Ditinggal Suami, Inilah Kisah Istri yang Berjuang Bersama Delapan Anaknya

Tidak ada yang bisa membayangkan untuk berjuang sendiri menjadi orang tua tunggal, berbagai kondisi bisa menjadi alasan perjuangan seorang wanita yang berjuag bersama delapan anaknya.

Kisah yang menginspirasi, kisah istri yang berjuang menjadi orang tua tunggal bersama dengan delapan anaknya. Meskipun sangat berat namun perjuangan istri ini sangat menginspirasi ia tetap berusaha sebaik mungkin dalam mendidik, merawat dan berperan menjadi ibu sekaligus ayah untuk kedelapan anaknya. Bahkan ini sangat sulit untuk diceritakan bahwa ia harus mengasuh delapan anaknya yang masih berusia balita.

Inilah kisah yang membuat anda tidak pernah menyangka, janda muda yang masih berusia 27 tahun harus berjuang seorang diri merawat anak-anaknya. Ia bernama Cloe Green yang dikuutip dalam laman asiantown.net. Ia adalah seorang ibu muda yang menjadi janda ketika suaminya James meninggal di usia yang masih cukup muda yakni 31 tahun. Ia kini tinggal di Dyffryn Ardudwy, Nort Wales bersama dengan buah hatinya.

03

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Kematian suaminya tidak hanya meninggalkan luka yang mendalam akan tetapi membuat ia harus bisa menjadi seorang wanita yang tangguh dalam mengasuh dan merawat delapan anaknya yang masih berusia balita. Bahkan yang menyedihkan adalah ia harus menerima kenyataan suaminya meninggal beberapa minggu setelah ia meahirkan anak bungsunya yang ke-8.

Dalam laman yang dikutip dari asiantown.net suaminya meninggal saat sedang tertidur seperti biasa. Kemungkinan besar suaminya mengalami serangan jantung dan meninggal tanpa mengalami sakit sebelumnya. Ia harus menerima kenyataan yang sangat sulit, kepergian suaminya yang membuatnya sedih dan terharu. Kini ia harus berjuang untuk membesarkan anak-anaknya yang masih dibawah usia 10 tahun.

Dalam laman yang ditulis anak pasangan Cloe dan James terdiri dari delapan anak yang masih sangat kecil. Anak paling besar bernama Leo yang berusia 9 tahun kemudian yang kedua masih berusia 6 tahun bernama Leo. Bahkan Usia selanjutnya hanya berselang satu tahun yaitu Oliver, Megan, Mile dan Lacey yang masing masing berusia 6,5,4,3 dan 2 tahun. Kemudian yang ketujuh adalah Lezi yang masih 20 bulan lalu terakhir adalah Elia.

Sebelumnya Cloe dan James adalah kedua sahabat yang dimulai saat ia remaja. Bahkan ketika keduanya berusia 17tahun, James menikahinya. Tak berselang lama setelah menikah pasangan ini kemudian mempunyai anak pertama yang disusul dengan anak-anak lainnya. Cloe menyatakan bahwa James merupakan pasangan dan sosok suami yang mengesankan bahkan sayang dan baik terhadap anak-anaknya.

Bahkan James dimata Cloe sangat bertanggung jawab, ia bahkan tidak menyangka akan kehilangan suaminya diusia yang masih muda. Katanya ia sangat terkejut dan kehilangan sehingga ia harus kehilangan sosok ayah bagi anak-anaknya yang begitu mengesankan, sangat mencintai anak-anaknya. Bahkan ia sangat sedih ketika suaminya meninggalkan ia dan anak-anaknya. Hanya saja bagi dia perjuangan untuk merawat anak-anaknya harus bisa ia lalui menjadi sosok ibu sekaligus ayah untuk delapan anak-anaknya.

Meskipun demikian Cloe akan berjuang sendiri untuk tetap mengasuh kedelapan anaknya. Bahkan ia harus tetap semangat dalam memperjuangkan anak-anaknya. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan seorang ibu yang kuat dan tangguh. Bahkan ia mengaku tidak akan menyerah untuk tetap mengasuh delapan anak-anaknya. Setiap kali ia kehilangan semangat, ia mengingat kejadian bersama dengan suami dicintainya. Bahkan ia juga sangat meyakini bisa melewati suka dukanya bersama dengan delapan anaknya. Dengan begitu ia akan tetap berjuang untuk merawat dan membesarkan anaknya, seperti ia mencintai suaminya. Sungguh sangat menginspirasi.