data-ad-format="auto"

Kenali PCOS Gangguan Hormonal Pada Wanita, Gejala dan Penyebabnya

Pernahkah anda mendengar kata PCOS? Kondisi penyakit yang berhubungan dengan hormon yang biasanya terjadi pada wanita dimasa subur ini cukup menjadi topik hangat yang tengah banyak dibicarakan saat ini.

Untuk anda yang jarang mendengar penyakit PCOS, sebaiknya mulai gali informasi lebih dalam mengenai kondisi penyakit yang satu ini. Hal ini dikarenakan PCOS adalah salah satu gangguan hormonal pada wanita yang akan dapat memicu kesuburan. Kondisi ini pulalah yang akan mungkin membuat anda mengalami sulit hamil.

Lalu apa itu PCOS? Apa saja penyebab dan gejala dari kondisi yang satu ini? Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasi menarik dibawah ini. Penasaran seperti apa? Inilah dia penjelasannya. Baca juga: Depresi dan Ibu Hamil

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Apa Itu PCOS?

PCOS adalah kependekan dari Polycystic Ovary Syndrome atau yang dalam bahasa Indonesia adalah gangguan yang terjadi pada sindrom ovarium polikistik. Yakni sebuah kondisi dimana keseimbangan hormon pada wanita mengalami gangguan. Pada PCOS, kadar hormon seks wanita, yakni hormon esterogen dan hormon progesteron tidak ada dalam kadar yang seimbang.

Wanita yang menderita PCOS ada umumnya akan memiliki kista kecil (kantung berisi cairan) pada bagian ovariumnya, dimana kondisi ini akan dapat mempengaruhi volume dari ovarium menjadi membesar. Kista yang muncul pada kondisi ini bukanlah kondisi yang berbahaya, akan tetapi hal ini akan mungkin berpengaruh terhadap ketidakseimbangan hormon didalam tubuh. Dimana perubahan yang terjadi pada satu hormon akan dapat memicu perubahan pada bagian hormon lainnya.

Selain itu, akibat dari munculnya ketidak seimbangan hormon inilah, wanita yang menderita dengan PCOS akan mungkin mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Sementara itu, kondisi ketidak teraturan haid inilah yang akan mungkin membuat wanita dengan PCOS akan sulit hamil.

Selain dapat menyebabkan periode menstruasi menjadi tidak teratur, penyakit PCOS yang diderita oleh seorang wanita pun akan pula menyebabkan pertumbuhan rambut berlebihan. Bukan hanya itu, dampak lain dari kondisi ini diantaranya adalah timbulnya jerawat secara berlebihan dan munculnya obesitas.

Kondisi PCOS perlu segera ditangani dengan baik. Hal ini dikarenakan bila tidak ada penanganan yang diberikan pada kondisi ini. Maka PCOS akan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius muncul dalam tubuh. Misalkan beberapa penyakit yang disinyalir dapat muncul dari kondisi ini diantaranya adalah diabetes melitus tipe 2 dan juga resiko penyakit jantung yang lebih besar.

Oleh karenanya, untuk anda yang mengalami kondisi ini sebaiknya periksakan ke dokter dengan segera. Hal ini dilakukan untuk membuat penanganan yang lebih cepat bisa segera dilakukan. Sehingga demikian kemungkinan buruk dari kondisi ini akan dapat diatasi dengan lebih baik.

Sementara itu, gejala dan penyebab dari penyakit PCOS sendiri dapat anda simak pada penjelasan dibawah ini. Penasaran seperti apa? Berikut informasinya.

Apa Saja Penyebab PCOS?

Sebenarnya hingga sampai saat ini belum ada penyebab yang dianggap pasti sebagai pemicu kondisi PCOS dapat terjadi pada seorang wanita. Akan tetapi, beberapa faktor dibawah ini mungkin dapat memicu kondisi sindrom ovarium polikistik dapat muncul pada seorang wanita.

Keturunan

Faktor genetik atau faktor keturunan dianggap sebagai salah satu penyebab seorang wanita dapat mengalami sindrom ovarium polikistik yang satu ini. Jadi demikian, ketika anda memiliki ibu atau saudara perempuan yang sebelumnya mengidap kondisi  yang serupa. Maka kemungkinan besar anda pun mengalami kondisi yang satu ini. Atau kondisi PCOS yang anda alami saat ini adalah faktor warisan dari keluarga yang mengalami kondisi serupa.

Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa PCOS dapat disebabkan oleh faktor turunan dari sisi keluarga ibu maupun ayah. Resiko anda menderita PCOS akan lebih tinggi jika salah satu wanita dikeluarga ayah dan ibu mengidap kondisi yang sama.

Kelebihan Insulin

Pemicu lain yang dapat menyebabkan sindrom ovarium polikistik yang selanjutnya adalah adanya kadar insulin didalam tubuh yang terlalu banyak. Jika tubuh anda resisten terhadap insulin, kemampuan anda untuk menggunakan insulin dapat terganggu. Sehingga kondisi ini membuat pankreas akan mengeluarkan insluin lebih banyak untuk menyediakan glukosa untuk sel didalam tubuh anda.

Perlu diketahui, kelebihan insulin dalam tubuh akan dapat berpengaruh terhadap kesehatan sel telur dan dapat membaut produksi androgen dalam tubuh menjadi meningkat. Peningkatan produksi hormon andorgen inilah yang akan dapat mengganggu kemampuan ovarium untuk dapat ovulasi secara normal.

Peradangan dengan Skala Rendah

Pemicu lain yang akan dapat menyebabkan kondisi ini terjadi adalah adanya peradangan dengan skala rendah. Peradangan seperti ini akan dapat menstimulasi bagian ovarium polikistik untuk menghasilkan androgen. Mengalami hormon androgen yang berlebih didalam tubuh akan dapat menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami PCOS.

Androgen adalah hormon seks laki-laki yang juga diproduksi dalam tubuh perempuan dalam jumlah yang kecil. AKan tetapi, pada penderita PCOS hormon yang satu ini terlalu berlebihnan kadarnya. Sehingga kondisi ini akan dapat mempengaruhi perkembangan dan pelepasan sel telur oleh ovarium dengan baik.

Tanda dan Gejala PCOS

Ada beberapa kondisi yang akan dapat mengindikasikan seseorang mengalami PCOS. Ketika anda atau orang sekitar anda mengalami kondisi ini maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter. Hal ini dilakukan agar penanganan yang lebih tepat bisa dilakukan dengan baik. Sehingga demikian kemungkinan terburuk dari kondisi ini akan dapat diatasi.

Periode Mens yang Tidak Teratur

Seringkali wanita yang mengalami PCOS memiliki kurang dari sembilan periode haid dalam satu tahun. Kegagalan menstruasi selam,a 4 bulan atau lebih, atau mungkin jarak antara menstruasi yang lebih dari 35 hari menjadi salah satu tanda dari kondisi mens yang tidak teratur.

Bahkan pada beberapa orang yang menderita PCOS mereka bisa tidak mengalami mens sama sekali atau bahkan mengalami pendarahan yang hebat pada saat mengalami haid dalam satu waktu yang sama.

Jerawat Berlebihan

Kelebihan hormon androgen dalam tubuh wanita akan mungkin mempengaruhi kondisi lain didalam tubuh. Hal ini bisa pula menyebabkan kondisi timbulnya masalah seperti jerawat yang timbul secara berlebihan.

Oleh karenanya, bila anda merasa janggal dengan kondisi ini maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter dengan baik.

Kelebihan Rambut Pada Wajah dan Tubuh

Rambut halus pada wanita umumnya tidak terlalu kentara dan kemunculannya hanya terlihat sekilas saja. Akan tetapi, ketika kondisi ini muncul dalam jumlah yang banyak dan membuat anda terlihat seperti seorang laki-laki. Maka hal ini bisa mungkin dampak dari gangguan hormon yang anda alami.

Kenaikan Berat Badan Berlebihan

Kondisi lain yang akan dapat mengindikasikan masalah PCOS atau masalah sindrom ovarium polikistik lainnya adalah masalah berat badan. Mereka yang mengalami kondisi PCOS umumnya akan dapat mengalami kenaikan berat badan yang besar dan signifikan dari waktu ke waktu.

Itulah dia beberapa informasi yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan dan pemahaman anda terhadap hal penting seperti diatas.