data-ad-format="auto"

Flu Babi, Ketahui dan Cegah

Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan serangan Flu Babi (swine flu). Serangan flu babi ini telah banyak memakan korban jiwa khususnya di Meksiko. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kami membahas mengenai virus flu babi ini sebagai bahan informasi kepada khalayak umum mengenai apa itu flu babi dan

bagaimana pencegahanya, agar kita semua dapat mengantisipasi virus yang telah banyak memakan korban jiwa ini. Ini adalah wabah akibat virus flu baru yang bernama A-H1N1 yang juga dikenal luas sebagai swine flu. Dari korban total 653 (2/5/09) orang yang terserang flu babi tersebut, tersebar antara lain Meksiko 397 orang (jumlah kasus tersangka terkena virus flu babi di Meksiko mencapai 2.498 orang), Amerika Serikat 161 orang, Kanada 51 orang, serta Spanyol dan Inggris masing-masing 15 orang. Selebihnya korban yang terjangkit flu babi tersebut ditemukan di Jerman, Selandia Baru, Israel, Perancis, Italia, Swiss, Austria, Denmark, dan Belanda. Di Asia, sudah ada masing-masing satu orang yang terserang flu babi tersebut di Hongkong dan Korea Selatan. (Kompas, 3/5/09).

Apa itu Flu Babi?

Flu babi disebabkan oleh virus influenza A, strain H1N1. Tetapi strainnya diduga strain baru campuran flu babi, avian influenza (AI) dan human influenza. Virus flu babi ini menjadikan sistem pernapasan sebagai agen dalam menyerang kekebalan tubuh manusia. Jika kekebalan tubuh lemah, maka flu babi ini akan mudah menyerang. Beberapa virus influenza bisa bercampur karena babi memiliki reseptor yang khusus, hampir sama dengan manusia dan golongan unggas. Jadi, adanya dugaan genetik ketiga virus tersebut bergabung membuat strain yang baru di babi. Selain itu yang membedakannya adalah virus flu babi ini dapat bermutasi. Perubahan antigen strukturnya menjadi virus H1N1 yang tidak dikenal badan. akibatnya, orang yang terinfeksi virus tersebut akan mengalami sakit yang berat. Gejala utamanya adalah demam tinggi yang mendadak, di atas 38 derajat celcius. Demam ini disertai berbagai kombinasi gejala lainnya seperti sakit kepala, nyeri otot, lemas, nafsu makan hilang, lelah, batuk, sakit tenggorokan, pegal-pegal, muntah, diare serta disertai pilek.

Cara Pencegahan

Cara pencegahan terhadap serang virus flu babi tersebut yang paling utama adalah dengan memperkuat daya tahan tubuh. Menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Biasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau setelah memegang sesuatu yang dianggap kurang bersih.  konsumsi makanan yang berimbang dan bergizi. Pola makanan yang memiliki asupan gizi yang baik secara kualitas dan kuantitas dengan komposisi yang berimbang (memiliki cukup karbohidrat, vitamin, lemak, protein, mineral, dan air ditambah susu) akan meningkatkan daya tahan tubuh. Jika tubuh mengalami kekurangan gizi, maka tubuh akan mengambil persediaan gizi pada bagian tubuh yang lain, yang tentunya gizi ini masih dibutuhkan oleh bagian tubuh yang lain tersebut. Tidak seimbangnya antara suplai dan gizi yang dibutuhkan akan membuat kondisi tubuh dan daya tahan tubuhnya menurun atau melemah. Kondisi ini menjadi sangat rawan akan terserang oleh berbagai macam penyakit, termasuk virus flu babi ini. Selain itu, konsumsi berbagai macam pendukung tubuh seperti suplemen dan cairan elektrolit guna lebih meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

 

Loading...

Follow us