Benarkah ASI dan Susu Formula Punya Kandungan Gizi Yang Sama?

Bagi anda para wanita yang memiliki bayi, kegiatan memberikan ASI amat penting bagi bayi, fungsinya adalah untuk memenuhi kebutuhan yodium sang bayi. Tak hanya itu, penelitian menemukan dengan memberikan ASI pada bayi anda yang baru lahir bisa menghindarkan anda dari resiko terkena kanker payudara. Seorang peneliti dari Better Health Channel menuturkan, nutrisi yang baik merupakan kunci pertumbuhan fisik serta mental bagi sang bayi. Sementara kekurangan yodium saat ini menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan intelektual dan mental anak-anak diseluruh dunia, pungkasnya.

Sebagaimana dilansir dari The Examiner, bahwa sumber yodium bisa diperoleh dari ASI. Namun mencengangkannya lagi, sebuah studi penelitian baru-baru ini menemukan, kadar yodium yang dibutuhkan bayi dapat pula diperoleh dari susu formula dan memiliki kandungan gizi baik sebagaimana yodium dalam ASI ibu. Yodium juga dianggap berperan penting bagi bayi baru lahir karena dianggap penting bagi hormone tiroid. Nutrisi ini juga berperan aktif dalam perkembangan bayi seperti mencegah terjadinya kretinisme pada bayi atau gangguan pertumbuhan dan cacat mental serta mencegah terjadinya retardasi mental pada bayi baru lahir.

Retardasi mental adalah kondisi bayi sebelum menginjak usia 18 bulan dengan ditandai rendahnya kecerdasan si kecil dan kesulitan untuk beradaptasi pada lingkungannya di kehidupan sehari-hari. Retardasi mental merujuk pada sekelompok kelainan yang terjadi pada fungsi intelektual dan deficit pada kemampuan adaftif si kecil yang terjadi sebelum usianya menginjak fase dewasa. Namun meski demikian, para peneliti menegaskan kalau menyusui bayi secara langsung dengan memberikan ASI tentunya akan lebih baik dari pada hanya dengan memberikan susu formula untuk sikecil. Sebab dengan menyusui secara langsung, akan ada interaksi fisik dan mental antara sang ibu dengan sang bayi yang mampu merekatkan ikatan jiwa keduanya.