Cara Terbaik Berpuasa Ketika Sedang Menyusui

Menyusui merupakan proses alamiah yang secara tidak langsung telah mempererat ikatan batin antara anda dan bayi. Produksi air susu akan keluar setelah adanya rangsangan yang dikirim ke otak sehingga memicu timbulnya hormon prolaktin yang dapat merangsang sel-sel kelenjar payudara dalam proses produksi asi. Bukti penelitian menunjukan bahwa gizi terbaik didapatkan dari asi. Bahkann dengan susu formula mahal sekalipn gizi asi tidak akan terkalahkan. Ketika memasuki bulan ramadhan dan anda sedang menyusui, bolehkah berpuasa?

 cara-berpuasa-terbaik-saat-menyusui.jpg

Berpuasa pada ibu menyusui tidak menjadi keharusan karena agama islam memberikan kelonggaran untuk hal ini. Mengingat bayi masih rentan dengan beberapa masalah kesehatan sehingga yang terbaik adalah dengan menjaga kesehatan bayi melalui nutrisi ASI. Bayi yang masih di bawah enam bulan masih sangat tergantung dengan asi sehingga sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter jika ingin berpuasa.

Berpuasa di bulan ramadhan selama tiga puluh hari merupakan kewajiban bagi setiap umat islam untuk dapat meningkatkan kerohaniannya. Bagi anda yang sedang memberikan asi ekslusif (dalam usia bayi 1-6 bulan) maka harus mempertimbangkan keputusan berpuasa dengan kesehatan anda dan bayi. Kami akan memberikan cara untuk ibu yang sedang menyusui untuk dapat memenuhi gizi bayi anda berikut penjelasannya :

1.  Usia dan Kesehatan Bayi

Dalam memutuskan untuk berpuasa selama bulan ramadhan sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sehingga mengetahui cara yang terbaik dalam menyikapi kondisi kesehatan anda dan bayi  selama berpuasa. Dalam usia dibawah 6 bulan bayi sangat tergantung sekali dengan asi yang merupakan asupan gizi utama. Anda dapat memutuskan untuk berpuasa ketika usia bayi anda memasuki 6 bulan atau lebih karena di masa ini bayi telah mendapatkan makanan pendamping asi (MPASI). Nutrisi yang diberikan melaui MPASI dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi anda sepanjang hari anda berpuasa.

2.  Perhatikan Kesehatan Anda

Kekhawatirkan berpuasa ketika anda sedang menyusui adalah kondisi badan yang cemas lemas dan dapat memperburuk keadaan kesehatan anda. Apalagi untuk anda yang mempunyai riwayat kesehatan seperti gangguan hormonal, hipertensi dan diabetes sehingga mempengaruhi kemampuan produksi asi. Sebaiknya anda melakukan pemeriksaan secara medis untuk memastikan anda dapat melakukan puasa ramadhan meskipun sedang menyusui. Dengan kondisi badan anda yang baik maka akan memperlancar proses menyusui meskipun sedang menyusui.

3.  Tambahkan Kalori Anda

Dalam keadaan normal ibu menyusui membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi dari biasanya. Hal ini dikarenakan bukan saja nutrisi untuk anda akan tetapi untuk bayi anda. Selain kebutuhan kalori yang harus anda penuhi lebih tinggi gizi yang diperlukan jauh lebih banyak ketimbang waktu hamil. Makanan yang seimbang mesti anda penuhi dengan nasi, lauk pauk, macam-macam sayuran dan buah. Hindari makanan yang pedas, banyak bumbu, makanan terlalu panas atau dingin sehingga pencernaan anda selama bulan puasa terjaga.Jangan lupa untuk minum sebanyak 8 gelas perhari.

4.  Merangsang Produksi Asi

Meskipun anda berpuasa produksi asi tidak akan berkurang terkecuali untuk anda yang sebelumnya mempunyai masalah dengan kelancaran asi, sehingga menjalankan puasa produksi asi tetap terjaga sesuai dengan permintaan bayi. Rangsangan produksi asi bukan karena isapan bayi melainkan karena ketersedian asi yang salah satunya bisa anda jaga dalam mengelola stress.

5.  Curi Istirahat

Bagi anda yang mempunyai aktifitas padat, luangkan waktu untuk beristirahat sehingga anda terhindar dari kelelahan dan stress. Gunakan waktu istirahat malam anda dengan berkualitas. Meskipun selama berpuasa anda dapat tidur dengan kualitas terbaik dalam memenuhi kebutuhan kesehatan anda. Hal ini berhubungan dengan kesehatan bayi anda selama bulan puasa.