data-ad-format="auto"

Bolehkah Ibu Menyusui Bayi Kuning?

Banyak ibu yang keliru ketika kondisi ibu atau bayi tidak sehat (mengalami perubahan kesehatan) menghentikan pemberian ASI pada bayi. Mungkin anda sering mendengar informasi yang berkembang di masyarakat bahwa bayi kuning harus diberhentikan mendapatkan ASI. Hal ini yang akan kita bahas bersama di artikel kali ini, bolehkah ibu menyusui bayi kuning?

Bayi kuning merupakan salah satu perubahan kondisi yang umum terjadi pada bayi. Rentan usia bayi yang mengalami bayi kuning adalah 0 hingga 3 bulan. Bayi kuning terjadi dikarenakan adanya pigmen di dalam darah yang membuat bayi terlihat kuning, pigmen itu dinamakan pigmen bilirubin. Bilirubin merupakan hasil dari pemecahan hemoglobin yang berada pada sel darah merah.

Pada bayi kuning bilirubin mengalami beberapa kondisi diantaranya :

1. Pembentukan bilirubin yang dibentuk

Pada bayi yang baru lahir jumlah sel darah merah lebih banyak sehingga memecah lebih banyak sel darah merah. Kondisi ini memicu kuning fisiologis, kondisi ini normal dialami oleh bayi yang baru lahirkan asalkan tidak terjadi inkompabilitas. Inkompabilitas ABO umumnya terjadi pada ibu yang golongan darah nya O dan bayi bergolongan darah A ataupun B. Selain itu dapat juga terjadi inkompabilitas rhesus.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

2. Organ belum sempurna

Hati atau liver bayi masih belum sempurna sehingga masih membutuhkan waktu penyesuaian bilirubin pada awal kelahirannya. Sehingga pada bayi yang prematur seringkali mengalami kadar bilirubin yang lebih tinggi dari bayi yang lahir pada usia 9 bulan. ( Baca juga: Nama Bayi Perempuan Islami )

3. Terjadinya peningkatan sirkulasi enterophepatik

Sirkulasi enterophepatik dapat terjadi karena kurangnya ASI, hal ini mempengaruhi penyerapan bilirubin yang tinggi sehingga pergerakan usus pada bayi menurun.

Dengan mengetahui penyebab terjadinya bayi kuning, maka sudah pasti anda dapat menjawabnya bahwa menghentikan ASI bukan solusi yang tepat pada bayi kuning. Bayi kuning umum terjadi sehingga pada kondisi menyusui yang berlangsung baik maka penyakit kuning tidak mengharuskan ibu berhenti menyusui. Apabila anda menghentikan proses menyusui maka akan memperburuk kondisi dan mengganggu pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi. Pemberian ASI yang sering akan membantu dalam meredakan kondisi ikterik.

Anda dapat memberikan ASI hingga 8-12 kali dalam satu hari, bahkan frekuensi yang lebih. Dengan cara ini maka bayi akan mudah sembuh, kondisi ini berkaitan dengan kadar bilirubin yang menurun apabila pemberian asupan pada bayi meningkat. Sehingga gerakan usus besar akan membantu dalam pengeluaran bilirubin

Sedangkan apabila bilirubbin melebihi batas normal maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanangan fototerapi. Umumnya pada terapi ini ASI dapat diberikan sesering mungkin untuk proses pertumbuhan. Selain itu pada bayi kuning anda dapat berkonsultasi dengan ahli laktasi untuk memastikan posisi yang benar dalam pemberian ASI pada bayi. Sedangkan apabila anda disarankan untuk mendapatkan suplemen dalam meningkatkan kalori dan asupan bayi anda dapat menggunakan sesuai dengan resep dokter.

Dengan demikian apabila anda harus menghentikan proses menyusui saat bayi anda sakit (salah satunya ketika mengalami bayi kuning) tidak benar. Beberapa kondisi mungkin meminta anda untuk menghentikan sementara (1x24 jam) itupun harus sesuai dengan anjuran ahli medis apabila ditemukan kelainan atau kondisi yang memperburuk. Umumnya kondisi kesehatan pada bayi akan ditunjang optimal dalam pemberian ASI tanpa harus berhenti memberikan ASI.

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…

Bayi Kuning, Kenali dan Waspadai

Pigmen bernama bilirubin adalah faktor penyebab dari bayi kuning (ikterus) yang harus di…

Follow us