Cara Memperbanyak ASI

Bertambahnya anggota keluarga baru ditengah kehangatan keluarga anda akan memberikan kegembiraan yang sulit terungkap. Penantian si kecil selama 9 bulan terbayar sudah dengan senyum yang dapat membuat anda bangga telah merawat tumbuh kembangnya selama di dalam kandungan.

Setelah bayi anda lahir, peranan anda seorang ibu untuk mendukung tumbuh kembang si kecil sangat diperlukan. Salah satunya yang dilakukan adalah dengan memberikan Air Susu Ibu. ASI merupakan salah satu sumber nutrisi yang paling baik untuk bayi anda. Pemberian ASI diberikan pada usia 0 hingga minimal usia 6 bulan, sedangkan pada batas maksimal pemberian ASI dapat disesuaikan dengan anak anda. Ada pula yang diberikan ASI hingga usia dua tahun atau bahkan lebih.

Memberikan ASI pada bayi memberikan manfaat untuk tumbuh kembang bayi. ASI merupakan nutrisi yang paling baik dan mengandung komposisi gizi yang lengkap dan seimbang. Selain itu ASI mengandung zat antobodi yang akan membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Pemberian ASi pada bayi dapat membantu menyelamatkan bayi dari infeksi karena tubuh bayi yang membutuhkan perlindungan. Selain itu ASI sumber gizi yang ekonomis dan praktis. Bahkan akan berdampak pada perkembangan psikologis anak.


Video Minggu Ini
Tips untuk mengetahui sisi positif, keunggulan dan bakat anak.

Video courtesy of Bebeclub.


Penelitian yang dilakukan ASI dapat membantu anak mengurangi risiko obesitas. Apalagi penyakit obesitas pada anak mendapatkan perhatian yang serius. Tingginya angka obesitas pada anak maka dapat menyebabkan beberapa munculnya penyakit di usia muda. Dengan ASI risiko obesitas pada anak dapat dikurangi.

Seperti penjelasan mengenai manfaat ASI, maka penting sekali memberikan ASI pada bayi. Meskipun beberapa ibu mengeluhkan ASI yang sulit keluar. Belum keluarnya ASI pada hari pada hari pertama kelahiran si kecil suatu yang normal.

Pada hari pertama ASI keluar yaitu ketika keluarnya kolostrum dalam jumlah kecil akan tetap sangat penting dikarenakan merupakan antibodi untuk bayi. Pada ASI baru keluar setelah dua-tiga hari kelahiran. Kondisi bayi akan bertahan 72 jam tanpa mengkonsumsi apapun tanpa ASI akan tetapi seringkali ketakutan karena ASI tidak keluar. Meskipun pada kondisinya ini normal pada ibu yang menyusui.

Meskipun ASI tidak keluar akan tetapi penting bagi ibu hamil untuk tetap menyusui. Salah satunya untuk mendapatkan kosentrasi antibodi yang sangat penting untuk bayi. Selain itu akan membersihkan pencernaan pada bayi dan juga untuk membantu keluarnya kotoran bayi untuk pertama kalinya.

Mengapa ASI sulit keluar?

Sedangkan apabila ibu masih saja kesulitan untuk memberikan ASI, salah satu ASI kurang banyak maka dapat dilakukan cara untuk memperbanyak ASI. Sebelum memperbanyak ASI ada baiknya anda mengetahui penyebab ASI sulit keluar bagi ibu menyusui.

Berikut ini adalah beberapa penyebab ASI sulit keluar pada ibu saat menyusui :

  1. Asupan gizi ibu yang kurang terpenuhi sehingga ASI keluar sedikit.
  2. Kesehatan ibu menyusui sedang mengalami gangguan sehingga tidak menunjang produksi ASI sebaiknya melakukan faktor hormonal dan istirahat cukup.
  3. Ibu sedang tidak nyaman sehingga menganggu pengeluaran hormon oksitosin seperti perasaan kesal,cemas, sedih, marah , gelisah dan takut.
  4. Kelelahan dan terlalu banyak pikiran dapat menjadi pemicu sulitnya ASI keluar.

Bagaimana Cara memperbanyak ASI?

Produksi ASI akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi anda. Ketika ASI kosong maka akan mengirimkan respon pada tubuh untuk membuat lebih banyak ASI.

Berikut ini adalah cara memperbanyak ASI yang dapat dilakukan ibu untuk menunjang tumbuh kembang anak anda :

  1. Berikan ASI sesering mungkin, meskipun ASI tidak begitu banyak akan tetapi dengan cara merangsang produksi ASI maka akan meningkat. Anda dapat meningkatkan frekuensi menyusui bayi atau dengan memerah ASI. Semakin sering penyaluran ASI maka akan meningkatkan produksi ASI secara alamiah.
  2. Anda dapat memberikan kesempatan bayi anda untuk mengkonsumsi ASI dalam waktu lama. Tujuan dari cara ini adalah untuk mengosongkan ASI yang telah diproduksi sehingga merespon produksi ASI selanjutnya. Inilah sebabnya anda tidak perlu membuat jadwal menyusui bayi melainkan memberikan saat bayi anda memerlukan.
  3. Berikan ASI bergantian sehingga bayi tidak bosan dengan bagian kiri atau kanan saja. Bayi akan menyesuaikan dengan cara menghisap. Sebenarnya fungsi utama yaitu mengalirkan ASI, sehingga ASI yang sudah diproduksi sebaiknya di alirkan dan ASI akan diproduksi kembali.
  4. Pijatan yang benar dan tepat akan membantu dalam memperbanyak ASI. Pemijatan dapat dilakukan dari bagian pangkal buah dada kemudian tekan dinding dada dengan menggunakan kedua jari. Selanjutnya anda dapat melakukan gerakan melingkar pada bagian payudara selama beberapa detik lanjutkan dengan memindahkan jari pada daerah berikutnya. Anda dapat mengarahkan pijatan dengan memutar atau radial menuju bagian puting. Kemudian kepalkan tangan untuk memberikan tekanan pada masing masing jari.
  5. Anda dapat memompa ASI setelah selesai menyusui apalagi bila anda merasa ASI masih banyak, anda dapat memompa buah dada dua sekaligus sehingga lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan apabila anda melakukan secara bergantian
  6. Buat suasana yang tenang dan relaks sehingga membuat bayi anda lebih lama menyusui. Anda dapat menciptakan kontak kulit dengan bayi sehingga ketika anda mengajak komunikasi atau membelainya akan memicu hormon oksitosin berperan dalam produksi ASI.
  7. Anda harus banyak mengkonsumsi air putih. Selain itu jus dari buah dan sayur segar dapat membatu memperbanyak ASI. Hindari merokok karena akan menghambat ASI dan memberikan pengaruh negatif dari bahan kimia yang berbahaya pada bayi. Begitu pula dengan makanan yang mengandung kafein yang akan menimbulkan pengaruh buruk pada bayi
  8. Rileks saat menyusui merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI. Anda dapat mendukung psikologis yang dapat menentukan keberhasilan pemberian ASI. Stres akan berperan besar pada pemberian ASI sehingga menurunkan kemampuan alami dalam memproduksi ASI. Ibu menyusui dapat banyak istirahat untuk bisa memberikan ketenangan pada diri dan produksi ASI meningkat
  9. Terkadang sebagian orang tua yang cemas karena ASI yang tidak lancar diberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula akan menyebabnya kondisi semakin tidak lancar. Bayi akan malas mendapatkan ASI bahkan beberapa kondisi menyebabkan bayi bingung puting. Inilah yang menyebabkan volume ASI berkurang karena respon dari bayi yang tidak maksimal.

Dengan demikian ASI merupakan nutrisi terpenting yang dapat menunjang tumbuh kembang bayi bahkan ASI dapat memberikan pengaruh psikis pada bayi dengan ibu. Ikatan batin akan semakin kuat pada bayi yang diberikan ASI begitupula dengan daya tahan tubuhnya yang semakin kuat karena antibodi yang berada di dalam kandungan ASI. Ibu menyusui yang memiliki masalah dengan volume ASI dapat dilakukan beberapa cara semisal dengan relaksasi dan ketenangan diri ibu. Kondisi ibu yang kurang fit dan faktor emosi ibu sangat mempengaruhi dalam produksi ASI. Usahakan untuk memberikan ASI hingga enam bulan pertama atau dikenal dengan istilah pemberian ASI ekslusif.