Kisah Nyata, 5 Bayi yang Berhasil Lolos Dari Musibah dan Berjuang Untuk Hidup

Mungil, ringkih dan rapuh itulah hal yang kadang kala kita lihat dari sosok seorang bayi. Selama ini, kita semua selalu menganggap bahwa bayi merupakan mahkluk yang terlahir dengan keadaan yang lemah, tidak berdaya serta tidak bisa melakukan hal apa-apa. Dan pernyataan tersebut memanglah benar adanya, karena pada umumnya bayi memanglah membutuhkkan perlindungan yang lebih dari orang tuanya. Namun, dibalik sifat yang lemahnya tersebut tanpa disadari ternyata bayi juga memiliki kekuatan untuk bisa berjuang dan bertahan hidup.

Di bawah ini ada beberapa kisah perjuangan bayi yang kita kutip dari berbagai sumber. Semua bayi yang ada di dalam kisah ini memiliki hidup dan nasib yang tidak baik. Bayi-bayi tersebut harus bertahan hidup dari berbagai macam musibah yang menimpa dirinya, baik itu karena sakit, tidak diinginkan oleh ke dua orang tuanya atau bahkan mengalami kecelakaan. Namun, hebatnya meskipun bayi-bayi tersebut sangat lemah tetapi semuanya berhasil mempertahankan hidupnya masing-masing.

Apabila bayi yang kita kenal dengan makhluk yang lemah ini tidak mengenal putus asa dan berjuang agar tetap bertahan hidup, seharusnya kita yang lebih dewasa bisa belajar dari semua bayi tersebut. Perjuangan dan kerja keras tidak pernah dinilai dari ukuran tubuh seseorang, tetapi dari seberapa besar ketangguhan, keberanian serta rasa percaya bahwa akan ada jawaban terbaik dari setiap cobaan yang menimpa kita.

Nah, agar tidak penasaran lagi sebaiknya kita langsung simak saja perjuangan ke 5 bayi tersebut.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Bertahan Hidup Setelah Terjebak Dipipa Toilet

Bayi yang bernasib malang dan baru dilahirkan ini berasal dari China. Bayi ini ditemukan di pipa limbah bawah toilet jongkok. Kali pertama ia ditemukan yakni oleh seorang penyewa, pada saat itu ia mendengar tangisan bayi di toilet umum disebuah perumahan di propinsi Zhejiang di China timur. Setelah mendengar tangisan bayi terebut, kemudian ia memberitahu semua warga. Bayi yang baru lahir tersebut kemudian diselamatkan oleh seorang petugas pemadam kebakaran. Ketika membebaskan bayi malang tersebut, petugas kebakaran itu membongkar pipa dengan cara menggergaji pipa tersebut berbentuk L.

Bayi itu kemudian diberi nama 'Bayi No.59', dimana nama bayi tersebut berasal dari nomor inkubator rumah sakit yang ditempatinya selama menjalani perawatan. Bayi ajaib tersebut memiliki berat badan 2,8 kg dan kini kondisinya dalam keadaan membaik. (Baca juga artikel lain: Nama Bayi Perempuan)

Bayi yang Selamat Setelah Terkubur Selama 24 jam Dalam Liang Armadillo

Beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2006, kasus aneh terjadi. Pada saat itu polisi setempat menemukan seorang bayi yang baru lahir ditinggal di dalam liang armadillo di kota kecil Brasil bagian selatan. Bayi tersebut menghabiskan hidupnya selama 24 jam di liang armadillo tersebut sebelum akhirnya ditemukan.

Pada saat ditemukankeadaannya sangat memilukan, dimana bayi tersebut hanya kepalanya saja yang mencuat dari tanah dengan plasenta yang masih melekat pada tubuhnya, dan yang lebih parah ia dikerumuni oleh sekelompok lalat. Pada awalnya pihak yang menemukan menyangka bahwa bayi tersebut sudah mati, namun ketika kotoran dibersihkan pada mulutnya ternyata ia menangis.

Pada saat itu pihak berwenang sempat melacak siapa ibu bayi tersebut. Dan diketahui ibu dari bayi itu bernama Lucinda Ferreira Guimarres yang berumur 40 tahun. Pada awalnya, Guimarres membantah bahwa bayi tersebut adalah bayinya. Namun, dugaan tersebut semakin kuat karena liang armadillo tempat bayi tersebut dikuburkan terletak 300 meter dari rumah Guimarres.

Bayi yang Baru Lahir Selamat Setelah Jatuh Melalui Toilet Rel Kereta Api

Beberapa waktu yang lalu, keajaiban datang dari seorang bayi perempuan. Bayi tersebut berhasil selamat jatuh dari rel kereta api di India. Pada saat itu ibunya yang bernama Rinku Debi Ray hendak pergi ke rumah orang tuanya di Bihar bersama suaminya dan berencana melahirkan anak keduanya yang sedang dikandungnya di Bihar.

Namun ketika diperjalanan, ia merasakan sakit perut yang teramat sakit. Sebelumnya ia tidak mengetahui bahwa rasa sakit yang dirasakannya merupakan tanda-tanda bahwa ia akan melahirkan, dengan begitu tanpa rasa cemas sedikit pun Ray pergi ke toilet yang ada di kereta api yang ditumpanginya tersebut dengan maksud untuk meringankan sakit perut yang dirasakannya. Namun, siapa yang menduga ternyata pada saat itu tiba-tiba Ray melahirkan.

Bayi yang dilahirkan Ray pada saat itu jatuh ke dalam toilet dan kemudian jatuh ke rel kerata api. Melihat hal itu Ray panik dan kemudian melompat dari kereta api untuk mencari anaknya. Suaminya yang melihat kejadian seperti itu kemudian menarik tali darurat untuk menyelamatkan istrinya, namun siapa sangka ternyata istrinya tersebut berhasil menemukan bayi yang baru dilahirkannya dalam keadaan selamat. Kemudian mereka berdua dibawa ke rumah sakit untuk diberi perawatan medis.

Bayi Baru Lahir Ini Selamat Setelah Mengalami Tabrakan

Pada suatu hari tepatnya pada hari minggu malam bulan Maret 2012 pukul 22.00, seorang bayi lahir dengan panjang 19 inci dengan berat 7 kilogram. Bayi tersebut kemudian diberi nama Gabriel James Wilcox. Namunnasib malang menimpanya, setelah dilahirkan selama 2 hari ia kemudian menjadi yatim piatu, karena orang tuanya Marty dan Elisa Wilcok mengalami kecelakaan.

Kecelakaan yang menimpa Marty dan Elisa terjadi ketika keduanya hendak membawa Gabriel pulang ke rumah orang tua Elisa. Namun, siapa sangka ketika diperjalanan Marti, Elisa, Junior anak pertama mereka, serta Gabriel mengalami kecelakaan. Pada saat kecelakaan, semua keluarga tersebut meninggal ditempat kejadian. Namun keajaiban datang, setelah kecelakaan tersebut merenggut semuanya tetapi Gabriel bayi mungil yang baru dilahirkan tersebut berhasil selamat dari maut.

Bayi yang Selamat Dengan Peluru Bersarang Didada

Di Argentina pada saat itu ada sepasang suami istri yang berfikir bahwa dunia ini akan berakhir akibat adanya pemanasan global. Karena takut akan efeknya, pada saat itu sepasang suami istri tersebut yang diketahui bernama Francisco Lotero dan Miriam Coletti melakukan aksi bunuh diri. Tidak hanya itu, mereka berdua juga mengikutsertakan anak-anaknya, yakni seorang anak laki-laki yang berusia 2 tahun serta seorang bayi perempuan yang baru berusia 7 bulan. Ketika itu, anak laki-lakinya ditembak dibagian punggung dan bayinya tersebut ditembak di dada, sedangkan mereka berdua menembak dirinya dibagian kepala.

Tiga hari kemudian setelah aksi bunuh diri tersebut, para tetangga mulai mencium bau busuk disekitar apartemen mereka, dan kemudian memanggil polisi. Pada saat diefakuasi , polisi menemukan sepasang suami istri dan anak laki-lakinya telah meninggal. Namun ketika itu hal mengejutkan terjadi. Bayi yang ditembak dibagian dada tersebut ditemukan selamat dengan berlumuran darah serta peluru yang masih bersarang didadanya. Tidak hanya itu, bayi itu juga bertahan selama 3 hari tanpa makanan dan minuman.

Sungguh bayi-bayi yang sangat luar biasa. Dan semua kisah dari bayi-bayi di atas merupakan salah satu bukti kekuasaan Tuhan.