data-ad-format="auto"

Kenali Jenis Ruam Kulit, Gejala, Penyebab dan Penanganannya

Kulit yang mulus, putih dan indah tentu menjadi dambaan untuk siapa saja.

Tak heran bila saat ini ada begitu banyak orang yang berlomba-lomba melakukan banyak hal demi mendapatkan kulit indah seperti yang telah didambakan. Mulai dari melakukan perawatan sederhana di rumah sampai dengan pergi mengunjungi dokter dan mengeluarkan banyak biaya demi memuluskan impian mendapatkan kulit yang indah yang telah diimpikan.

Dengan demikian, munculnya masalah sedikit saja dibagian kulit akan membuat siapa saja menjadi khawatir dan panik. Hal ini bisa jadi dipengaruhi karena mindset yang sudah terlanjur terbentuk dalam diri banyak orang. Mereka menganggap bahwa standarisasi kecantikan kulit adalah kulit yang mulus, putih dan tanpa adanya keluhan.

Jangankan terkena cacat sedikit, sengatan serangga yang mungkin hanya terlihat seperti bentol kecil akan menjadi masalah yang cukup besar untuk beberapa orang. Betapa tidak, kulit putih mulus yang mereka miliki tentunya tidak mereka dapatkan dengan mudah. Ada banyak pengorbanan dan usaha yang mereka lakukan demi mendapatkan kulit yang mereka miliki saat ini. Sehingga wajar rasanya bila ketika mereka menghadapi masalah dengan kulitnya, reaksi yang ditunjukan akan cenderung besar dan panik.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Tidak bisa dipungkiri memang, kulit yang indah dan mulus memang seringkali menjadi faktor yang mendukung kecantikan seseorang. Bukan hanya pada kaum perempuan, peraturan yang sama pun berlaku pada kaum laki-laki. Mereka yang memiliki kulit yang indah seringkali terlihat lebih memukau dan bersih dibandingkan dengan mereka yang kurang piawai dalam menjaga kecantikan kulitnya. Hal inilah yang sekaligus menjadi nilai tambah pada orang-orang yang memiliki kulit mulus dan terawat.

Akan tetapi, kulit yang mulus dan putih saja tidak menjamin bahwa kesehatan kulit anda terjaga dengan baik. Perawatan yang terbaik dalam menjaga kulit bukan hanya memperhatikan kecantikannnya saja, namun ada banyak aspek yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah kesehatan kulit anda.

Bukan hanya melihat seberapa mulus dan seberapa putih kulit yang anda milik saat ini, anda pun harus mampu mengontrol apakah kulit tubuh anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup atau belum? Karena dari kulit yang sehat, kecantikan kulit akan dengan mudah bisa didapatkan.

Kami menyadari betul, tidak mudah memang menjaga kulit agar tetap sehat dan terlihat mulus tanpa adanya masalah. Apalagi fungsi kulit sebagai bagian terluar dari tubuh yang melapisi semua organ dalam tubuh, seringkali membuatnya mengalami banyak malasah dan keluhan. Ada cukup banyak resiko penyakit atau masalah yang bisa menyerang bagian kulit. Salah satunya adalah timbulnya gatal yang dapat mengakibatkan ruam pada kulit.

Pada saat kondisi ruam ini menyerang, umumnya akan timbul rasa gatal yang cukup menganggu dan dapat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman pada si penderita. Apalagi bila gatal tersebut digaruk, maka mungkin akan timbul bekas luka dibagian kulit tersebut. Sehingga pada akhirnya kondisi ini akan mempengaruhi estetika kecantikan kulit anda.

Terutama jika daerah yang terkena ruam menyerang bagian-bagian terbuka pada tubuh anda seperti tangan, kaki, siku atau bahkan dibagian wajah.


Hal ini tentu saja akan menjadi mimpi buruk untuk siapa saja. Kulit mulus yang didapatkan dengan susah payah dan penuh dengan pengorbanan mungkin akan menghilang dengan sekejap mata pada saat anda mengalami bekas luka dibagian tersebut. Belum lagi bekas luka yang ditimbulkan umumnya tidak mudah menghilang dalam hitungan jam atau bahkan hitungan hari. Bila sudah begini maka mungkin anda akan kelabakan dan panik akibat kondisi ini.

Lantas apa itu ruam yang timbul pada kulit? Apa saja sih jenis-jenis penyakit ruam yang bisa timbul? Nah, untuk lebih jauhnya lagi kita akan bahas lebih dalam apa itu ruam kulit dan jenis-jenis ruam yang bisa timbul. Dengan mengetahui penjelasan kali ini diharapkan anda bisa menentukan tindakan pertolongan pertama pada kondisi yang anda alami dan mampu menentukan sendiri hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar tidak memperparah kondisi ruam yang dirasakan. Untuk itu, mari kita simak lebih dalam penjelasan ruam kulit dibawah ini.

Mengenal Penyakit Ruam Kulit

Ruam atau rash yang timbul dibagian kulit pada umumnya seringkali mengindikasikan adanya perubahan abnormal pada kulit baik perubahan warna atau perubahan teksturnya. Beberapa penyakit ruam kulit dapat disebabkan oleh virus, seperti cacar air, campak atau herpes zoster.

Selain itu, ruam yang timbul pada kulit juga dapat disebabkan oleh adanya iritasi kulit yang dapat dipicu oleh banyak sebab, seperti misalkan akibat reaksi dari adanya alergi. Beberapa ruam yang disebabkan oleh kondisi kronis atau seumur hidup, seperti psoriasis.

Bukan hanya itu, beberapa jenis ruam yang muncul dibagian kulit dapat pula menunjukan adanya masalah serius, bahkan dalam beberapa kasus kondisi ini akan dapat mengancam jiwa si penderitanya. Untuk itulah penting sekali kiranya untuk kita mengetahui dengan pasti apa saja jenis atau macam-macam penyakit ruam yang bisa menyerang kulit.

Ruam yang timbul pada kulit adalah inflamasi yang menyerang bagian kulit. Timbulnya gatal-gatal, bentol, mengelupas, bersisik atau terjadi iritasi adalah bentuk dari reaksi kulit yang mengalami ruam. Beberapa penyebab ruam bisa disebabkan oleh alergi, penggunaan kosmetik, efek sambil dari konsumsi obat-obatan dan adanya indikasi berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah jenis-jenis ruam pada kulit.


Mengenal Jenis-Jenis Ruam Kulit

1. Eksim

Eksim adalah salah satu istilah yang umum menggambarkan kondisi kulit yang meradang, kering, gatal dan timbul kemerahan. Dermatitis atopik atau eksim adalah peradangan pada bagian permukaan kulit. Kondisi ini umumya sering dijumpai pada anak-anak, namun bisa pula menyerang orang dewasa dengan usia berapapun.

Kondisi penyakit ini adalah penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncu kembali, kemudian menghilang Kondisi ini seringkali disebut dengan dermatitis.

Selain itu, penyakit yang satu ini umumnya akan lebih beresiko dan banyak menyerang mereka yang menderita asma atau hay fever. Kondisi eksim ini umumnya akan lebih sering dijumpai pada bagian lipatan tubuh, seperti halnya bagian dahi pada wajah, bagian samping leher, bagian dalam siku, belakang mulut, sekitar lipatan selangkangan, bagian pergelangan kaki depan dan bahkan dibagian mata dan juga telinga.

Gejala Eksim

Kulit yang terasa kering dan gatal bisa menjadi gejala awal dari kondisi masalah gangguan kulit yang satu ini. Kulit akan mengalami iritasi dan timbul ruam kemerahan yang apabila muncul gejala ini maka anda akan mulai menggaruknya.

Semakin digaruk, gatal yang anda alami umumnya akan semakin memburuk. Kondisi ini biasanya akan diikuti dengan timbulnya benjolan kecil yang melepuh bahkan adanya infeksi. Luka melepuh ini bisa jadi mengeluarkan cairan atau menjadi kulit yang kering dan pecah-pecah.

Kondisi seluruh gejala seperti kulit kering, gatal, inflamasi dan pecah-pecah umumnya akan muncul dan menghilang. Selama kondisi ini terjadi lapisan kulit mungkin akan menebal dan membuat bagian tersebut terasa kasar.

Penyebab Eksim Atopik

Penderita eksim atopik juga dapat mungkin mengalami alergi yang lain. Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasir apa penyebab jelasnya. Akan tetapi berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan penyebab eksim menjadi lebih buruk:

  • Menggaruk bagian kulit yang terkena dengan ruam sehingga kulit mengalami luka atau juga iritasi.
  • Kondisi kulit yang mengering.
  • Infeksi akibat adanya paparan bakteri serta virus.
  • Cairan pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen.
  • Pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol.
  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.
  • Keringat tubuh.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Makanan seperti telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan. Terutama dampaknya kepada bayi dan anak kecil.
  • Asap rokok dan polusi udara.

2. Granuloma Annulare

Granuloma annulare atau granuloma anular adalah sebuah kondisi gangguan kulit kronis yang terdiri dari timbulnya ruam melingkar yang berbentuk benjolan kemerahan (papula). Beberapa daerah yang seringkali dihinggapi dengan ruam cincin ini adalah dibagian tangan, kaki, siku dan juga pada bagian lutut. Kondisi gangguan kulit ini biasanya tidak berdampak terhadap kesehatan untuk jangka panjang, akan tetapi kehadirannya akan mungkin mempengaruhi penampilan si penderita.

Dalam kebanyakan kasus, kondisi timbulnya bercak tersebut akan dapat menghilang dengan sendirinya sedikitnya dalam kurun waktu 2 tahun. Apabila pengobatan annulare granuloma dilakukan untuk alasan kosmetik, maka mungkin dokter akan memberikan kortikosteroid untuk memperbaiki penampilan dan mempercepat hilangnya bercak.

Gejala Granuloma Annulare

Kondisi ini pada umumnya akan ditandai dengan timbulnya beberapa hal dalam diri si penderita. Seperti halnya timbulnya benjolan kulit berwarna kemerahan yang dapat menyebar dan bergabung membentuk pola melingkar atau pola cincin. Kondisi ini umumnya lebih sering dijumpai pada beberapa bagian tubuh seperti tangan dan juga kaki. Polanya dapat mirip menyerupai kurap.

Selain itu, gejala lain yang juga mungkin dialami adalah timbulnya gejala ringan pada beberapa orang, meskipun benjolan ini pada umumnya tidak menyebabkan rasa sakit atau perasaan gatal pada si pengidap.

Penyebab Granuloma Annulare

Hingga sampai saat ii, penyebab atau pemicu dari kondisi gangguan kulit yang satu ini belum diketahui dengan pasti. Penyakit kulit yang satu ini seringkali dikaitkan dengan diabetes melitus dan penyakit lainnya. Akan tetapi pada kebanyakan orang yang menderita kondisi ini mereka dinyatakan sehat.


3. Pityriasis Rosea

Jenis ruam pada kulit lainnya yang juga bisa muncul adalah pityriasis rosea. Kondisi ini adalah timbulnya ruam kemerahan yang muncul pada kulit berwarna merah muda atau merah dan berbentuk seperti benjolan berwarna merah atau bekas luka yang mirip dengan tambalan.

Gejala seperti ini umumnya tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang terlalu serius yang membutuhkan pengobatan medis intens. Akan tetapi, pada penderita yang terserang dengan kondisi ini mereka juga dapat mengalami perasaan gatal yang akan sangat menganggu. Dimana waktu berlangsungnya gejala ini bisa terjadi selama dua minggu atau bahkan lebih.

Adapun kemunculan kondisi ini seringkali ditemukan dibeberapa bagian pada tubuh seperti perut, punggung dan juga bagian dada.

Penyebab Pityriasis Rosea

Kondisi gangguan penyakit yang satu ini merupakan kondisi yang tidak menular. Akan tetapi hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab dari kondisi ini, walaupun infeksi virus dari golongan virus herpes diduga sebagai salah satu pemicu timbulnya penyakit yang satu ini.

Gejala Pityriasis Rosea

Selain ruam, beberapa gejala lain akan mungkin dialami oleh si penderita seperti halnya timbulnya demam tinggi, menurun atau bahkan menghilangnya nafsu makan, gangguan pencernaan, sakit kepala dan timbulnya nyeri dibagian persendian.

Melihat dari gejala yang akan sangat menganggu, maka pengobatan medis akan mungkin dibutuhkan guna meredakan atau mengurangi gejala yang dialami sehingga si pasien dapat kembali melakukan aktivitas dan rutinitasnya seperti sediakala.


4. Lichen Planus

Lichen planus adalah ruam kulit yang dapat menimbulkan perasaan gatal. Selain itut, kondisi ini umumnya dapat menyebar hingga kebagian seluruh tubuh si penderita. Seseorang tidak bisa menularkan, tertular atau menularkan penyakit gangguan kulit yang satu ini.

Adapun bagian tubuh yang dapat terserang dengan lichen planus adalah dibagain mulut. Satu dari dua kasus lichen planus terjadi pada bagian kulit dan kondisi ini lebih umum dihadapi oleh wanita. Akan tetapi, selain bagian mulut, bagian lain pada tubuh yang juga dapat terserang dengan kondisi gangguan kulit ini adalah organ vital laki-laki, vulva, organ intim wanita, kulit kepala dan bahkan kebagian kuku.

Kasus yang ditemukan pada wanita dan pria yang menderita lichen planus diagian kulit hampir seimbang. Kondisi ini umumnya seringkali terjadi pada orang dewasa dengan tingkat usia 40 tahun keatas.

Apabila kondisi gangguan penyakit ini terlambat diobati maka lichen planus yang menyerang bagian vulva dan organ kewanitaan akan dapat menimbulkan jaringan parut terasa sangat nyeri dan dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Gejala Lichen Planus

Gejala adalah sesuatu yang dialami, dirasakan dan diceritakan oleh si penderita. Pada penyakit gangguan kesehatan kulit yang satu ini bagian organ tubuh yang dapat terserang bisa meliputi, ketiak, kaki, punggung bawah dan beberapa bagian lainnya.

Gejala yang mungkin dialami dari kondisi lichen planus kulit diantaranya adalah:

  • bagian atas yang rata dan mengkilat.
  • Terasa gatal.
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap setelah benjolan-benjolan mereda.
  • Benjolan berwarna ungu kemerahan dengan
  • Terbentuknya sebagian kulit yang menebal dan bersisik, biasanya di sekitar pergelangan kaki.

Penyebab Lichen Planus

Sama halnya dengan beberapa gejala ruam diatas, penyebab dari kondisi kesehatan kulit yang satu ini masih belum ditemukan pemicunya. Namun diduga kondisi ini berhubungan erat dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau adanya respon tidak normal dari sistem kekebalan tubuh yang mana kondisi ini dapat mengakibatkan protein yang diproduksi sebagai bahan untuk antibodi menjadi berlebihan. Pada kondisinya, jumlah protein yang berlebihan inilah yang menimbulkan reaksi dan gejala lichen planus.


5. Ruam Kulit dengan Demam

Ada beberapa penyakit umum tertentu yang dapat menimbulkan ruam atau timbulnya kemerahan pada bagian kulit, yang mana kondisi ini biasanya disertai atau didahului dengan timbulnya demam. Sebagai contoh beberapa ruam kulit yang terjadi seperti penyakit cacar air, penyakit campak, campak jerman, demam berdarah dan masih banyak lagi.

Penyakit ini biasanya akan dapat dideteksi bila anda melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter. Untuk itu, saat anda mulai merasakan demam sebelum atau setelah timbulnya ruam pada kulit maka sebaiknya segera hubungi dokter agar penanganan yang lebih tepat bisa anda dapatkan dengan lebih cepat.

Cara Pengobatan Ruam Kulit

Ruam yang muncul pada bagian kulit umumnya akan sangat menganggu. Bukan hanya sifatnya yang bisa berbahaya, namun juga penampakannya yang akan membuat si penderita merasa tidak percaya diri dengan kondisi yang satu ini.

Untuk itulah penting sekali melakukan pengobatan untuk dapat menghilangkan kondisi ruam yang muncul pada bagian tubuh.

Ketika anda berobat ke dokter untuk menghilangkan ruam yang ada pada bagian tubuh, maka pengobatan penyakit ruam kulit ini umumnya akan sangat tergantung pada jenis ruam serta penyebabnya, seperti misalkan apabila kondisi ruam rupanya dipicu sebab adanya reaksi alergi atau virus maka pengobatan yang diberikan akan berbeda.

Pertama-tama dokter akan mengidentifikasi jenis penyakit ruam yang anda aalmi. Baru setelah itu, dokter akan menentukan jenis obat dan pengobatan seperti apa yang tepat diberikan.

Hanya saja satu hal yang pasti pengobatan ke dokter akan aman anda lakukan. Hal ini tentunya karena dokter tahu betul pengobatan seperti apa yang perlu dilakukan guna menindak lanjuti kondisi anda saat ini.