data-ad-format="auto"

Kiat Menjaga Asupan Gizi Ibu Menyusui Ketika Berpuasa

Dalam menjalankan berpuasa di bulan ramadhan bagi anda yang sedang menyusui dapat dilakukan ketika pemeriksaan dokter menyatakan kesehatan anda dan bayi mendukung puasa selama ramadhan. Pertimbangan ini penting untuk memberikan pemberian asi terbaik kepada bayi mengingat bayi sangat rentan terhadap perubahan kondisi.

Menyusui idealnya diberikan pertama kali saat bayi terlahir, pada usia 6 bulan atau lebih intensitasnya bisa dikurangi karena telah diberikan MPASI. Kualitas asi masih harus anda jaga agar memberikan gizi yang mencukupi tumbuh kembang bayi anda. Kualitas asi dapat anda peroleh dari makanan yang anda konsumsi. Menjaga asupan gizi yang baik selama anda berpuasa merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas kesehatan anda dan bayi.

Pengertian Gizi adalah makanan yang dikonsumsi dalam melakukan fungsinya baik untuk energi, mengganti jaringan dan mengatur metabolisme tubuh untuk proses kehidupan. Zat gizi yang dibutuhkan tubuh terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Dengan gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anda selama bulan puasa maka akan meningkatkan kesehatan anda.

menjaga-kelancaran-ASI.jpg

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

 

Harus anda ingat bahwa kebutuhan gizi bagi ibu menyusui memiliki dua kali lebih tinggi hal ini karena asupan makanan yang anda konsumsi akan menjadi bahan dalam produksi asi. Selama bulan puasa penting untuk anda menjaga kebutuhan gizi sehingga dapat membuat puasa anda lancar meskipun sedang menyusui.

Berikut kiat yang dapat anda lakukan dalam menjaga kebutuhan gizi selama melakuan ibadah puasa ketika menyusui :

1.  Sahur dengan Karbohidrat kompleks

Kandungan gula yang terdapat pada makanan dengan karbohidrat kompleks mengandung serat, vitamin dan mineral. Selain itu karbohidrat kompleks sangat lama dicerna sehingga sangat tepat untuk menjadi pilihan sahur anda. Dengan makanan karbohidrat kompleks gizi lebih tinggi ketimbang anda mengkonsumsi karbohidrat sederhana.Meskipun kesulitan karena faktor budaya memakan nasi maka anda disarankan untuk menambahkan jenis karbohidrat kompleks sebagai energi tambahan mengingat konsumsi karbohidrat untuk ibu menyusui jauh lebih tinggi ketimbang biasanya. Karbohidrat kompleks bisa anda dapatkan dari makanan yang mengandung bahan gandum utuh, kacang-kacangan, ubi manis, jagung.

2.  Lengkapi Menu Buka dan Sahur dengan Protein

Berdasarkan sumbernya protein terbagi menjadi dua yaitu nabati dan hewani. Fungsi protein untuk zat gizi pembangun yang berguna untuk perkembangan tubuh, manfaat yang diberikan protein lainnya yaitu sebagai pembentukan antibodi. Anda dapat memasukan jenis makanan yang mengandung protein seperti susu dan olahannya, ikan dengan kandungan merkuri sedikit, makanan dengan kedelai, kacang-kacangan dan polong-polongan.

3.  Lemak Dalam Jumlah Sedikit tapi dibutuhkan

Makanan yang mengandung lemak sehat sangat dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Lemak yang dibutuhkan adalah jenis lemak sehat yaitu lemak yang tak jenuh dan lemak tak jenuh ganda. Umumnya lemak tak jenuh ganda dapat ditemui pada jenis makanan yang mengandung lemak omega 3. Makanan yang mengandung lemak sehat dapat anda dapatkan dari Minyak zaitun, jenis ikan yang mengandung omega 3 seperti ikan salmon.

4.  Jangan lewatkan Vitamin dan Mineral saat Buka dan Sahur

Peranan dari vitamin dan mineral dibutuhkan sebagai zat pengatur di dalam tubuh. Apalagi pada bayi zat gizi ini sangat berperan dalam perkembangannya. Pada dasarnya makanan yang mengandung vitamin dan mineral terdapat pada jenis buah-buahan dan sayuran. Perbanyak jenis buah dan sayur yang dikonsumsi untuk memenuhi gizi anda selama berpuasa.