data-ad-format="auto"

Cara Melatih Bayi Makan

Bayi anda sering memuntahkan makanan atau seringkali sengaja membiarkan makanan menumpuk di dalam mulutnya? Ini merupakan sebuah kasus yang seringkali membuat orang tua jengkel ketika memberikan makan. Anda tidak perlu khawatir karena tidak saja anda yang mengalami kondisi seperti itu melainkan 8 dari 10 ibu mengalami kondisi yang sama. Lantas seperti apa solusi bagi anda yang mengalami kesulitan ketika memberikan makanan padat pada bayi anda?

Makanan padat pada bayi umumnya diberikan pada usia 6 bulan, pada usia 6 bulan pencernaan bayi sudah siap sehingga sudah mampu dalam mencerna makanan dengan tektur yang bertahap. Pemberian makanan pada usia 6 bulan dimulai dari tekstur yang memiliki proporsi air yang lebih banyak kemudian selanjutnya dilanjutkan pada menu makanan keluarga.

Pada umumnya bayi sudah memiliki keterampilan untuk menghisap dan menelan dimulai pada saat bayi anda anda menerima asi pertama kali. Sedangkan pada usia bayi 6 bulan keterampilan bayi anda harus bertambah yaitu dengan mengunyah untuk beradaptasi dengan makanan padat. Hal inilah yang seringkali menjadi tantangan bagi anda ketika memberikan makan pada bayi. Untuk mengurangi kesulitan anda dalam melatih bayi makan, anda dapat menggunakan cara yang sederhana.

Berikut adalah cara yang dapat anda lakukan untuk melatih bayi makan :

1. Mengenalkan Tekstur Makanan

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Pertama kali bayi anda diberikan makanan padat maka yang harus anda kenalkan adalah makanan dengan tekstur yang bertahap. Tekstur cair seperti bubur susu atau bubur saring dapat anda perkenalkan pada bayi anda pertama kali. Dengan membiasakan dengan sensasi makanan padat pada mulut bayi anda maka lebih memudahkan dalam melatih bayi anda makan. Sensasi makanan akan mengajarkan bayi anda untuk menggerakan lidah dari depan ke belakang, selain itu makanan akan dilumatkan dan diberi makanan tambahan pada bayi anda.

2. Ajari Mengunyah dengan Tesktur Berbeda

Apabila ketika bayi anda pertama kali diperkenalkan dengan menu makanan yang memiliki tekstur yang memiliki kandungan air yang banyak. Maka anda juga dapat mengenalkan makanan bayi  dengan tekstur yang bertahap sehingga membantu bayi anda untuk mengunyah. Dengan tekstur yang berbeda maka bayi anda memiliki kemampuan dalam menggerakan makanan dengan lidahnya. Lidah bayi anda lebih lentur ke kiri dan ke kanan kemudian setelah itu dapat menelannya.

3. Bentuk Potongan Makanan

Selanjutnya dalam melatih makan pada bayi anda adalah dengan membentuk potongan makanan, potongan makanan disini diberikan pada bayi sudah berusia 6 bulan ke atas.Anda dapat memberikan potongan buah-buahan dalam ukuran yang sedang sehingga memudahkan bayi anda menggenggamnya yang harus diperhatikan adalah tektur dan rasa, usahakan tidak menyulitkan bayi dan rasanya tidak asam.

4. Perhatikan Nilai Gizi

Melatih bayi anda makan tidak hanya sekedar mengenal untuk memberikan makan dan membuatnya menelan makanan melainkan memiliki nilai gizi yang dapat mencukupi kebutuhan hariannya. Perkenalkan menu makanan yang beraneka ragam, mungkin untuk pemberian pertama kali seringkali anak anda menolak dan hanya menyukai satu makanan saja. Anda dapat memberikannya secara bertahap dengan memilih sayu dan buah yang menarik ditambah dengan membuat garnish di menu hidangan bayi anda.

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…

Bayi Kuning, Kenali dan Waspadai

Pigmen bernama bilirubin adalah faktor penyebab dari bayi kuning (ikterus) yang harus di…

Follow us