data-ad-format="auto"

Lebih Rukun dan Saling Hormat, Berikut Karakteristik Keluarga Cerdas

Menciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam sebuah keluarga tentunya menjadi dambaan bagi setiap keluarga. Hanya saja, untuk mencapainya, bukanlah perkara yang mudah, ada banyak hal yang dapat menghalagi terciptanya hal tersebut. Lantas bagaimana menjadi keluarga yang cerdas? Hilangkan sikap Aku vs Kamu dalam rumah anda, dengan begitu anda berada pada jalan yang benar. Nah, berikut ini ada beberapa karakteristik dari keluarga cerdas yang bisa anda simak dan jadikan sebagai contoh untuk menjadi keluarga kecil anda lebih rukun dan harmonis.

1.    Menghormati Satu dengan yang Lainnya

Jangan pernah menunda kebersamaan. Dekat dengan sebuah keluarga tidak akan meniadakan pentingnya mengormati individualitas. Setiap anak memiliki keinginan dan kemampuannya masing-masing. Dengan menghormati ide serta kepentingan anak, itu berarti anda memberikan kesempatan agar kemampuan alami anak dapat diperlihatkan. Menghormati adalah salah satu perilaku yang anak-anak kuasai sebagian dari observasi. Jika anda mendengarjan tanpa berusaha menghakimi dan bertindak sopan terhadap semua jenis usia, maka hal ini akan memberikan pesan secara tidak langsung kepada anak bahwa orang lain harus dihargai.

2.    Menjaga Komunikasi

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Membangun keluarga cerdas, rukun dan harmonis bergantung pada pemahaman anda terhadap perasaan masing-masing individu dirumah, yang mana hal ini tentu bukanlah perkara yang mudah. biarkan setiap anggota keluarga anda merasa bahwa mereka dipahami dan bahwa perasaannya dan pemikirannya akan diperhitungkan.

3.    Belajar Dari Anak

Jangan pernah begitu kaku menjadi orang tua dan selalu beranggapan pendapat kitalah yang selalu benar dibandingkan dengan anak-anak. Sebab seluruh perjalanan orangtua adalah memberi dan mengambil pengalaman belajar. Jika anda melulu melihat masalah dari sudut pandang anda tanpa melihatnya dari sudut pandang anak, maka anda akan kehilangan banyak hal. Jangan pernah malu ketika anak mengetahui kesalahan anda. Kesalahan akan memanusiawikan anda bukan meremehkan anda dimata sang anak. Selain itu, biarkan anak melihat bagaimana anda bertanggung jawab terhadap apa yang telah anda perbuat, dengan begini anak akan belajar bagaimana menghadapi masalah dan bertanggungjawab karenanya.

4.    Hargai Proses, Bukan Hasil Akhir

Setiap orang tua mungkin menghendaki anak-anak mereka tumbuh dengan cerdas dan berpretasi. Namun jangan sesekali menuntut anak dengan terlalu keras ketika apa yang anda harapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang didapat oleh anak. Anak-anak cenderung menilai diri mereka dari bagaimana orang lain menghargai mereka. Jadi berikan penghargaan pada setiap usaha yang telah dilakukan anak serta individu lain yang ada dirumah, tidak peduli seberapa sempurna hasilnya, hal terpenting adalah hargai proses dan kerja kerasnya bukan hasilnya.

5.    Mengatasi Masalah Bersama

Keluarga cerdas akan melibatkan semua individu dikeluarga dalam mengambil keputusan tentang rutinitas dan pilihan. Sebagai orangtua anda perlu membentuk sebuah diskusi keluarga yang tidak otoriter. Saat anak anda bertumbuh semakin dewasa, berikan mereka tanggung jawab dan kemerdekaan yang lebih besar. Sebab keluarga cerdas mampu menangani masalah keluarga sebelum sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar dan semakin sulit diatasi. Keluarga yang rukun dan saling menghormati tentunya dapat membangun suasana yang lebih menyenangkan ketika berada dirumah.

Loading...

Follow us