibu hamil yang mengalami kurangnya kenaikan berat badan akan meningkatkan risiko keguguran di tiga bulan pertama kehamilan.

Ibu hamil yang tidak memenuhi berat badan ideal selama kehamilan maa dikhawatirkan akan mengalami persalinan yang sulit dan juga lama. Selain itu akan mengalami persalinan yang lebih awal atau prematur. Bahkan beberapa kasus ditemukan ibu hamil yang mengalami pendarahan setelah melahirkan dan terjadinya kemungkinan persalinan setelah operasi.

Pada ibu hamil yang kurang mengalami kenaikan berat badan akan menyebabkan kesehatan dan keadaan janin yang terganggu. Ibu hamil yang mengalami kurang berat badan pada trimester satu akan mengakibatkan lahir prematur dan mengalami kelainan sistem saraf pusat pada janin. Sedangkan kurangnya berat badan pada trimester kedua akan mengakibatkan pertumbuhan janin yang terhambat. Beberapa kondisi yang dikhawatirkan terjadi disebabkan karena berat badan ibu hamil yang tidak ideal (kurang berat badan) saat hamil bayi meninggal sesaat dilahirkan, mengalami cacat bawaan atau bayi lahir dengan berat badan yang rendah.

Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Pada wanita asia dewasa ketika akan hamil rentan Indeks Massa Tubuh 19-23 apabila berada di bawah atau kelebihan maka dapat memperbaiki sebelum kehamilan. Berat badan ibu yang kurus atau terlalu gemuk akan meningkatkan kehamilan berisiko. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan berat badan ideal sebelum kehamilan.

Sebelum hamil berat badan anda dapat menjadi pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa pertimbangan :

  1. Apabila ibu hamil sebelum hamil memiliki berat badan normal, maka kenaikan berat badan sebaiknya 9-12 kg.
  2. Sedangkan untuk ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya kenaikan berat badan 6-9 kg.
  3. Pada ibu yang memiliki berat badan yang kurang kenaikan berat badan diantara 12-15 kg.
  4. Berbeda dengan ibu hamil kembar sebaiknya kenaikan berat badan dipertimbangkan sesuai dengan jumlah bayi yang dikandung.

Pada saat hamil kenaikan berat badan bukan hanya sekedar penumpukan lemak melainkan karean tumbuh kembang janin, pertambahan berat rahim, volume darah, plasenta, pembesaran payudara dan juga cairan ketuban.

Penyebab Ibu Hamil sulit mengalami kenaikan berat badan

Pemeriksaan berat badan sangat penting dilakukan untuk mengetahui berat badan ideal selama kehamilan. Lantas mengapa ibu hamil sulit mengalami kenaikan berat badan?

Berikut ini adalah penyebab ibu hamil mengalami kesulitan mengalami kenaikan berat badan :

  1. Kehilangan nafsu makan karena mengalami mual muntah yang berat di awal kehamilan. Umumnya dialami oleh ibu hamil pada 4 bulan pertama kehamilan
  2. Komposisi makanan tidak bergizi sehingga ibu hanya asal kenyang saja tidak memperdulikan gizi yang dibutuhkan janin.Ini yang menyebabkan ibu kurus meskipun makan banyak
  3. Ibu mengalami gangguan pencernaan sehingga meskipun kualitas baik akan tetapi tetap kurus. Ibu dapat mengalami gigi rusak sehingga makanan tidak dapat dikunyah dengan baik sehingga makanan tidak dapat dicerna dan diserap sempurna oleh tubuh
  4. Ibu memiliki riwayat kesehatan seperti paru paru dan jantung sehingga menganggu sirkulasi darah dan menyebabkan nutrisi dan oksigen di dalam darah menjadi terganggu
  5. Ibu melakukan diet ketat untuk tetap menjaga tubuh yang langsing padahal sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan janin

Sehingga untuk ibu hamil yang mengalami kesulitan mengalami kenaikan berat badan disarankan untuk mengkonsumsi makanan tinggi lemak seperti karbohidrat dan protein. Ibu hamil disarankan untuk banyak mengkonsumsi ikan, daging, es krim dan cake. Sedangkan untuk ibu hamil yang seringkali mengeluhkan mual dan muntah sebaiknya makan dalam porsi kecil.

Pentingnya Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Berat badan yang naik pada saat hamil adalah wajar terjadi bahkan harus dipertimbangkan dengan cara memeriksakan kesehatan agar kenaikan berat badan sesuai dengan usia kehamilan.

Pada trimester ketiga kehamilan ibu hamil yang hanya mengalami kenaikan berat badan kurang dari 10 kg harus waspada. Adapun alasan mengapa kenaikan berat badan saat hamil itu penting adalah sebagai berikut :

  1. Ibu hamil harus menyimpan lemak yang akan menjadi makanan untuk bayi
  2. Ibu hamil mengalami pembesaran rahim dan persiapan menyusui sehingga ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan
  3. Ibu hamil akan mengalami pertambahan darah sehingga kenaikan berat badan disesuaikan dengan usia kehamilan
  4. Pertumbuhan janin menjadi alasan utama ibu hamil mengalami kenaikan berat badan
  5. Terdapat plasenta, cairan lainnya dan juga air ketuban yang menjadikan kenaikan berat badan pada ibu hamil

Apabila ibu hamil tidak mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan maka dihubungkan dengan gangguan nutrisi pada janin sehingga akan menghambat tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan. Risiko bayi lahir dengan berat badan rendah pada ibu hamil yang tidak mengalami kenaikan berat badan atau kenaikan berat badan yang kurang ideal.

Dengan demikian anda tidak periu khawatir ketika mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan. Pantau kenaikan berat badan anda selama kehamilan dengan pemeriksaan kehamilan dan konsultasikan selalu dengan dokter anda apabila mengalami gangguan sulit mengalami kenaiakan berat badan sehingga mendapatkan solusi yang terbaik untuk kesehatan anda dan janin.